Connect with us

Berita

Kapolsek Gadingrejo Hadiri Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Tingkat RW untuk Pilwali Pasuruan 2024

Published

on

1000587795
1000587795

Polresta Pasuruan – Kapolsek Gadingrejo, AKP Miftaful MBK SH, turut hadir dalam kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih tingkat RW yang diselenggarakan dalam rangka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan tahun 2024. Acara tersebut berlangsung di RW 06, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Kamis (05/09/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, terutama di tingkat Rt/Rw. Sosialisasi yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan RW, dan warga sekitar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai pentingnya hak pilih serta prosedur pemilihan.

1000587897
1000587897

Dalam sambutannya, AKP Miftaful MBK SH menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung. “Kami berharap, masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana dan menjaga kondusivitas lingkungan agar pesta demokrasi ini berjalan aman dan damai,” ujar Kapolsek Gadingrejo.

Ia juga menegaskan bahwa Polri siap mendukung jalannya pemilihan dengan menjaga keamanan di setiap tahapan. “Kami siap mengawal jalannya pemilihan ini, mulai dari persiapan, kampanye, hingga hari pencoblosan. Tugas kami memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sehingga masyarakat merasa nyaman dalam menggunakan hak pilihnya,” lanjutnya.

Selain AKP Miftaful, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat lokal, termasuk Ketua RW 06, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Mereka bersama-sama memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam proses pemilu, serta peran yang bisa diambil oleh setiap individu dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil.

Sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait prosedur pemilihan, tata cara mencoblos, hingga pentingnya menjaga netralitas dalam pemilu. Panitia pemilu setempat turut hadir untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan warga dengan jelas dan informatif.

“Pendidikan pemilih seperti ini sangat penting, terutama bagi warga yang mungkin belum terlalu paham tentang mekanisme pemilihan. Kami ingin memastikan semua warga di RW 06 siap dan memahami peran mereka dalam pemilu nanti,” ujar PPS Kel. Bukir dalam sambutannya.

Warga yang hadir terlihat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini. Mereka menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan, karena selain mendapatkan informasi mengenai teknis pemilihan, mereka juga merasa lebih siap dalam menghadapi Pilwali Pasuruan 2024.

Salah satu warga, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memahami hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih. “Dengan sosialisasi ini, kami jadi lebih paham bagaimana proses pencoblosan dan apa yang harus kami lakukan saat di TPS nanti,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, AKP Miftaful MBK SH kembali mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga meskipun berbeda pilihan politik. “Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun yang lebih penting adalah tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama antara Kapolsek Gadingrejo, para pejabat lokal, dan warga yang hadir. Semangat kebersamaan dan komitmen untuk menciptakan pemilu yang damai dan aman menjadi pesan utama yang disampaikan dalam acara ini.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan partisipasi pemilih dalam Pilwali Pasuruan 2024 dapat meningkat, dan masyarakat dapat menjalankan perannya dengan lebih baik dalam menjaga demokrasi yang sehat.

(Humas Gd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kapolres Blitar Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Jajaran Forkopimda

Published

on

BLITAR – Mengawali tugas sebagai Kapolres Blitar yang baru, AKBP Rivanda S.I.K melakukan kunjungan silaturahmi Ke jajaran Forkompimda Kabupaten Blitar, Rabu (21/1/2026)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi antara Polres Blitar dan Pemerintah Kabupaten Blitar beserta Instansi lainya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Blitar yang baru, AKBP Rivanda S.I.K usai melaksanakan kunjunganya ke Bupati Blitar, Ketua DPRD Blitar dan Ketua Pengadilan Negeri Blitar.

AKBP Rivanda yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Sumenep itu mengatakan, pihaknya akan tetap menggandeng unsur Forkopimda, elemen masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya di wilayah hukum Polres Blitar jajaran Polda Jatim.

Ia menegaskan peran unsur Pemerintahan Kabupaten Blitar, elemen masyarakat dan stakeholder yang ada sangat penting dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari Instansi samping dan elemen masyarakat termasuk tokoh agama, tokoh adat dan para ulama,”kata AKBP Rivanda.

Ia menegaskan ingin memastikan Polri selalu hadir dan terbuka untuk berkolaborasi dengan Pemerintahan Kabupaten Blitar dan masyarakat demi menjaga situasi yang aman kondusif dan harmonis di Kabupaten Blitar.

Sementara itu Bupati Blitar Drs. H. Rijanto M.M menyatakan siap bersinergi dengan Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Blitar demi berjalannya program pemerintah daerah pada khususnya dan pemerintah pusat secara umum.

“Pemkab Blitar siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Polri demi tercipta dan terjaganya keamanan masyarakat sehingga program – program pemerintah bisa berjalan lancar,” kata Bupati Blitar.

Ia juga berharap komunikasi dan kerja sama antara Kepolisian dengan Pemerintah Kabupaten Blitar terus terjalin guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, sejuk, dan kondusif di Kabupaten Blitar. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Bondowoso Ungkap Curanmor Tersangka Pelaku dan Penadah Diamankan

Published

on

BONDOWOSO – Gerak cepat Polres Bondowoso Polda Jawa Timur (Jatim) menindaklanjuti laporan dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), akhirnya berhasil mengungkap dan mengamankan para terduga pelaku.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan Tiga orang tersangka yang berperan sebagai pencuri dan penadah motor milik HA (39) warga Dusun Widoro, Kecamatan/ Kabupaten Bondowoso yang dilaporkan hilang.

