Connect with us

Berita

Personil Rejoso Laksanakan Patroli Blue Light di Perlintasan Kereta Api Desa Jarangan guna menciptakan situasi kamtibmas menjelang Pilkada 2024 yang aman

Published

on

1000567064
1000567064

Polresta Pasuruan – Personil Kepolisian Sektor Rejoso, Aipda Putra dan Bripka Adi, melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light pada malam minggu di Desa Jarangan. Patroli ini difokuskan pada penjagaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sabtu (31/08/2024).

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, Aipda Putra dan Bripka Adi berkesempatan untuk berbincang langsung dengan para penjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang berada di Desa Jarangan. Mereka menyampaikan berbagai himbauan terkait keamanan, terutama mengingat pentingnya peran penjaga perlintasan dalam mencegah kecelakaan yang kerap terjadi di titik-titik rawan tersebut.

1000567066
1000567066

Aipda Putra menekankan agar para penjaga perlintasan selalu waspada dan mengutamakan keselamatan para pengguna jalan yang melintasi rel kereta api. “Kami minta agar selalu siaga dan memperhatikan arus lalu lintas dengan cermat, terlebih saat malam hari dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat,” ujar Aipda Putra kepada penjaga.

Selain itu, Aipda Putra dan Bripka Adi juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya menjaga netralitas dan keamanan menjelang Pilkada 2024. “Pilkada adalah momen penting bagi masyarakat, oleh karena itu kita semua harus menjaga situasi tetap kondusif. Hindari provokasi dan selalu laporkan hal-hal yang mencurigakan kepada pihak berwenang,” tambah Bripka Adi.

Kegiatan patroli Blue Light ini bertujuan untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat, serta mencegah terjadinya tindak kejahatan. Patroli ini juga menjadi bentuk nyata pelayanan kepolisian dalam menjaga ketertiban umum, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki potensi kerawanan seperti perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Penjaga perlintasan kereta api di Desa Jarangan menyambut baik kehadiran patroli ini. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan terbantu dengan adanya himbauan dan perhatian dari pihak kepolisian. “Kami merasa lebih aman dengan adanya patroli ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin,” ujar salah satu penjaga perlintasan.

Menjelang Pilkada 2024, potensi kerawanan di berbagai daerah termasuk di wilayah Rejoso menjadi perhatian utama pihak kepolisian. Oleh karena itu, Polsek Rejoso secara rutin menggelar patroli dan sambang ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan guna memastikan situasi tetap terkendali.

Selain melakukan patroli, Aipda Putra dan Bripka Adi juga mengingatkan para penjaga perlintasan untuk terus berkoordinasi dengan aparat desa setempat serta pihak terkait lainnya. Hal ini dilakukan agar setiap permasalahan yang muncul dapat segera ditangani dengan baik dan cepat.

Pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas juga menjadi salah satu poin utama yang disampaikan oleh kedua personil tersebut. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, terutama menjelang momen penting seperti Pilkada.

Dengan berakhirnya patroli, Aipda Putra dan Bripka Adi berharap situasi di Desa Jarangan tetap kondusif dan aman. Mereka juga menekankan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan upaya-upaya preventif guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, khususnya menjelang Pilkada yang akan datang.

Kegiatan patroli Blue Light yang dilakukan oleh Personil Rejoso ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh pelosok wilayah, terutama di titik-titik yang dianggap rawan dan membutuhkan pengawasan ekstra.

(Humas Rjs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Ngawi Rampungkan Perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi di Blandongan

Published

on

NGAWI – Warga Dusun Blandongan Ngawi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas rampungnya perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun oleh Polres Ngawi.

Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan dinilai kurang layak, kini telah selesai diperbaiki, sehingga dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

Jembatan ini merupakan akses vital yang menunjang aktivitas sehari-hari warga, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.

Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan cukup memprihatinkan dan berisiko bagi para pengguna.

Perbaikan yang dilakukan selama kurun waktu kurang lebih seminggu itu, menghadirkan perubahan signifikan.

Struktur jembatan kini lebih kokoh, dilengkapi pagar pengaman yang lebih kuat hingga di bagian ujung jembatan, sehingga memberikan rasa aman bagi setiap warga yang melintas.

Tak hanya itu, jembatan juga dicat lebih cantik sehingga nyaman dipandang bagi yang melintas.

Warga setempat yang diwaliki oleh Kepala Desa Eko Budi Sudarmanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Ngawi Polda Jatim.

Mereka menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Ngawi,AKBP Prayoga Angga Widyatama yang dinilai peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur, sekarang akses sudah aman dan anak-anak bisa berangkat sekolah dengan nyaman tanpa rasa takut,” ungkapnya, Rabu (29/4/26).

Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan dapat menunjang aktivitas warga serta meningkatkan keselamatan masyarakat. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.

