Connect with us

Berita

Patroli Polsek Gadingrejo dengan dipimpin Panit Binmas singgah di Stasiun KA Pasuruan, berikan himbauan kamtibmas kepada petugas parkir

Published

on

Polresta Pasuruan – Pada pagi hari yang cerah, anggota Polsek Gadingrejo, dipimpin oleh Panit Binmas Aiptu Lilia, melakukan Patroli Dialogis ke Stasiun Kereta Api Pasuruan. Tujuan utama dari Patroli ini adalah untuk memberikan himbauan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) kepada para petugas parkir yang bertugas di area tersebut. Sabtu (27/07/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di lokasi-lokasi strategis seperti stasiun kereta api yang ramai oleh aktivitas penumpang. Stasiun Kereta Api Pasuruan, sebagai salah satu pusat transportasi utama, menjadi fokus perhatian dalam menjaga keamanan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban.

Aiptu Lilia, dalam kesempatan ini, menyampaikan pentingnya peran petugas parkir dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib di sekitar stasiun. Ia mengingatkan agar setiap petugas parkir selalu waspada dan sigap dalam mengidentifikasi serta menangani potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi.

Pihak kepolisian juga memberikan beberapa tips kepada petugas parkir tentang cara-cara efektif untuk mencegah tindakan kriminal, seperti pencurian atau penipuan yang mungkin menargetkan penumpang atau kendaraan mereka. Aiptu Lilia menjelaskan bahwa kehadiran petugas parkir yang aktif dan responsif sangat membantu dalam mencegah tindakan-tindakan yang merugikan.

Dalam pertemuan tersebut, Aiptu Lilia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara petugas parkir dan aparat kepolisian. Koordinasi yang solid antara kedua pihak akan mempermudah penanganan masalah yang mungkin timbul serta memastikan respon yang cepat terhadap situasi darurat.

Petugas parkir diberikan pengarahan tentang cara melaporkan kejadian mencurigakan secara langsung kepada pihak kepolisian. Aiptu Lilia menjelaskan bahwa pelaporan yang cepat dan akurat dapat mengurangi dampak dari potensi ancaman keamanan.

Kapolsek Gadingrejo AKP Miftaful MBK SH saat ditemui menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran petugas parkir mengenai pentingnya keamanan di lingkungan stasiun. “Petugas parkir diharapkan dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih baik setelah mendapatkan bimbingan dan informasi yang diberikan oleh pihak kepolisian”. Ujar Kapolsek.

Sebagai bagian dari himbauan kamtibmas, petugas juga memberikan pemahaman mengenai peraturan-peraturan terbaru yang relevan dengan tugas mereka. Hal ini penting agar petugas parkir tidak hanya memahami tanggung jawab mereka, tetapi juga mengetahui batasan-batasan yang berlaku dalam menjalankan tugas.

Selama kegiatan tersebut, suasana diskusi berlangsung dengan interaktif, dan petugas parkir tampak antusias dalam menerima informasi dan saran dari pihak kepolisian. Aiptu Lilia menilai bahwa partisipasi aktif dari petugas parkir merupakan langkah positif dalam upaya menjaga keamanan bersama.

Di akhir kunjungan, Aiptu Lilia menyampaikan apresiasi kepada petugas parkir atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan di area stasiun. Ia berharap agar kerjasama antara pihak kepolisian dan petugas parkir dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan ini menandai salah satu dari sekian banyak upaya kepolisian dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan adanya himbauan dan pengarahan yang diberikan, diharapkan semua pihak dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Secara keseluruhan, kunjungan dan himbauan kamtibmas oleh Polsek Gadingrejo ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan suasana yang lebih aman di Stasiun Kereta Api Pasuruan dan sekitarnya.

(Humas Gd)

Berita

Polres Mojokerto Kota Amankan Barang Bukti Ungkap Narkoba Senilai 1,1 Miliar

Published

on

KOTA MOJOKERTO – Komitmen memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa dinyatakan oleh Polres Mojokerto Kota Polda Jatim.

Pada periode Januari hingga April 2026, Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota Polda Jatim berhasil mengungkap total 47 kasus narkoba dengan mengamankan tersangka sebanyak 57 orang.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Mojokerto Kota, Kamis (30/4/2026)

AKBP Herdiawan mengatakan, selain mengamankan tersangka pada ungkap kasus tersebut, Polisi juga mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya 69,74 gram sabu, 60 butir pil ekstasi, serta ribuan butir pil koplo sebanyak 111.490 butir.

Selain itu, turut diamankan 19 timbangan digital, 63 unit handphone, 18 unit kendaraan roda dua, serta uang tunai sebesar Rp2.036.000.

“Total nilai ekonomis dari barang bukti yang berhasil kami sita diperkirakan mencapai Rp1.163.132.000, “kata AKBP Herdiawan.

Kapolres Mojokerto Kota mengungkapkan, dari sejumlah Narkoba yang digagalkan peredarannya tersebut, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim telah menyelamatkan lebih kurang 117.707 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Herdiawan juga menyampaikan ada Dua kasus menonjol dengan barang bukti besar.

