Connect with us

Berita

Cooling System Wujudkan Pemilu Damai, Kapolres Pasuruan Silaturahmi ke Para Tokoh Ulama

Published

on

PASURUAN – Pelaksanaan Pemilu Pilpres 2024 yang tinggal beberapa hari lagi, Polres Pasuruan Polda Jatim tetap selalu konsisten untuk meningkatkan dan memaksimalkan kegiatan keamanan dan harkamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan.

Dari melaksanakan gelar pasukan seluruh anggota Polsek jajaran, pemeriksaan sarana prasarana kendaraan dinas, Patroli berskala besar, dan pengecekan gudang logistik KPU, serta melaksanakan kegiatan Cooling System kunjungan ke beberapa Ulama Kharismatik di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini dilakukan oleh Polres Pasuruan Polda Jatim beserta anggota Polsek jajarannya untuk menjaga Harkamtibmas selama tahapan pemilu pilpres 2024 di wilayah kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K, M.Si didampingi PJU Polres Pasuruan melaksanakan kegiatan Cooling System dengan mengunjungi ke beberapa tokoh agama dan ulama kharismatik di wilayah kabupaten Pasuruan.

Tokoh Agama yang pertama kali dikunjungi oleh AKBP Teddy adalah Kyai Haji Nurkholis Mustari ke kediamannya di Kelurahan Kidul Dalem kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan.

AKBP Teddy Chandra menyampaikan bahwa kunjungannya bersama anggota ini bertujuan untuk menguatkan hubungan antara Polri dan Ulama khususnya dalam menjaga integritas keamanan dan ketertiban serta mendapatkan dukungan doa dari ulama di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Saya sangat bahagia mendapatkan kunjungan dari Kapolres Pasuruan yang baru ini, semoga antara Ulama dan Umaro’ selalu dekat dan bisa bersinergi dalam mewujudkan Kamtibmas,” ucap Kyai Nurkholis,Kamis (8/2).

Selanjutnya Kapolres Pasuruan bersilaturahmi ke kediaman Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, Kyai Haji Nurul Huda di Desa Bajangan Kecamatan Gondang kabupaten Pasuruan.

Dalam Kunjungannya, AKBP Teddy Chandra memohon dukungan dan arahan serta masukan dari Ketua MUI dalam ikut berperan membantu tugas tugas kepolisian khususnya penguatan akhlaq masyarakat di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Ketua MUI kabupaten Pasuruan Kyai Haji Nurul Huda menyatakan selalu siap bersinergi membantu tugas tugas Kepolisian di lapangan khususnya melakukan mitigasi black campaign dan ujaran kebencian serta fitnah yang mengarah kepada Paslon melalui kegiatan majelis taklim agar bisa tercipta situasi pemilu 2024 yang damai dan kondusif.

“Saya selaku Ketua MUI kabupaten Pasuruan selalu siap bersinergi membantu tugas tugas Kepolisian di lapangan khususnya melakukan mitigasi black campaign dan ujaran kebencian,”ucap Kyai Nurul Huda.

Berikutnya AKBP Teddy Chandra sambang ke kediaman Ulama Kharismatik Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Bin Husein Assegaf yang juga sebagai pengasuh pondok pesantren Sunniyah Salafiyah Pasuruan di jalan KH. Abdul Hamid, Kelurahan Kebonsari, kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Pada hari itu juga dilanjutkan silaturahmi ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Kyai Haji Akhmad Fuad Nurhasan di Desa Sidogiri, kecamatan Kraton kabupaten Pasuruan.

“Saya ucapkan terima kasih dan bersyukur telah dikunjungi Kapolres Pasuruan yang baru, semoga kunjungan ini menjadikan tali silaturahmi yang kuat antara Ulama dan Umaro, ,” ucap Kyai Haji Akhmad Fuad Nurhasan.

Menurut Kyai Haji Akhmad Fuad Nurhasan, jalinan silaturahmi antara Kepolisian dan ulama untuk mewujudkan ukhuwah Basyariyah dan ukhuwah Wathaniyah sehingga diharapkan bersama Pemilu Pilpres 2024 yang damai dan aman di wilayah kabupaten Pasuruan.

“Kita doakan semoga negara kita menjadi Negara yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur,” ucap Kyai Haji Akhmad Fuad Nurhasan.

Sementara itu Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra mengatakan kunjungan ke beberapa tokoh ulama ini adalah bagian dari upaya mweujudkan hadirnya Polri di tengah Masyarakat.

Ia menyebut kegiatan ini akan konsisten terus dilakukan yang sebagai bagian sinergitas untuk harkamtibmas.

