MALANG – Ungkapan rasa syukur dan terima kasih disampaikan Bagus Trio Arifayanto (21) warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, kepada petugas Kepolisian lantaran telah berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dialaminya.
Hal itu disampaikan saat menerima kembali sepeda motor miliknya dari pihak Kepolisian, setelah sebelumnya hilang dicuri pelaku kejahatan, di halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Jumat (18/11/2022) siang.
Trio menceritakan, kejadian curanmor yang menimpanya itu terjadi pada bulan Oktober 2022 kemarin. Motor jenis Kawasaki KLX warna Hitam miliknya hilang dibawa maling, dini hari sekitar jam 03.00 WIB saat diparkir di teras rumah kawannya ketika ia berkunjung di daerah Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Malang.
“Sekitar 30 menit hilang. Saya tahu motor hilang, karena ada yang memberitahu, orangtua teman saya; kok sepedanya gak ada di depan rumah, biasanya ada,” ucapnya.
Yang membuat hati sedih, lanjut Trio, motor kesayangannya itu baru dibeli secara tunai 2 bulan sebelumnya yakni Agustus 2022. Tak menunggu lama, ia pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek terdekat.
Lebih lanjut, pertengahan bulan November, ia dihubungi pihak kepolisian yang menyampaikan kabar bahwa motornya berhasil ditemukan dan diminta datang ke Mapolda Jatim.
Trio juga mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang telah bekerja keras mengungkap kasus pencurian motor miliknya, hingga berhasil menemukan dalam keadaan utuh.
“Terima kasih sudah bantu masyarakat ya yang membutuhkan bantuan. Iya tidak percuma lapor Polisi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Lintar mengatakan, sejumlah 16 tersangka diamankan di beberapa wilayah yaitu di Probolinggo, Lumajang, Pasuruan, Jember, Malang, Batu, Kediri, Sidoarjo, Tuban dan Surabaya.
“Salah satu modus operasinya, pelaku perempuan pura-pura menjadi suami istri dengan salah satu tersangka lainnya, kemudian melakukan pencurian terhadap kendaraan bermotor,” kata Dirmanto, Jumat (18/11/2022) di Mapolda Jatim.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam waktu 1 bulan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Subdit III Jatanras Polda Jatim berhasil mengungkap puluhan kasus curanmor yang terjadi di 9 kota dan kabupaten wilayah Jawa Timur. Sejumlah 16 komplotan pelaku curanmor berhasil ditangkap beserta barang bukti mobil L300, Grandmax serta 30 unit sepeda motor hasil curian.
Dari jumlah tersebut, 12 orang pelaku yang mengeksekusi motor curian dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimum 7 tahun penjara.
Sedangkan 2 orang yang berperan sebagai penadah diganjar dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. Sementara 2 sisanya karena kebiasaannya menerima barang hasil kejahatan, dikenakan pasal 481 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (u-hmsresma)
Pasuruan – Suasana pelayanan Samsat Keliling di wilayah Kota Pasuruan terasa berbeda pada Jumat, 6 Maret 2026. Selain memberikan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, petugas juga membagikan takjil kepada masyarakat yang datang untuk menunaikan kewajibannya membayar pajak.
Kegiatan berbagi takjil tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Petugas dari Samsat Keliling bersama anggota Satlantas tampak membagikan paket takjil kepada para wajib pajak yang sedang mengurus administrasi kendaraan mereka.
Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan humanis kepada masyarakat, sekaligus apresiasi bagi warga yang tertib membayar pajak kendaraan.
“Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat. Selain memberikan kemudahan layanan melalui Samsat Keliling, kami juga membagikan takjil kepada para wajib pajak sebagai bentuk terima kasih karena telah taat membayar pajak kendaraan,” ujar AKP Amrullah Setiawan.
Ia menambahkan bahwa pajak kendaraan bermotor memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan pelayanan publik.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya membayar pajak tepat waktu. Dengan begitu, pembangunan daerah dapat terus berjalan demi kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Salah satu warga yang memanfaatkan layanan tersebut, Siti Rahmawati, mengaku senang dengan pelayanan yang diberikan. Menurutnya, selain proses pembayaran yang cepat, petugas juga ramah kepada masyarakat.
