Connect with us

Berita

Personil Polsek Gadingrejo sambang dengan kelompok tani saat melaksanakan Patroli

Published

on

Polresta Pasuruan – Saat melaksanakan Patroli, Personil Polsek Gadingrejo yang dipimpin Aipda Agus melakukan kegiatan sambang dan tatap muka dengan kelompok tani di wilayah Kelurahan Krapyakrejo dan Bukir. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta untuk mendengarkan langsung permasalahan yang dihadapi oleh para petani. Kamis (25/07/2024).

Sambang dimulai pukul 09.00 WIB di Kelurahan Krapyakrejo. Aipda Agus beserta anggota polsek lainnya menyambangi beberapa petani yang sedang berkumpul istirahat di tepi sawah untuk bertatap muka secara langsung. Mereka mendengarkan aspirasi dan keluhan para petani terkait dengan keamanan lingkungan sekitar dan kesulitan dalam mengakses sarana pertanian yang memadai.

Selain mendengarkan keluhan, Aipda Agus juga memberikan penjelasan terkait upaya-upaya yang dilakukan polsek untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Pihaknya juga memberikan himbauan kepada petani untuk tetap menjaga keamanan dan tidak ragu melaporkan segala bentuk kejanggalan yang terjadi di sekitar mereka.

Setelah selesai dari Kelurahan Krapyakrejo, Patroli Polsek melanjutkan sambang ke Kelurahan Bukir. Di sana, mereka mengunjungi beberapa kelompok tani yang tersebar di wilayah tersebut. Pertemuan berlangsung interaktif, di mana petani secara aktif mengutarakan masalah-masalah yang mereka hadapi sehari-hari, seperti harga pupuk yang tidak stabil dan seringnya gangguan keamanan di area persawahan.

Aipda Agus menanggapi setiap keluhan dengan serius, mencatatnya untuk diproses lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Ia juga memberikan solusi sementara dan menjelaskan langkah-langkah preventif yang dapat diambil oleh petani untuk mengatasi permasalahan tersebut. Semangat positif terasa mengalir dari pertemuan tersebut, dengan harapan bahwa kerja sama antara kepolisian dan masyarakat petani dapat semakin ditingkatkan.

Kapolsek Gadingrejo AKP Miftaful MBK SH menjelaskan bahwa kegiatan sambang ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian serta membangun kemitraan yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. “Kami menyatakan komitmen untuk terus mendukung dan melindungi masyarakat, khususnya para petani yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan ekonomi lokal.” Ujar nya.

Sambang dan tatap muka ini juga menjadi momen untuk menjalin komunikasi yang lebih baik antara polisi dan masyarakat, sehingga potensi kerjasama dalam menanggulangi berbagai permasalahan dapat terwujud dengan lebih efektif. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi unit polsek lainnya dalam menjalin hubungan yang harmonis dan produktif dengan masyarakat setempat.

(Humas Gd)

Berita

Tim URC Polres Bondowoso Amankan ART Tersangka Pencuri Perhiasan

Published

on

BONDOWOSO – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian.

Dari pengungkapan tersebut, Polisi ngamankan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial SR, warga Kecamatan Tenggarang.

Tersangka SR ditangkap atas dugaan pencurian puluhan perhiasan di tempat kerjanya dengan nilai total perhiasan yang dicuri mencapai sekitar Rp.15 juta.

Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, pelaku berhasil ditangkap hanya tiga jam setelah korban melayangkan laporan.

Bahkan, saat ditangkap, pelaku diketahui masih membawa sebagian perhiasan xuping, sementara beberapa unit lainnya telah dijual.

“Kalau nominal kerugiannya mencapai Rp.15 juta,” ujar Aryo, Jumat (26/6/2026)

AKBP Aryo Dwi Wibowo menjelaskan bahwa tersangka merupakan karyawan korban yang baru bekerja selama satu minggu sebelum melakukan aksi nekatnya tersebut.

“Pelaku merusak lubang kunci etalase dan mengambil sekitar 100 perhiasan yang berada di dalamnya,” kata AKBP Aryo.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 8 gelang bangkok, 24 gelang rantai, 9 gelang bangkok model lain, serta satu kawat yang digunakan untuk membobol etalase.

“Saat ini, tersangka sudah kami amankan untuk menjalani proses hukum di Polres Bondowoso guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas AKBP Aryo. (*)

Continue Reading

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lamongan Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni dan Salurkan Bansos

Published

on

LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Bedah Rumah di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol Jodi Indrawan serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan, Forkopimcam Modo, Ketua Yayasan Nurul Hayat selaku donatur, perangkat Desa Sidodowo, dan masyarakat setempat.

Kapolres Lamongan mengatakan, program ini menjadi salah satu rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih layak huni.

“Kami hadir bukan hanya dalam hal penegakan hukum, tetapi juga berupaya untuk peduli terhadap apa yang menjadi keluh kesah masyarakat,” ujar AKBP Arif usai peletakan batu pertama.

Selain peletakan awal pembangunan rumah, Polres Lamongan juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan uang saku kepada kaum duafa, serta memberikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim.

Kapolres Lamongan berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami berharap rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima, sementara bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat.”pungkas Kapolres Lamongan.

Sebagai informasi, kegiatan bedah rumah ini juga didukung oleh Yayasan Nurul Hayat dan Yayasan Berkas Bersinar Abadi, yang dipimpin Ipda Purnomo. (*)

Continue Reading

Berita

Sahroni: Meningkatnya Kepercayaan Publik Jadi Bukti Kinerja Polri Dirasakan Masyarakat

Published

on

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya yang dilakukan Polri telah memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

“Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini nyata dirasakan oleh masyarakat. Ini adalah buah dari kerja keras Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit,” kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Meski demikian, politikus Partai NasDem itu mengingatkan agar hasil positif tersebut tidak membuat institusi kepolisian cepat berpuas diri. Ia berharap capaian yang diraih justru menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.

Sahroni juga menyoroti masih adanya sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian Polri, mulai dari penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital. Menurutnya, tantangan tersebut harus terus dihadapi secara konsisten agar kepercayaan masyarakat terus meningkat.

Ia optimistis tingkat kepercayaan publik dapat terus bertambah apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Ingat, masih banyak PR yang harus diselesaikan. Kejahatan jalanan, premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital harus terus diberantas secara konsisten. Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” katanya.

Continue Reading

Trending