Connect with us

Berita

Polisi Berhasil Amankan Terduga Pelaku Begal Payudara di Bojonegoro

Published

on

BOJONEGORO – Seorang perempuan berinisial Y (30) menjadi korban begal payudara saat pulang kerja.

Kejadian asusila itu, dialami Y di sekitar Jembatan Sosrodilogo, Kota Bojonegoro, Selasa (23/7/2024) petang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber di lapangan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 12.00 malam saat itu Y hendak pulang usai kerja dari kawasan Pasar Kota Bojonegoro.

“Saat itu korban perjalanan pulang melewati jembatan Sosrodilogo sekitar pukul 12 malam,” ungkap S (salah satu rekan korban), Rabu (24/7/2024) siang.

Ia menjelaskan, saat melintas di jembatan yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo itu, tiba-tiba ada seorang pemotor dan langsung melakukan pelecehan terhadap Y yang mengendarai motor seorang diri.

Korban yang tak terima, kemudian berusaha mengejar korban dan menabrakkan kendaraannya ke bagian belakang motor pelaku hingga plat nomor (No.Pol) kendaraan milik pelaku jatuh.

“Plat nomor pelaku jatuh, setelah ditabrak oleh korban,” kata S.

Setelah peristiwa tersebut, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Polres Bojonegoro.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah membernarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya, kami sudah berhasil menangkap terduga pelaku,”kata AKP Fahmi, Kamis (25/7).

Pelaku yang berinisial P (19) berhasil diamankan Polisi di rumah pelaku, Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro.

“Pelaku sore ini ditetapkan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan dan ditahan,”terang AKP Fahmi.

Atas perbuatan pelaku, dikenakan pasal UU 12 tahun 2022 tentang tindak pidana pelecehan seksual, dengan ancaman pidana 4 atau 12 tahun penjara. (*)

Berita

Tuai Pujian, Aksi Humanis Polsek Geneng Bantu Lansia yang Antri Terima PKH Plus di Ngawi

Published

on

NGAWI, Tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum, tetapi juga hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan setulus hati.

Sebagai wujud kepedulian tersebut, personel Polsek Geneng Polres Ngawi membantu proses penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH ) Plus Tahap II yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Geneng, Kamis (18/6/2026).

Dalam kegiatan itu, personel Polsek Geneng mengutamakan pelayanan kepada para lanjut usia (lansia) dengan membantu proses antrean, memberikan pendampingan, serta memastikan para penerima manfaat tidak mengalami kesulitan saat menerima bantuan.

Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Geneng Iptu Harli Prabowo menyampaikan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga berkewajiban melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ungkap Iptu Harli.

Menurut Kapolsek Geneng, melalui pendampingan penyaluran bantuan sosial ini, pihaknya ingin memastikan para lansia dapat menerima haknya dengan aman, nyaman, dan tanpa kendala.

Sementara itu beberapa orang lansia (lanjut usia) yang dibantu, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari anggota Polsek Geneng.

Tak hentinya para lansia memberikan pujian atas pelayanan humanis anggota Polsek Geneng yang hadir sejak pagi yang membantu warga penerima bantuan sosial tetsebut.

“Matur suwun pak Polisi, sampun dibantu, (terimakasih pak Polisi sudah dibantu),” kata Mbah Sih, salah satu lansia pemerima bansos. (*)

Continue Reading

Berita

Polrestabes Surabaya Amankan 45 Tersangka Hasil Pengembangan Penyidikan Kasus Siber Internasional

Published

on

SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur terus mengembangkan penyidikan kasus sindikat kejahatan siber Internasional yang menjadikan warga negara asing sebagai sasaran penipuan.

Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan 45 orang sebagai tersangka, terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan, dan tiga warga negara Indonesia (WNI).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, mengatakan penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh jaringan, termasuk memburu sejumlah pelaku yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam penanganan perkara ini, Polrestabes Surabaya Polda Jatim bekerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri guna memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di Jepang dan China.

Sejumlah korban di Jepang telah dimintai keterangan, sementara pemeriksaan terhadap korban di China segera dilakukan untuk melengkapi alat bukti.

“Koordinasi lintas negara terus kami lakukan agar seluruh rangkaian kejahatan ini dapat diungkap secara menyeluruh,” ujar Kombes Pol Luthfi, Rabu (17/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Polisi memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban. Seluruh korban diketahui merupakan warga negara Jepang dan China.

Dari hasil penyidikan terungkap, para pelaku menjalankan aksinya dengan menggunakan puluhan telepon seluler.

Mereka menghubungi korban melalui sambungan telepon maupun video call dengan menyamar sebagai aparat kepolisian.

Korban kemudian dituduh terlibat tindak pidana, seperti pencucian uang, sehingga dipaksa mentransfer sejumlah uang.

Untuk meyakinkan korban, sindikat tersebut menyiapkan ruangan khusus yang didesain menyerupai kantor polisi dan dibuat kedap suara sehingga saat melakukan video call tampak seperti proses pemeriksaan resmi.

Selain itu, hasil digital forensik terhadap barang bukti elektronik menemukan sekitar 30.000 data calon korban asal Jepang serta puluhan ribu data warga negara China yang diduga telah dipersiapkan sebagai target penipuan berikutnya.

Saat ini penyidik masih mendalami barang bukti digital, menelusuri jaringan pelaku, serta berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Mabes Polri terkait mekanisme penanganan hukum, termasuk kemungkinan kerja sama dengan negara asal para tersangka.

Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam KUHP dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Untuk kasus yang melibatkan korban asal Jepang, penyidik juga menangani dugaan tindak pidana penyekapan terhadap dua korban.

Kapolrestabes Surabaya menegaskan akan menuntaskan pengungkapan kasus tersebut dan memastikan seluruh pelaku yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Bondowoso Salurkan Air Bersih ke 20 Dusun yang Terdampak Kekeringan

Published

on

BONDOWOSO – Kedatangan truk tangki air bersih dari Polres Bondowoso Polda Jatim langsung disambut warga Dusun Sumber Biru Desa Klabang Kecamatan Tegalampel.

Desa Klabang merupakan salah satu wilayah terparah di 9 Kecamatan yang menjadi wilayah darurat kekeringan dan sulit mendapatkan air bersih setiap harinya.

Jika tidak ada dropping setiap kepala keluarga harus mengambil air sejauh kurang lebih 2 kilometer.

Kapolres Bondowoso, AKBP. Aryo Dwi Wibowo, SH, SIK, MM. mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait, agar setiap hari dapat mendistribusikan air bersih ke desa darurat kekeringan.

“Kita lakukan pendistribusian air bersih ke 20 Dusun di 9 Kecamatan dengan harapan masyarakat bisa merasakan manfaat langsung disaat krisis air bersih saat musim kekeringan melanda,”kata AKBP Aryo, Rabu (17/6/2026).

Selain dibagikan pada warga petugas juga mengisi tandon air di beberapa titik dusun yang krisis air bersih.

Warga yang mendapat bantuan air bersih mengaku sangat terbantu dengan bantuan puluhan ribu liter air bersih oleh Polres Bondowoso Polda Jatim.

“Alhamdulillah, dengan bantuan air bersih dari Polres Bondowoso, kami tidak lagi ambil air yang lokasinya jauh dari tempat tinggal kami ” ujar salah satu warga setempat. (*)

Continue Reading

Trending