“Pelayanannya cepat dan mudah. Apalagi tadi dapat takjil juga, jadi terasa sekali perhatian dari petugas kepada masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus ada,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Ahmad Fauzi, yang menilai kehadiran Samsat Keliling sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor Samsat.
“Dengan adanya Samsat Keliling ini sangat membantu. Prosesnya tidak lama dan lokasinya dekat. Ditambah ada pembagian takjil, jadi suasananya lebih hangat dan terasa kebersamaannya,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan layanan Samsat Keliling serta meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan secara tepat waktu. Selain itu, kegiatan berbagi takjil juga menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di bulan Ramadan.
Polres Pasuruan Kogta – Dalam rangka Safari Ramadhan 1447 H di wilayah Kota/Kabupaten Pasuruan, Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengamanan agenda rutin Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, pada Jumat, 6 Maret 2026.
Kunjungan tersebut diawali dengan silaturahmi Menteri Agama RI ke kediaman KH Idris Hamid selaku pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Kota Pasuruan yang terletak di Jalan raya KH. Abdul Hamid Kelurahan Kebonsari Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan. Kehadiran Menteri Agama disambut hangat oleh para kiai, tokoh agama, serta para santri.
Selanjutnya, rombongan Menteri Agama RI melanjutkan kunjungan ke kediaman KH Fuad Noerhasan selaku pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri yang berada di Desa Ngempit Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan untuk mempererat silaturahmi dengan para ulama.
Selama kegiatan berlangsung, Polres Pasuruan Kota menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan di berbagai titik kegiatan, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kunjungan.
Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftahul MBK mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.
“Polres Pasuruan Kota telah menyiapkan personel pengamanan di setiap titik kegiatan, mulai dari jalur yang dilalui hingga lokasi kunjungan di pondok pesantren. Kami berkomitmen memberikan pengamanan terbaik agar seluruh rangkaian Safari Ramadhan Menteri Agama RI di wilayah Pasuruan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kompol Miftahul MBK.
Safari Ramadhan yang dilaksanakan Menteri Agama RI ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan para ulama serta memohon doa dan restu dari para kiai untuk keselamatan bangsa dan negara.
Dengan pengamanan yang dilakukan secara maksimal oleh Polres Pasuruan Kota bersama instansi terkait, seluruh rangkaian kegiatan kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia di sejumlah pondok pesantren di Pasuruan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
JEMBER, – Polres Jember Polda Jawa Timur terus berkomitmen mewujudkan zero narkoba.
Seperti yang telah dilaksanakan oleh Polres Jember waktu lalu, mulai dari Kapolres, Waka Polres dan seluruh pejabat utama (PJU) serta perwira staf Polres Jember hingga para Kapolsek dilakukan test urine secara mendadak.
Kapolres Jember Bobby A Condroputra mengatakan, langkah mitigasi berupa tes urine terhadap seluruh unsur pimpinan juga dilakukan karena kepemimpinan sejati bukan hanya soal jabatan, tapi soal keteladanan.
“Role model pemimpin itu sosok yang menunjukkan integritas, empati, visioner, mampu mendengarkan, serta berani mengambil keputusan berisiko,” tegas AKBP Bobby, Jumat (6/3/26).
Nilai itulah lanjut AKBP Bobby yang ditegaskan Polres Jember Polda Jatim melalui langkah mitigasi berupa tes urine terhadap seluruh unsur pimpinan.
Sementara itu Kasi Propam Polres Jember, Iptu Suwito Nur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga integritas dan profesionalisme institusi.
“Tes urine ini adalah langkah preventif untuk memastikan seluruh pimpinan di Polres Jember bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Iptu Suwito Nur.
Ia menambahkan, para Kapolsek sebagai pemimpin di tingkat kecamatan memegang peran strategis.
Mereka bukan hanya penanggung jawab keamanan wilayah, tetapi juga figur teladan bagi anggota dan masyarakat.
“Karena itu, integritas, disiplin, kerja keras, dan profesionalisme harus ditunjukkan secara konsisten dalam setiap tindakan,” ujarnya.
Langkah mitigasi ini juga menjadi pesan kuat bahwa Polres Jember Polda Jatim tidak memberikan ruang bagi pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan narkoba.
“Pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala maupun insidental guna menjaga marwah institusi,” pungkasnya.
Adapun hasil test urine kali ini dinyatakan tidak ada yang positif menggunakan Narkoba. (*)