Connect with us

Berita

Waka Polri : Diharapkan SDM Polri Dapat Mencapai Keunggulannya Guna Mendukung Stabilitas Keamanan

Published

on

SURABAYA – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen. Pol Gatot Eddy Pramono, Rabu (7/12/2022) pagi, secara resmi membuka kegiatan Rakorbin SDM dan Rakorbin PNS Polri TA 2022, yang dilaksanakan di Shangrila Hotel, Surabaya yang dimulai tanggal 7-9 Desember 2022. Dengan mengambil tema “Mewujudkan SDM Unggul Polri Presisi untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat”.

Selain dihadiri Wakapolri, kegiatan ini juga dihadiri AS SDM Kapolri, Kapolda Jatim, Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri, Para Karo, Anjak Utama dan Psikolog SSDM Polri, Anjak Utama Bidpidnarkoba Bareskrim Polri, Para Karo SDM beserta Kabag Jajaran dan Kabidpropam Polda Jatim.

Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen. Pol Gatot Eddy Pramono, menyampaikan, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengemban fungsi SDM Polri atas kinerja, dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas-tugas yang mendukung terwujudnya transformasi Polri yang presisi serta terwujudnya stabilitas keamanan dalam Negeri.

“Untuk menghadapi berbagai dinamika dan ketidakpastian oleh situasi Global, Regional dan Nasional diharapkan SDM Polri dapat mencapai keunggulannya guna mendukung stabilitas keamanan yang dibutuhkan oleh Bangsa dan Negara,” kata Komjen. Pol Gatot Eddy Pramono, saat memberikan sambutan, Rabu (7/12/2022).

Sementara Irjen Pol Wahyu Widada AS SDM Kapolri, dalam sambutannya menyebutkan, bahwa sebelum dilaksanakan Rakorbin SDM dan Rakorbin PNS Polri juga telah dilaksanakan Bakti Sosial (Baksos) dimulai pada tanggal 28 November sampai 2 Desember 2022.

Baksos tersebut dilaksanakan dengan kegiatan pembuatan ataupun renovasi MCK dibeberapa masjid dan tempat umum sebanyak 55 titik wilayah hukum Polda Jawa Timur.

“Diantaranya 10 titik di Polres Kediri, 10 titik di Nganjuk, 10 titik di Bojonegoro, 7 Magetan dan di Sidoarjo. Selain itu juga membagikan 10 ribu kitab suci di beberapa tempat ibadah di wilayah hukum polda jatim,” jelas Irjen Wahyu Widada.

Tujuan bakti sosial ini tentunya diharapkan ada manfaat dari pelaksanaan Rakorbin SDM di Jawa Timur.

Pada tahun sebelumnya di Jateng pernah dilaksanakan pembuatan sumur bor. Sehingga mampu mendukung upaya meraih kembali kepercayaan masyarakat kepada Institusi Polri.

“Sementara jumlah peserta yang hadir 311 orang, terdiri dari para Karo, Sikolog Utama, dan seluruh jajaran SSDM Polri Mabes Polri, seluruh Karo, dan perwakilan Kabag SDM Polda, pejabat pengemban fungsi SDM pada satker mabes polri serta pengurus dewan mabes polri dan perwakilan pengurus daerah,” tambahnya.

Selain itu nantinya juga mengundang beberapa nara sumber untuk memberikan pengarahan khusus pada saat Rakor SDM dan juga Rakorbin PNS.

Pelaksanaan rakorbin SDM dan PNS Polri merupakan agenda rutin tahunan, ini dilaksanakan menganalisa dan evaluasi pelaksanaan tugas SDM Polri tahun 2022.

“Dengan harapan pelaksanaan tugas kedepan dapat dilaksanakan lebih baik lagi, lebih berprestasi, dalam melaksanakan inflasi serta mewujudkan polri yang baik dan mewujudkan SDM polri yang unggul,” sambungnya.

“Mewujudkan Polri yang unggul tentu bukan pekerjaan yang mudah dan tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat. Guna mewujudkan itu diperlukan konsistensi dan kerja keras kita semua dalam menyiapkan program program yang berkesinambungan,” tutupnya. (*

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Satpolairud Polres Pasuruan Kota Matangkan Persiapan Pengamanan di Perairan Jelang Tradisi Petik Laut dan Larung Sesaji

Published

on

Polres Pasuruan Kota – Menjelang pelaksanaan Tradisi Petik Laut dan Larung Sesaji yang akan digelar pada Minggu pagi, 28 Juni 2026, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pasuruan Kota mematangkan berbagai persiapan pengamanan di wilayah perairan. Kegiatan persiapan tersebut dilaksanakan pada Sabtu pagi, 27 Juni 2026, di perairan wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

 

Sejak pagi, personel Satpolairud melaksanakan pengecekan kesiapan armada patroli, perlengkapan keselamatan, alat komunikasi, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap digunakan dalam mengamankan rangkaian kegiatan tradisi yang menjadi agenda budaya tahunan masyarakat pesisir tersebut.

 

Selain melakukan pengecekan kesiapan, personel Satpolairud juga melaksanakan patroli dan survei di jalur pelayaran yang akan dilalui kapal-kapal nelayan peserta tradisi Petik Laut dan Larung sesaji. Kegiatan tersebut bertujuan memetakan potensi kerawanan serta memastikan kondisi perairan tetap aman dan kondusif selama prosesi berlangsung.