Kasus pertama melibatkan tersangka berinisial YAP yang diamankan di wilayah Meri, Kecamatan Kranggan. Dari tangan tersangka, Polisi menyita sabu seberat 226,40 gram.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka YAP mengaku telah mengedarkan sabu sebanyak 3 ons dalam kurun waktu 1–2 bulan, dengan keuntungan sebesar Rp.20 juta hingga Rp.30 juta.

Kasus kedua melibatkan tersangka berinisial FVR yang diamankan di wilayah Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada Rabu, 15 April 2026.

Dalam penangkapan tersebut, Polisi menyita 255,32 gram sabu. Tersangka diketahui telah memperoleh keuntungan sekitar Rp.25 juta.

“Tersangka FVR ini mengaku sebelumnya telah mengedarkan sabu sebanyak 2,45 ons dengan keuntungan mencapai Rp 24,5 juta,” kata AKBP Herdiawan.

Kapolres Mojokerto Kota mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkotika.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” pungkasnya.

Sementata itu Kasat Narkoba AKP Arif Setiawan menambahkan bahwa kedua tersangka merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar.

Pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap aktor lain di atasnya.

“Dari hasil penyelidikan, jaringan ini tidak berdiri sendiri. Masih ada kemungkinan pelaku lain yang lebih besar. Saat ini kami terus melakukan pendalaman,” ujar AKP Arif.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa mayoritas tersangka mengaku baru menjalankan aksinya selama kurang lebih enam bulan.

Namun demikian, motif utama tetap sama, yakni keuntungan ekonomi tanpa memandang sasaran usia pengguna.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun sampai 20 tahun. (*)

Continue Reading

Berita

Polrestabes Surabaya Siagakan 3.670 Personel Pelayanan Pengamanan May Day 2026

Published

on

SURABAYA – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Surabaya mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memimpin langsung apel gelar pasukan pengamanan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (1/5/2026).

Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan pelayanan pengamanan dalam mengawal jalannya penyampaian aspirasi dari berbagai elemen buruh yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis di Kota Surabaya.

Personel pelayanan pengamanan dipertebal mulai dari Kantor Gubernur Jawa Timur, Gedung DPRD Jawa Timur, hingga lokasi lain yang berpotensi menjadi pusat konsentrasi massa.

Dalam arahannya, Kombes Pol Luthfi menegaskan bahwa pengamanan May Day bukan semata tugas pengendalian massa, melainkan bentuk pelayanan negara kepada masyarakat yang sedang menggunakan hak demokratisnya.

Sebanyak 3,670 personel gabungan telah dibagi sesuai titik pengamanan yang telah ditentukan.

“Penempatan personel dilakukan untuk memastikan arus kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Luthfi.

Menurutnya, Hari Buruh adalah momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan harapan dan tuntutannya.

Karena itu, Kepolisian diminta hadir bukan sebagai pihak yang berhadap-hadapan dengan massa, melainkan sebagai pengayom yang menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol Luthfi.

Ia berharap peringatan Hari Buruh 2026 di Surabaya dapat berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Pendekatan humanis yang ditekankan dalam pelayanan pengamanan May Day tahun ini menjadi gambaran komitmen Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam menjaga keseimbangan antara keamanan publik dan penghormatan terhadap hak demokrasi warga negara.

Dengan pengamanan yang terukur dan profesional, May Day di Surabaya diharapkan menjadi ruang aspirasi yang aman sekaligus momentum positif bagi buruh untuk menyampaikan suara mereka secara damai. (*)

Continue Reading

Berita

Polri Jamin Hak Konstitusional Buruh Saat May Day, Pengamanan Humanis Dikede­pankan

Published

on

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjamin hak konstitusional para buruh untuk menyampaikan pendapat pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5), di Jakarta.

Polri memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi buruh mendapat pengawalan agar berjalan aman, tertib, dan bermartabat. Dalam pengamanan momentum May Day, jajaran kepolisian juga menekankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi dan wajib dihormati.

“Polri menjamin hak konstitusional buruh untuk menyampaikan pendapat secara aman, tertib, dan bermartabat. Kami memahami bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus dilindungi,” kata Johnny di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Ia menegaskan, kehadiran personel kepolisian di lapangan bukan untuk membatasi ruang demokrasi, melainkan memastikan kegiatan berlangsung kondusif serta para peserta aksi merasa aman dan terayomi.

“Kami ingin saudara-saudara buruh yang menyampaikan aspirasi merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, seluruh personel kami arahkan mengedepankan sikap persuasif, profesional, dan humanis,” ujarnya.

Menurut dia, Polri juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait guna mengatur arus lalu lintas, pengamanan titik kumpul massa, serta menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan selama aksi May Day berlangsung.

Polri turut mengimbau seluruh peserta aksi memperingati Hari Buruh Internasional dengan damai, tertib, serta menjaga fasilitas umum agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung lancar dan bermartabat.

Continue Reading

Trending