“Terlebih ini menjelang puncak Pemilu dan saya juga baru bertugas di Polres Pasuruan jadi kunjungan kami juga memohon doa agara kondusifitas di Kabupaten Pasuruan tetap terpelihara,”pungkasnya. (*)

Berita

HUT ke-81 RI, Satlantas Polres Pasuruan Kota Semarakkan Kemerdekaan Lewat Program SAE

Published

on

PASURUAN KOTA – Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satlantas Polres Pasuruan Kota menggelar berbagai kegiatan yang selaras dengan program Kapolres Pasuruan Kota, SAE (Sigap, Amanah, Empati).

 

Rangkaian kegiatan tersebut diwujudkan melalui SIM Agus SAE, yakni pemberian SIM C baru secara gratis kepada masyarakat bernama Agus yang telah lulus tes teori dan praktik uji SIM. Program ini menjadi bentuk inovasi pelayanan dengan tetap mengedepankan ketentuan dan keselamatan berlalu lintas.

 

“Melalui semangat SAE, kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam pengaturan dan penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga melalui pelayanan yang sigap, amanah, humanis, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K.

 

Semangat SAE Bersinergi diwujudkan dengan pembagian bendera Merah Putih kepada pengendara dan pengemudi bersama komunitas ojek online (ojol) serta berbagai elemen masyarakat. Sementara SAE Mengabdi diwujudkan melalui kegiatan berbagi dalam agenda Jumat Berkah.

 

Untuk memeriahkan suasana kemerdekaan, Satlantas juga menggelar lomba memasak nasi goreng SAE sebagai sarana mempererat kebersamaan.

 

Puncaknya, pada detik-detik peringatan kemerdekaan, petugas menghentikan sementara pengendara dan pengemudi di Simpang Empat Kebonagung untuk bersama-sama memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih. Kegiatan ini menjadi bagian dari SAE Menjaga Harmoni, sekaligus bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.

 

Salah seorang penerima program SIM Agus SAE mengapresiasi kegiatan tersebut. “Program ini sangat positif. Kami terbantu mendapatkan SIM secara gratis, tetapi tetap harus lulus ujian teori dan praktik. Ini mengajarkan bahwa memiliki SIM juga berarti harus memiliki kemampuan dan tanggung jawab dalam berkendara,” ujarnya.

 

AKP Amrullah menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan merupakan upaya Satlantas Polres Pasuruan Kota untuk memperkuat kedekatan dan sinergi dengan masyarakat.

 

“Harapan kami, semangat kemerdekaan semakin memperkuat sinergi Polri dan masyarakat dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban lalu lintas, serta menjaga harmoni bersama,” pungkasnya.

Continue Reading

Berita

Polres Probolinggo Kota Raih Predikat Pelayanan Publik Prima Kategori A

Published

on

KOTA PPROBOLINGGO – Polres Probolinggo Kota Polda Jatim kembali meraih penghargaan dari Unit Pelayanan Publik dengan predikat Prima (A).

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri melalui Plt. Kasihumas Iptu Zainullah mengatakan penghargaan tersebut diraih berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025.

Ia menyebut penghargaan atas kinerja pelayanan publik yang baik ini menjadi motivasi bagi jajaran untuk terus meningkatkan kualitas dalam melayani masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Tentunya capaian ini tidak membuat kami berhenti berbenah, tetapi menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan,” ujar Iptu Zainullah usai upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81, Senin (17/8/2026).

Ia menegaskan, pelayanan publik merupakan salah satu bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Karena itu, setiap pelayanan diharapkan dapat diberikan secara profesional, transparan, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Polres Probolinggo Kota berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang ramah, cepat, transparan dan sesuai dengan ketentuan. Kepuasan masyarakat menjadi salah satu bagian penting yang terus kami upayakan,”pungkas Iptu Zainullah. (*)

Continue Reading

Berita

Di Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Gerakkan 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores

Published

on

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara serentak menggerakkan bantuan kemanusiaan dari sejumlah Polda jajaran untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 44 truk dan 1 mobil box dikerahkan membawa berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari air mineral, makanan siap saji, susu, beras, mie instan, biskuit, popok, selimut, kasur, alas tidur, terpal, pakaian, obat-obatan hingga perlengkapan kebersihan. Polri juga mengerahkan sarana pendukung operasi kemanusiaan berupa genset, tenda, perangkat komunikasi, sarana air bersih, kendaraan dapur lapangan dan water treatment.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian operasi kemanusiaan Polri yang terus dilakukan sejak gempa terjadi.