Dengan selesainya perbaikan jembatan tersebut, diharapkan konektivitas warga semakin lancar serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di wilayah Dusun Blandongan, Desa Ngawi Kecamatan Ngawi. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Tanjungperak Amankan Tersangka Pencurian Tandon Air yang Viral di Medsos

Published

on

TANJUNG PERAK – Aksi pencurian besi yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap jajaran Unit 1 Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Seorang pria berinisial AFF (44) ditangkap setelah diduga kuat menjadi pelaku pencurian dengan pemberatan di sebuah kantor ekspedisi di kawasan Perak Timur, Surabaya.

Penangkapan dilakukan pada Senin, 27 April 2026, setelah polisi mengantongi bukti kuat dari rekaman CCTV serta hasil penyelidikan mendalam.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 26 April 2026.

Korban, yang merupakan pihak dari kantor ekspedisi PT Lie Jasa Transportasi di Jalan Perak Timur No. 68-A, mendapati sejumlah komponen besi penting telah hilang.

Saat membuka area pagar, korban menemukan tutup tandon air dan tutup alat ukur air milik PDAM sudah tidak berada di tempat.

Kecurigaan kemudian mengarah pada rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria tak dikenal membawa kabur barang-barang tersebut sekitar pukul 17.45 WIB.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Dari hasil laporan dan pengecekan di lokasi, benar telah terjadi pencurian. Rekaman CCTV menjadi petunjuk awal yang sangat penting dalam mengidentifikasi pelaku,” tutur Iptu Suroto, Selasa (28/04).

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah video pencurian beredar luas di media sosial.

Menindaklanjuti hal tersebut, Unit 1 Jatanras bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi.

Anggota Jatanras kemudian melakukan analisis terhadap beberapa titik CCTV di sekitar lokasi kejadian dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, termasuk kendaraan yang digunakan saat beraksi.

Informasi tersebut dikembangkan hingga akhirnya mengarah pada identitas tersangka yang diketahui tinggal di kawasan Kalimas Baru, Perak Utara.

Saat dilakukan penangkapan di rumah pelaku, Polisi menemukan sejumlah barang yang identik dengan yang terekam dalam CCTV,diantaranya pakaian yang dikenakan saat beraksi serta kendaraan yang digunakan pelaku.

Barang bukti yang diamankan meliputi rekaman CCTV, dokumen pembelian tutup besi dari pihak korban, serta pakaian dan sepeda motor milik tersangka yang sesuai dengan visual rekaman.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) dan (2) KUHP berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Situbondo Gandeng IDI Latih Personel Kemampuan Basic Life Support

Published

on

SITUBONDO — Situasi gawat darurat yang mengancam nyawa bisa terjadi kapan saja dan di mana saja saat anggota kepolisian sedang bertugas di lapangan.

Guna membekali anggotanya dalam menghadapi kondisi kritis tersebut, Bagian SDM Polres Situbondo Polda Jatim menggelar pelatihan peningkatan kemampuan personel Polri tentang Basic Life Support (BLS), Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Rupatama Tantya Sudhirajati ini menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Situbondo.

Menariknya, salah satu narasumber yang hadir adalah dr. Kartika Ikrama Shafirlana, Sp.O.G., yang merupakan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Ny. Lana Bayu AS.

Ia turun langsung membagikan keahlian medisnya bersama dr. Budiman Bahagia, Sp.An., dan tim dokter dari IDI Situbondo.

Acara ini dibuka oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., bersama Wakapolres Kompol Toni Irawan, S.H. M.H., diikuti Pejabat Utama Polres Situbondo, Kapolsek Jajaran dan Perwira Staf serta anggota Polres Situbondo.

Dalam arahannya, Kapolres Situbondo menekankan pentingnya pelatihan medis dasar ini bagi setiap anggota Polri yang kerap menjadi orang pertama di lokasi kejadian (TKP).

“Personel yang hadir harus mampu mengimplementasikan pelatihan ini jika menemui situasi gawat darurat, atau membutuhkan penanganan yang cepat sebelum bantuan medis tiba di lokasi. Dalam hal ini tentunya membutuhkan keahlian dan pengetahuan yang mencukupi bagi personel Polri,”ujar AKBP Bayu Anuwar.

Karena pentingnya keahlian pertolongan pertama ini, Kapolres Situbondo meminta seluruh jajarannya untuk menyerap ilmu yang diberikan narasumber dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap para personel dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh. Karena yang tidak lulus di akhir tes nanti tidak boleh pulang. Sehingga diharapkan pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Kapolres Situbondo juga menitipkan tiga pesan moral penting. Ia meminta anggotanya untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, meniatkan tugas kedinasan sebagai ibadah, serta tidak pernah bosan untuk bersyukur atas keberhasilan yang telah diraih.

Setelah dibuka secara resmi, rangkaian acara langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan praktik langsung penanganan medis darurat (BLS) yang didampingi oleh Narasumber dan tim dokter dari IDI Situbondo. (*)

Continue Reading

Trending