GRESIK – Setelah meraih kemenangan perdana dibabak 16 melawan Tim Voli Putra Polda Bali di Kapolri Cup 2024, Tim Voli Putra Jawa Timur ( Jatim) dipertemukan dengan Tim Voli Putra Polda Metro Jaya (PMJ) di GOR Tri Dharma, Gresik,Jumat (27/9).
Kapolda Jawa Timur,Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si bersama para PJU Polda Jatim dan Bhayangkari PD Jatim yang menyaksikan langsung pertandingan seru antara kedua tim tampak memberikan support kepada Tim Voli Putra Polda Jatim yang mendapat perlawanan sengit dari Tim Voli Putra dari PMJ.
Tim Voli Putra PMJ bermain cukup keras melawan sengit Tim Voli Putra Polda Jatim yang diperkuat banyak pemain bintang, dari Yuda Mardiansyah, Doni Haryono, Rivan Nurmulki hingga Agil Angga.
Selama berlangsungnya set pertama, para pemain voli putra Polda Jatim banyak melakukan error yang berbuah poin untuk tim lawan.
Hingga pada akhirnya, Tim Voli Putra PMJ berhasil mencuri set pertama dengan kemenangan 25-23.
Memasuki set kedua, Tim Voli Putra Polda Jatim kemabali bangkit, hingga memimpin pertandingan mampu mengalahkan lawan di set kedua ini dengan skor 25-18.
Namun pada set ketiga, Tim Voli Putra Polda Jatim tampak ditinggalkan oleh lawan hingga kalah di akhir pertandingan oleh tim voli putra PMJ yang meraih point 25 – 20.
Pada set keempat,rupanya Tim Voli Putra Polda Jatim kembali menunjukan semangat permainannya hingga mampu mengalahkan lawan dengan perolehan angka 25-16.
Pada pertandingan Voli Kapolri Cup 2024 di GOR Tri Dharma, Gresik ini akhirnya harus dituntaskan lewat fullset.
Pada set penentuan (set kelima), Tim Voli Putra Polda Jatim akhirnya mampu mengamankan pertandingan usai memenangkan set kelima dengan skor 15-8.
Dengan demikian hasil pertandingan kali ini Tim Voli Putra Polda Jatim menang atas Tim Voli Putra PMJ dengan score 3 – 2.
Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto yang juga menyaksikan langsung jalannya pertandingan mengakui pertandingan antara Tim Voli Putra Polda Jatim dengan Tim PMJ kali ini sangat seru.
“Pertandingan tim kita dari Polda Jatim melawan tim Polda Metro Jaya untuk memperebutkan juara grup C Zona Timur ini seru hingga main full set,”ungkap Kombes Dirmanto di GOR Tri Dharma, Gresik.
Kabidhumas Polda Jatim yang juga Ketua Harian PBVSI Pengrov Jatim ini mengakui permainan tim putra Polda Metro Jaya (PMJ) cukup baik sehingga tim voli Putra Polda Jatim sempat dikalahkan dua set.
Namun demikian, kata Kombes Pol Dirmanto pihaknya tetap optimis bahwa tim voli Putra Polda Jatim dapat memimpin pertandingan setelah melihat tim lawan yang mulai ketinggalan score jauh.
“Dengan semangat dan soliditas tim yang kuat, kita optimis Tim Voli Putra Polda Jatim menang,”kata Kombes Dirmanto.
Sementara itu di tempat yang sama Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin selaku ketua pelaksana dan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing selaku manajer tim voli Polda Jatim juga optimis bahwa tim voli putra dan putri Polda Jatim akan mampu meraih juara pada Kapolri Cup 2024 ini.
“Tetap Optimis tim kita dari Polda Jatim akan mampu memenangkan setiap pertandingan di turnamen bola voli Kapolri Cup 2024 kali ini, ” ungkap Kombes Pol Komarudin didampingi Kapolresta Sidoarjo.
Menurutnya, bangkitnya semangat tim voli Polda Jatim juga atas dukungan penuh dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.
“Bapak Kapolda all out mendukung dan terus memotivasi tim kita,” kata Kombes Komarudin.
Seperti diketahui, pada turnamen Bola Voli Kapolri Cup 2024 zona timur yang dibuka oleh Kapolda Jatim,Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si ini hanya ada tiga group tim putra setelah Maluku mengundurkan diri.
Tim Voli Putra Polda Jatim dan Tim Putra PMJ sebelumnya sudah mengoleksi satu kemenangan dari satu laga dari lawan yang sama yaitu melawan tim voli Putra Polda Bali. (*)
KOTA MOJOKERTO – Komitmen memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa dinyatakan oleh Polres Mojokerto Kota Polda Jatim.
Pada periode Januari hingga April 2026, Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota Polda Jatim berhasil mengungkap total 47 kasus narkoba dengan mengamankan tersangka sebanyak 57 orang.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto saat menggelar konferensi pers di Mapolres Mojokerto Kota, Kamis (30/4/2026)
AKBP Herdiawan mengatakan, selain mengamankan tersangka pada ungkap kasus tersebut, Polisi juga mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya 69,74 gram sabu, 60 butir pil ekstasi, serta ribuan butir pil koplo sebanyak 111.490 butir.