Tiga orang tersangka masing-masing berinisial MM (34), H (35) dan UH (34) yang merupakan warga Bondowoso.

Dalam keterangannya, Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, pencurian dilakukan oleh tersangka MM pada 27 Desember 2025 sekitar pukul 18.00 WIB.

“Saat itu, MM berjalan kaki di Jalan Saliwiryo dengan tujuan mencari pekerjaan ke rumah temannya,” kata Kapolres Bondowoso, Rabu (21/1/26).

Di tempat tersebut MM melihat sepeda motor Yamaha X-Ride tahun 2013 warna putih dengan nomor polisi P 5551 AB terparkir di pinggir jalan dalam kondisi kunci kontak masih terpasang.

“Melihat kondisi sepi, tersangka kemudian mendorong sepeda motor ke arah selatan, menyalakannya, lalu membawa kendaraan tersebut ke rumahnya,”terang AKBP Aryo.

Mantan Kasubdit Regident Polda Jawa Barat tersebut menambahkan, setelah berhasil menguasai motor hasil curian, MM menghubungi tersangka H untuk membantu menjual kendaraan tersebut.

“H kemudian menghubungkan MM dengan tersangka UH hingga disepakati harga jual sebesar Rp1,5 juta,” tambah AKBP Aryo.

Dari transaksi MM dengan UH tersebut, tersangka H memperoleh komisi sebesar Rp.50 ribu sebagai perantara.

Kini Ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Bondowoso untuk proses hukum lebih lanjut

Sementara itu barang bukti berupa Satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride, Satu lembar STNK, Satu buah BPKB, Satu buah kunci kontak yang sebelumnya juga diamankan, kini diserahkan kembali ke pemiliknya.

Atas perbuatannya, tersangka MM dijerat Pasal 476 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal Lima tahun penjara atau denda kategori V sebesar Rp500 juta.

Sedangkan tersangka UH dan H dijerat Pasal 591 huruf a KUHP tentang penadahan, dengan ancaman pidana penjara maksimal Empat tahun atau denda hingga Rp500 juta. (*)

Continue Reading

Berita

Polri Hadir Jaga Asa di Tengah Bencana, Ratusan Warga Aceh Terima Layanan Bakti Kesehatan Ops Aman Nusa II

Published

on

Aceh — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan kemanusian, diantaranya Bakti Kesehatan dan Pengobatan dalam rangka Operasi Aman Nusa II, yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Aceh, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan ini menyasar masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, dengan fokus pada pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, vitamin, serta edukasi kesehatan.
Di Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, bakti kesehatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan oleh layanan Kedokteran dan Kesehatan Polres Bener Meriah, didukung Tim Kesehatan BKO Puddokkes Polri, Polda Jawa Timur serta dokter mitra Polres Bener Meriah.

Sebanyak 51 warga mendapatkan layanan medis, dengan keluhan dominan berupa dermatitis, ISPA, faringitis, cephalgia, myalgia, hipertensi hingga gangguan makan akibat kondisi pascabencana.
Salah satu dokter di lapangan, dr. Yeremia Dwi Purnomo dari RS Bhayangkara Batu Malang, menjelaskan bahwa kondisi lingkungan pascabencana sangat memengaruhi kesehatan warga.

“Sebagian besar keluhan dipicu oleh lingkungan lembap, kelelahan, dan stres pascabencana. Kehadiran layanan kesehatan Polri ini diharapkan dapat mencegah penyakit berkembang lebih serius dan membantu pemulihan warga secara menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu, di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Klinik Pratama Polres Aceh Utara bersama Tim BKO Polda Jawa Timur melaksanakan bakti kesehatan kepada 186 warga terdampak banjir. Jenis penyakit yang banyak ditemukan antara lain dermatitis, ISPA, hipertensi, cephalgia, hingga diabetes melitus.

Ipda dr. Nuno Febrian Probosutiksna, selaku dokter penanggung jawab tim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Kami tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan agar masyarakat dapat menjaga kondisi tubuhnya di tengah keterbatasan pascabencana,” jelasnya.

Pelayanan serupa juga dilakukan di Posko Kesehatan Aceh Tamiang, dengan melibatkan Tim BKO Polda Metro Jaya. Sebanyak 26 warga menerima pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin, dengan keluhan terbanyak berupa ISPA, hipertensi, diare, dan penyakit kulit.

Salah seorang warga penerima manfaat di Aceh Tamiang, Nurhayati (48), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Polri.
“Kami sangat bersyukur. Alhamdulillah ada dokter dan polisi yang datang langsung,” tuturnya haru.

Melalui kegiatan Bakti Kesehatan Ops Aman Nusa II ini, Polri menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang hadir merawat, menguatkan, dan memulihkan harapan masyarakat di tengah bencana.

Continue Reading

Trending