“Di Hari Kemerdekaan ini, Polri serentak bergerak dari berbagai wilayah untuk membantu saudara-saudara kita di Flores. Yang kita kirim bukan hanya logistik, tetapi juga sarana pendukung seperti dapur lapangan dan water treatment agar kebutuhan masyarakat di pengungsian bisa segera ditangani,” ujar Trunoyudo.

Dari Bali, Polda Bali mengirimkan lima truk bantuan yang dilepas langsung pada Senin (17/8/2026). Bantuan tersebut antara lain terdiri dari 1.015 dus air mineral, 318 dus mie instan, 100 dus biskuit, 5.500 selimut, 20 terpal, 6.333 dus popok, 250 kasur tipis, 60 dus susu, 250 kasur lipat serta tisu basah dan tisu kering.

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) juga menggerakkan delapan truk bantuan. Logistik yang dibawa meliputi air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, selimut, alas tidur, terpal, mie instan, roti dan biskuit. Dukungan dari Polda NTB menjadi bagian penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak mengingat posisi geografis NTB yang relatif dekat dengan NTT.

Sementara itu, Polda Jawa Tengah mengirimkan 10 truk dan satu mobil box. Bantuan yang disiapkan antara lain 2.025 dus air mineral, 60 dus susu bubuk, 636 dus mie instan, 12.766 dus popok, 11.052 selimut, 20 terpal, 6,8 ton beras, minyak goreng, biskuit, gula, 15.000 potong pakaian anak dan remaja, satu ton abon, tiga genset serta 600 sarung.

Polda Metro Jaya turut mengirimkan 12 truk bantuan. Pemberangkatan dilakukan melalui dukungan transportasi udara dari Halim Perdanakusuma dan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya. Bantuan selanjutnya diarahkan menuju wilayah tujuan sesuai hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

Adapun Polda Jawa Timur mengerahkan sembilan truk yang membawa bantuan sosial sekaligus dukungan operasional berupa dua kendaraan dapur lapangan dan dua unit water treatment. Polda Jatim juga mengirimkan 31 personel Satbrimob, empat personel Ditpolairud serta enam personel tim psikologi dan trauma healing.

Karena membawa kendaraan dan peralatan berukuran besar, bantuan Polda Jatim diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan Kapal Ferry Dharma Kencana V dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Kupang. Kapal dijadwalkan berangkat Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar lima hari.

“Pergerakannya berbeda-beda sesuai moda transportasi, tetapi tujuannya sama. Bantuan kita dorong sedekat mungkin ke wilayah terdampak, kemudian dikoordinasikan dengan Polda NTT dan Polres-Polres setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat,” kata Trunoyudo.

Pengiriman puluhan truk bantuan tersebut melengkapi dukungan Polri yang sebelumnya telah mengerahkan Brimob BKO, tim SAR, K9, DVI, Dokkes serta personel trauma healing untuk membantu penanganan bencana di NTT. Polri juga terus menggeser kebutuhan operasional seperti obat-obatan, tenda, Makanan Tambahan Polri (MTP), Watergen, water treatment, dapur lapangan, genset, Wi-Fi portable, Wontech dan Starlink.

“Kebutuhan masyarakat kita lihat secara utuh. Ada kebutuhan pangan, air bersih, tempat tinggal sementara, kesehatan, komunikasi sampai dukungan psikologis. Karena itu, bantuan dan personel terus kita sesuaikan dengan data terbaru dari lapangan,” ujar Trunoyudo.

Berdasarkan data sementara Posko Terpadu/Polda NTT, terdapat sekitar 8.861 hingga 8.911 jiwa pengungsi yang tersebar di 22 titik. Data tersebut masih terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Setibanya di NTT, seluruh bantuan akan dikoordinasikan melalui Polda NTT untuk kemudian diteruskan kepada Polres-Polres di wilayah yang terdampak. Pola distribusi tersebut dilakukan agar bantuan dapat didorong lebih dekat kepada masyarakat dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing titik pengungsian.

“Kami ingin bantuan ini tidak berhenti di gudang. Bantuan didorong sampai wilayah terdampak dan diteruskan melalui Polres setempat agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera menerima,” tutur Trunoyodo.

Menurut Trunoyodo, pergerakan bantuan pada momentum Hari Kemerdekaan merupakan wujud semangat gotong royong dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari berbagai wilayah, Polri terus memastikan bantuan kemanusiaan bergerak menuju masyarakat terdampak di Flores. Moda transportasi yang digunakan berbeda, namun seluruhnya diarahkan pada satu tujuan, yakni mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar dan penanganan masyarakat terdampak bencana.

Continue Reading

Trending