Selain itu, turut diamankan 19 timbangan digital, 63 unit handphone, 18 unit kendaraan roda dua, serta uang tunai sebesar Rp2.036.000.
“Total nilai ekonomis dari barang bukti yang berhasil kami sita diperkirakan mencapai Rp1.163.132.000, “kata AKBP Herdiawan.
Kapolres Mojokerto Kota mengungkapkan, dari sejumlah Narkoba yang digagalkan peredarannya tersebut, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim telah menyelamatkan lebih kurang 117.707 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Herdiawan juga menyampaikan ada Dua kasus menonjol dengan barang bukti besar.
Kasus pertama melibatkan tersangka berinisial YAP yang diamankan di wilayah Meri, Kecamatan Kranggan. Dari tangan tersangka, Polisi menyita sabu seberat 226,40 gram.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka YAP mengaku telah mengedarkan sabu sebanyak 3 ons dalam kurun waktu 1–2 bulan, dengan keuntungan sebesar Rp.20 juta hingga Rp.30 juta.
Kasus kedua melibatkan tersangka berinisial FVR yang diamankan di wilayah Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada Rabu, 15 April 2026.
Dalam penangkapan tersebut, Polisi menyita 255,32 gram sabu. Tersangka diketahui telah memperoleh keuntungan sekitar Rp.25 juta.
“Tersangka FVR ini mengaku sebelumnya telah mengedarkan sabu sebanyak 2,45 ons dengan keuntungan mencapai Rp 24,5 juta,” kata AKBP Herdiawan.
Kapolres Mojokerto Kota mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkotika.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” pungkasnya.
Sementata itu Kasat Narkoba AKP Arif Setiawan menambahkan bahwa kedua tersangka merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar.
Pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap aktor lain di atasnya.
“Dari hasil penyelidikan, jaringan ini tidak berdiri sendiri. Masih ada kemungkinan pelaku lain yang lebih besar. Saat ini kami terus melakukan pendalaman,” ujar AKP Arif.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa mayoritas tersangka mengaku baru menjalankan aksinya selama kurang lebih enam bulan.
Namun demikian, motif utama tetap sama, yakni keuntungan ekonomi tanpa memandang sasaran usia pengguna.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun sampai 20 tahun. (*)
SURABAYA – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Surabaya mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memimpin langsung apel gelar pasukan pengamanan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (1/5/2026).
Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan pelayanan pengamanan dalam mengawal jalannya penyampaian aspirasi dari berbagai elemen buruh yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis di Kota Surabaya.
Personel pelayanan pengamanan dipertebal mulai dari Kantor Gubernur Jawa Timur, Gedung DPRD Jawa Timur, hingga lokasi lain yang berpotensi menjadi pusat konsentrasi massa.
Dalam arahannya, Kombes Pol Luthfi menegaskan bahwa pengamanan May Day bukan semata tugas pengendalian massa, melainkan bentuk pelayanan negara kepada masyarakat yang sedang menggunakan hak demokratisnya.
Sebanyak 3,670 personel gabungan telah dibagi sesuai titik pengamanan yang telah ditentukan.
“Penempatan personel dilakukan untuk memastikan arus kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Luthfi.
Menurutnya, Hari Buruh adalah momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan harapan dan tuntutannya.
Karena itu, Kepolisian diminta hadir bukan sebagai pihak yang berhadap-hadapan dengan massa, melainkan sebagai pengayom yang menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol Luthfi.
Ia berharap peringatan Hari Buruh 2026 di Surabaya dapat berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Pendekatan humanis yang ditekankan dalam pelayanan pengamanan May Day tahun ini menjadi gambaran komitmen Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam menjaga keseimbangan antara keamanan publik dan penghormatan terhadap hak demokrasi warga negara.
Dengan pengamanan yang terukur dan profesional, May Day di Surabaya diharapkan menjadi ruang aspirasi yang aman sekaligus momentum positif bagi buruh untuk menyampaikan suara mereka secara damai. (*)
Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjamin hak konstitusional para buruh untuk menyampaikan pendapat pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5), di Jakarta.
Polri memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi buruh mendapat pengawalan agar berjalan aman, tertib, dan bermartabat. Dalam pengamanan momentum May Day, jajaran kepolisian juga menekankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dijamin konstitusi dan wajib dihormati.
“Polri menjamin hak konstitusional buruh untuk menyampaikan pendapat secara aman, tertib, dan bermartabat. Kami memahami bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus dilindungi,” kata Johnny di Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Ia menegaskan, kehadiran personel kepolisian di lapangan bukan untuk membatasi ruang demokrasi, melainkan memastikan kegiatan berlangsung kondusif serta para peserta aksi merasa aman dan terayomi.
“Kami ingin saudara-saudara buruh yang menyampaikan aspirasi merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, seluruh personel kami arahkan mengedepankan sikap persuasif, profesional, dan humanis,” ujarnya.
Menurut dia, Polri juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait guna mengatur arus lalu lintas, pengamanan titik kumpul massa, serta menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan selama aksi May Day berlangsung.
Polri turut mengimbau seluruh peserta aksi memperingati Hari Buruh Internasional dengan damai, tertib, serta menjaga fasilitas umum agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung lancar dan bermartabat.