Connect with us

Berita

Tim Drogban Polres Magetan Siaga Bantu Kendaraan Wisatawan di Tanjakan Ekstrem Wisata Telaga Sarangan

Published

on

gambar whatsapp 2024 12 31 pukul 12.00.41 d980f0ab
gambar whatsapp 2024 12 31 pukul 12.00.41 d980f0ab

MAGETAN – Dalam menghadapi lonjakan pengunjung dan kemacetan lalu lintas selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Polres Magetan Polda Jatim mengerahkan ratusan personel untuk menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah menyiagakan Tim Drogban (Dorong Ganjal Ban) dari Sat Samapta Polres Magetan.

Tim ini secara khusus membantu kendaraan masyarakat yang tidak kuat menanjak di sepanjang jalur menuju kawasan wisata Sarangan hingga Cemoro Sewu.

Kasat Samapta Polres Magetan, AKP Agus Budi Witarno, S.H., menjelaskan bahwa tim Drogban dilengkapi dengan peralatan ganjal ban untuk membantu mobil dan motor yang mengalami kesulitan di tanjakan.

“Tim kami sudah disiagakan di sejumlah titik rawan, seperti di tanjakan pertigaan Omah Jowo atas Telaga Sarangan dan berkomitmen memastikan masyarakat bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman,” ujar AKP Budi , Selasa (31/12)

Dari pemantauan volume kendaraan di kawasan Telaga Sarangan mulai mengalami peningkatan. Namun, hingga saat ini arus lalu lintas masih terpantau lancar.

“Pengunjung memang ada peningkatan, tapi arus lalu lintas masih terkendali,” terang AKP Budi.

Titik kepadatan biasanya terjadi di Taman Refugia, Pasar Plaosan, pertigaan Polsek Plaosan, serta jalur Singolangu bawah dan atas.

“Jalur di atas LGF tetap menjadi fokus utama karena kondisi tanjakan dan turunan yang curam,” kata AKP Budi.

Polres Magetan Polda Jatim juga telah menempatkan petugas dari Sat Lantas dan Sat Sabhara di lokasi-lokasi strategis untuk mengurai kemacetan serta membantu kendaraan yang mengalami masalah teknis.

Dengan kondisi jalan menuju Sarangan dan Tawangmangu yang cukup ekstrem, serta cuaca yang tidak menentu, pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati.

Jika mengalami kendala pada kendaraan, masyarakat diminta segera menepi dan menghubungi petugas kepolisian di pos pengawasan terdekat.

Selain itu, disampaikan pesan penting kepada masyarakat yang berwisata agar pengendara selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga diri serta keluarga saat berada di keramaian.

“Jika merasa lelah, silakan manfaatkan Pos Pengamanan Operasi Lilin untuk beristirahat. Tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, atau longsor,” tegasnya.

Keberadaan tim Drogban dan ratusan personel Polres Magetan Polda Jatim selama libur Nataru ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang mengunjungi Telaga Sarangan dan destinasi wisata lainnya di sekitar Magetan.

Dengan upaya yang terus dilakukan, Polres Magetan Polda Jatim memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati liburan dengan lancar dan penuh kebahagiaan. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Ngawi Rampungkan Perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi di Blandongan

Published

on

NGAWI – Warga Dusun Blandongan Ngawi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas rampungnya perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun oleh Polres Ngawi.

Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan dinilai kurang layak, kini telah selesai diperbaiki, sehingga dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh masyarakat.

Jembatan ini merupakan akses vital yang menunjang aktivitas sehari-hari warga, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.

Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan cukup memprihatinkan dan berisiko bagi para pengguna.

Perbaikan yang dilakukan selama kurun waktu kurang lebih seminggu itu, menghadirkan perubahan signifikan.

Struktur jembatan kini lebih kokoh, dilengkapi pagar pengaman yang lebih kuat hingga di bagian ujung jembatan, sehingga memberikan rasa aman bagi setiap warga yang melintas.

Tak hanya itu, jembatan juga dicat lebih cantik sehingga nyaman dipandang bagi yang melintas.

Warga setempat yang diwaliki oleh Kepala Desa Eko Budi Sudarmanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Ngawi Polda Jatim.

Mereka menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Ngawi,AKBP Prayoga Angga Widyatama yang dinilai peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur, sekarang akses sudah aman dan anak-anak bisa berangkat sekolah dengan nyaman tanpa rasa takut,” ungkapnya, Rabu (29/4/26).

Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan dapat menunjang aktivitas warga serta meningkatkan keselamatan masyarakat. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.