 

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para nelayan dan pemilik kapal agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran dengan memastikan kapal dalam kondisi laik laut, tidak membawa penumpang melebihi kapasitas, serta menyediakan alat keselamatan berupa jaket pelampung bagi seluruh penumpang.

 

Pengamanan nantinya akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait, sehingga pengawasan di jalur pelayaran maupun lokasi pelaksanaan prosesi larung sesaji dapat berjalan secara maksimal. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edi Susilo mengatakan bahwa seluruh personel beserta armada patroli telah dipersiapkan secara maksimal untuk mengamankan jalannya Tradisi Petik Laut dan Larung Sesaji yang akan dilaksanakan pada Minggu pagi.

 

“Kami telah menyiapkan personel, kapal patroli, serta seluruh sarana pendukung pengamanan di wilayah perairan. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, kami juga mengedepankan aspek keselamatan bagi seluruh peserta yang mengikuti prosesi Petik Laut dan Larung Sesaji. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan masyarakat dapat menikmati tradisi ini dengan penuh rasa aman,” ujar AKP Edi Susilo.

 

Ia menambahkan, Satpolairud juga akan melakukan pengawasan secara intensif terhadap aktivitas pelayaran selama prosesi berlangsung guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan di laut. Personel akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

 

AKP Edi Susilo juga mengimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat yang mengikuti kegiatan di laut agar selalu mematuhi arahan petugas, menggunakan alat keselamatan, tidak melebihi kapasitas muatan kapal, serta mengutamakan keselamatan selama pelayaran demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Melalui kesiapan personel, armada patroli, serta koordinasi dengan seluruh instansi terkait, Satpolairud Polres Pasuruan Kota berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal agar pelaksanaan Tradisi Petik Laut dan Larung Sesaji pada Minggu, 28 Juni 2026, dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, sekaligus menjaga situasi kamtibmas di wilayah perairan hukum Polres Pasuruan Kota tetap kondusif.

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Susukanrejo Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Desa Susukanrejo, Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengawasan dan pengecekan lahan jagung binaan Polri yang berada di Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (27/6/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. memerintahkan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap lahan pertanian binaan Polri.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman jagung untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal. Selain itu, petugas juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

 

Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas memberikan motivasi kepada para petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman, mulai dari pemupukan, pengendalian hama, hingga pengairan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

 

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, namun juga berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Sukrisno.

 

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan kerja sama yang baik, sektor pertanian di wilayah Kecamatan Pohjentrek diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Para petani pun menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang secara rutin melakukan pendampingan di lahan pertanian. Kehadiran Polri dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus mengelola lahan dengan maksimal sehingga hasil panen semakin meningkat.

 

Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui penguatan sektor pertanian. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mewujudkan swasembada pangan sebagai bagian dari cita-cita pembangunan nasional.

 

#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

Continue Reading

Berita

Fernando Emas: Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Polri Layak Mendapat Apresiasi

Published

on

Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai perkembangan yang patut diapresiasi. Menurutnya, kenaikan tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya peningkatan pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat mulai memperoleh respons positif dari publik.

Dalam Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri tercatat mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 76,2 persen. Selain itu, citra kelembagaan Polri juga mengalami peningkatan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

Fernando mengatakan, hasil survei tersebut tidak hanya menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat secara statistik, tetapi juga merefleksikan pengalaman masyarakat dalam berinteraksi dengan Polri di berbagai aspek pelayanan.

“Survei ini bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada pengalaman masyarakat ketika mengurus pelayanan kepolisian, melihat polisi hadir mengatur lalu lintas, menangani gangguan keamanan, membantu korban bencana, hingga menjaga ketertiban dalam berbagai kegiatan masyarakat. Semua itu membentuk persepsi publik,” ujar Fernando Emas dalam keterangannya Jumat (26/6).

Ia menjelaskan, kepercayaan publik merupakan sesuatu yang dibangun melalui konsistensi pelayanan dan kinerja di lapangan, bukan sekadar melalui pencitraan. Karena itu, meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat menunjukkan adanya perubahan yang mulai dirasakan secara langsung oleh publik.

“Kalau masyarakat semakin percaya, artinya ada pelayanan yang dirasakan lebih baik. Tentu masih ada kekurangan yang harus diperbaiki, tetapi ketika ada capaian positif yang diakui melalui survei independen, sudah semestinya kita memberikan apresiasi. Apresiasi bukan berarti menutup mata terhadap kritik, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan,” katanya.

Lebih lanjut, Fernando menegaskan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, tingginya tingkat kepercayaan publik akan menjadi modal penting bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

Ia juga berharap masyarakat tetap aktif memberikan kritik dan masukan yang membangun agar reformasi di tubuh Polri terus berjalan seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik.

“Ketika masyarakat memberikan kepercayaan, Polri akan semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan kualitas pelayanan. Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan terus memberikan masukan yang konstruktif agar institusi ini semakin baik. Kritik dan apresiasi harus berjalan beriringan karena keduanya sama-sama diperlukan untuk membangun institusi yang semakin dipercaya publik,” tutup Fernando Emas.

Continue Reading

Trending