Connect with us

Berita

Patroli Blue Light di Desa Kemantrenrejo, Polsek Rejoso Tingkatkan Keamanan Jelang Pilkada 2024

Published

on

1000655807
1000655807

Polresta Pasuruan – Personil Polsek Rejoso, Aipda Putra dan Bripda Abad, melaksanakan patroli Blue Light sambang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Desa Kemantrenrejo. Kegiatan patroli ini merupakan upaya Polsek Rejoso dalam menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Jumat (25/10/2024).

Patroli ini dilakukan pada malam hari dengan menggunakan lampu biru khas patroli kepolisian, yang dikenal sebagai Blue Light. Metode ini dirancang untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama di malam hari. Aipda Putra dan Bripda Abad berkeliling desa dan menyambangi beberapa titik rawan gangguan ketertiban di Desa Kemantrenrejo, di mana warga masyarakat cukup antusias menyambut kehadiran mereka.

1000655804
1000655804

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Putra menyempatkan diri untuk berkomunikasi langsung dengan warga sekitar. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak warga tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya, terutama menjelang Pilkada 2024 yang sering kali menjadi waktu rawan kericuhan atau gesekan sosial. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proses demokrasi berjalan aman dan damai.

Bripda Abad juga menambahkan pentingnya kesadaran warga dalam menangkal informasi hoaks yang kerap beredar selama masa kampanye. Hoaks, menurutnya, dapat memicu perselisihan di antara warga yang berbeda pilihan. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta mengecek kebenaran informasi sebelum dibagikan.

Selama patroli tersebut, keduanya juga memanfaatkan kesempatan untuk mendengar aspirasi dan keluhan warga. Beberapa warga menyampaikan kekhawatiran mereka terkait keamanan lingkungan, terutama dengan adanya peningkatan aktivitas kampanye di desa tersebut. Mendengar hal tersebut, Aipda Putra dan Bripda Abad berjanji untuk meningkatkan frekuensi patroli dan berkoordinasi dengan perangkat desa guna mencegah segala bentuk gangguan keamanan.

Warga desa menyambut baik kegiatan patroli Blue Light ini. Mereka merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran polisi di sekitar lingkungan mereka. Salah satu warga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Aipda Putra dan Bripda Abad. Menurutnya, patroli semacam ini memberikan rasa aman dan mampu mengurangi kecemasan masyarakat.

Patroli ini akan dilakukan secara berkala oleh Polsek Rejoso, terutama selama masa Pilkada. Diharapkan, dengan patroli rutin, potensi gangguan keamanan dapat ditekan dan tercipta kondisi yang kondusif di tengah masyarakat. Selain itu, Polsek Rejoso juga berencana meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perangkat desa, untuk memastikan Pilkada berjalan dengan aman dan damai.

Pilkada 2024 menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang akan membawa perubahan di daerahnya. Oleh karena itu, Aipda Putra mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, saling menghormati perbedaan, dan tidak mudah terpancing oleh provokasi. Keamanan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif masyarakat.

Dengan patroli ini, Polsek Rejoso berharap bisa memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai di Desa Kemantrenrejo. Kegiatan patroli Blue Light yang diinisiasi oleh Polsek Rejoso menjadi contoh bagaimana pendekatan yang baik dengan masyarakat bisa menciptakan keamanan yang lebih baik bagi semua pihak.

(Humas Rjs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Gresik Ungkap Curat di Menganti, Tersangka Diamankan di Jombang

Published

on

​GRESIK – Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Kecamatan Menganti, Senin (15/6/2006).

Setelah melakukan perburuan selama hampir satu bulan, petugas akhirnya meringkus tersangka berinisial MA (25), seorang residivis saat bersembunyi di wilayah Kabupaten Jombang.

Pemuda asal Menganti, Kabupaten Gresik ini diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik setelah nekat menggasak sepeda motor dan dompet milik tetangganya sendiri.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya mengatakan, aksi pencurian ini terjadi pada Selasa dini hari, 12 Mei 2026 di Desa Drancang Kecamatan Menganti, Gresik.

​Peristiwa bermula pada Senin malam (11/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB, saat korban memarkir sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam dengan nomor Polisi W 6727 AW di dalam rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan,tersangka diketahui merupakan seorang residivis yang pernah ditangkap dalam kasus penadahan barang curian pada tahun 2017 silam,” terang AKP Arya.

​Saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Polres Gresik guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

​Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak teledor dalam menjaga barang berharga, seperti memastikan pintu rumah terkunci dan tidak meninggalkan kunci menempel pada kendaraan.​

Ia juga meminta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkannya ke layanan call center kepolisian di nomor 110 atau Hotline Lapor Pak Kapolres (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006 apabila melihat, mendengar, atau mengetahui adanya kejadian tindak pidana. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Ponorogo Siagakan 600 Personel Kawal Puncak Grebeg Suro 2026 dan Larungan Telaga Ngebel

Published

on

PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jawa Timur mengerahkan 600 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian puncak peringatan Suro 2026 dan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah agenda sakral dan budaya yang diperkirakan menyedot ribuan masyarakat.

Personel mulai disiagakan pada Senin (15/6/2026) untuk mengawal Kirab Pusaka, Jamasan Pusaka, penutupan Grebeg Suro, hingga Laku Tirakatan yang berlangsung pada malam hari.

Pengamanan kemudian berlanjut pada Selasa (16/6/2026) saat prosesi Larungan di Telaga Ngebel, salah satu agenda yang menjadi magnet wisatawan setiap perayaan Grebeg Suro.

Kepala Bagian Operasi Polres Ponorogo, Kompol Edi Suyono, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Harapannya semua kegiatan berjalan lancar. Situasi kamtibmas tetap aman terkendali sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman dan aman,” ujar Kompol Edi usai memimpin apel pengamanan, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, pengamanan tidak hanya melibatkan personel Polres Ponorogo, tetapi juga diperkuat oleh instansi lintas sektor.

Selain menyiapkan kekuatan personel di lapangan, kepolisian juga mengedepankan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Salah satunya melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan pencak silat, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah,”lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo memastikan seluruh personel telah disiapkan untuk mengawal setiap tahapan kegiatan hingga selesai.

Ia menegaskan sinergi dengan seluruh stakeholder menjadi kunci sukses pengamanan Grebeg Suro tahun ini.

“Kita akan bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Suro,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Berita

Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Imbau Masyarakat Tidak Konvoi

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur meningkatkan pengamanan dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah atau 1 Suro dalam penanggalan Jawa.

Sejumlah personel tambahan diterjunkan ke Polres jajaran sesuai kebutuhan dan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama rangkaian kegiatan Suroan.

Menurut Kombes Abast, pengamanan diberlakukan mulai 15 Juni hingga seluruh rangkaian kegiatan 1 Suro berakhir.

Pengamanan tidak hanya difokuskan di wilayah Madiun Raya, tetapi juga Surabaya Raya serta sejumlah daerah lain yang diperkirakan menjadi titik pergerakan massa.

“Personel disiagakan sesuai permintaan dari masing-masing Polres, termasuk di Surabaya yang menjadi salah satu daerah dengan mobilitas peserta cukup tinggi,” ujar Kombes Abast, Selasa (16/6/2026).

Selain memperkuat pengamanan, Polda Jatim juga menerapkan sejumlah ketentuan bagi peserta kegiatan pengesahan warga perguruan silat.

Peserta maupun pendamping dilarang mengenakan atribut atau pakaian sakral perguruan saat berangkat maupun pulang dari lokasi kegiatan.

Kepolisian juga mewajibkan rombongan peserta menggunakan kendaraan roda empat tertutup tanpa memasang atribut perguruan pada kendaraan.

Tak hanya itu, polisi menegaskan larangan konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan lalu lintas.

Peserta juga dilarang membawa tongkat, bendera perguruan, atribut komunitas, serta menyalakan petasan, kembang api maupun flare.

Larangan lainnya mencakup tindakan provokasi, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial, hingga konsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang selama kegiatan berlangsung.

Setelah proses pengesahan selesai, peserta diminta langsung kembali ke rumah masing-masing dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kerumunan maupun gangguan keamanan.

Kabid Humas Polda Jatim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama peringatan 1 Suro.

“Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi serta tetap mematuhi aturan lalu lintas saat beraktivitas,” pungkas Kombes Abast.

Dengan penambahan personel dan penguatan pengamanan yang dilakukan, Polda Jatim berharap seluruh rangkaian peringatan 1 Suro di Jawa Timur dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan. (*)

Continue Reading

Trending