Dengan selesainya perbaikan jembatan tersebut, diharapkan konektivitas warga semakin lancar serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di wilayah Dusun Blandongan, Desa Ngawi Kecamatan Ngawi. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Tanjungperak Amankan Tersangka Pencurian Tandon Air yang Viral di Medsos

Published

on

TANJUNG PERAK – Aksi pencurian besi yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap jajaran Unit 1 Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Seorang pria berinisial AFF (44) ditangkap setelah diduga kuat menjadi pelaku pencurian dengan pemberatan di sebuah kantor ekspedisi di kawasan Perak Timur, Surabaya.

Penangkapan dilakukan pada Senin, 27 April 2026, setelah polisi mengantongi bukti kuat dari rekaman CCTV serta hasil penyelidikan mendalam.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 26 April 2026.

Korban, yang merupakan pihak dari kantor ekspedisi PT Lie Jasa Transportasi di Jalan Perak Timur No. 68-A, mendapati sejumlah komponen besi penting telah hilang.

Saat membuka area pagar, korban menemukan tutup tandon air dan tutup alat ukur air milik PDAM sudah tidak berada di tempat.

Kecurigaan kemudian mengarah pada rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria tak dikenal membawa kabur barang-barang tersebut sekitar pukul 17.45 WIB.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Dari hasil laporan dan pengecekan di lokasi, benar telah terjadi pencurian. Rekaman CCTV menjadi petunjuk awal yang sangat penting dalam mengidentifikasi pelaku,” tutur Iptu Suroto, Selasa (28/04).

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah video pencurian beredar luas di media sosial.

Menindaklanjuti hal tersebut, Unit 1 Jatanras bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi.

Anggota Jatanras kemudian melakukan analisis terhadap beberapa titik CCTV di sekitar lokasi kejadian dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, termasuk kendaraan yang digunakan saat beraksi.

Informasi tersebut dikembangkan hingga akhirnya mengarah pada identitas tersangka yang diketahui tinggal di kawasan Kalimas Baru, Perak Utara.

Saat dilakukan penangkapan di rumah pelaku, Polisi menemukan sejumlah barang yang identik dengan yang terekam dalam CCTV,diantaranya pakaian yang dikenakan saat beraksi serta kendaraan yang digunakan pelaku.

Barang bukti yang diamankan meliputi rekaman CCTV, dokumen pembelian tutup besi dari pihak korban, serta pakaian dan sepeda motor milik tersangka yang sesuai dengan visual rekaman.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) dan (2) KUHP berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Situbondo Gandeng IDI Latih Personel Kemampuan Basic Life Support

Published

on

SITUBONDO — Situasi gawat darurat yang mengancam nyawa bisa terjadi kapan saja dan di mana saja saat anggota kepolisian sedang bertugas di lapangan.

Guna membekali anggotanya dalam menghadapi kondisi kritis tersebut, Bagian SDM Polres Situbondo Polda Jatim menggelar pelatihan peningkatan kemampuan personel Polri tentang Basic Life Support (BLS), Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Rupatama Tantya Sudhirajati ini menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Situbondo.

Menariknya, salah satu narasumber yang hadir adalah dr. Kartika Ikrama Shafirlana, Sp.O.G., yang merupakan Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Ny. Lana Bayu AS.

Ia turun langsung membagikan keahlian medisnya bersama dr. Budiman Bahagia, Sp.An., dan tim dokter dari IDI Situbondo.

Acara ini dibuka oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., bersama Wakapolres Kompol Toni Irawan, S.H. M.H., diikuti Pejabat Utama Polres Situbondo, Kapolsek Jajaran dan Perwira Staf serta anggota Polres Situbondo.

Dalam arahannya, Kapolres Situbondo menekankan pentingnya pelatihan medis dasar ini bagi setiap anggota Polri yang kerap menjadi orang pertama di lokasi kejadian (TKP).

“Personel yang hadir harus mampu mengimplementasikan pelatihan ini jika menemui situasi gawat darurat, atau membutuhkan penanganan yang cepat sebelum bantuan medis tiba di lokasi. Dalam hal ini tentunya membutuhkan keahlian dan pengetahuan yang mencukupi bagi personel Polri,”ujar AKBP Bayu Anuwar.

Karena pentingnya keahlian pertolongan pertama ini, Kapolres Situbondo meminta seluruh jajarannya untuk menyerap ilmu yang diberikan narasumber dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap para personel dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh. Karena yang tidak lulus di akhir tes nanti tidak boleh pulang. Sehingga diharapkan pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Kapolres Situbondo juga menitipkan tiga pesan moral penting. Ia meminta anggotanya untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, meniatkan tugas kedinasan sebagai ibadah, serta tidak pernah bosan untuk bersyukur atas keberhasilan yang telah diraih.

Setelah dibuka secara resmi, rangkaian acara langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan praktik langsung penanganan medis darurat (BLS) yang didampingi oleh Narasumber dan tim dokter dari IDI Situbondo. (*)

Continue Reading

Trending