Connect with us

Berita

Kapolda Jatim Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 3.057 Personel

Published

on

gambar whatsapp 2024 12 31 pukul 11.59.00 7c0572f5
gambar whatsapp 2024 12 31 pukul 11.59.00 7c0572f5

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si bersama Wakapolda Jatim,Brigjen Pol Pasma Royce memimpin langsung upacara kenaikan pangkat untuk 3.057 personel Polri dan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) Polda Jawa Timur, di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Selasa (31/12/2024).

Upacara kenaikan pangkat periode 1 Januari 2025 ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan khidmat dan disaksikan oleh para pejabat utama Polda Jatim.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polda Jawa Timur.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap personil Polda Jawa Timur, atas dedikasi, loyalitas dan kinerja yang luar biasa dalam pelaksanaan tugas selama tahun 2024,” ungkap Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim juga menyampaikan keberhasilan pengamanan Natal 2024 yang telah berjalan dengan baik dan lancar.

Menghadapi pergantian tahun, ia berharap semua personel Polda Jatim dapat melaksanakan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

“Dengan kinerja yang optimal dan mengedepan tugas wewenang serta tanggungjawab, kita optimis rangkaian kegiatan Operasi Lilin Semeru 2024 dapat berjalan dengan aman tertib dan kondusif.” jelasnya.

Selain itu, dalam organisasi Polri, reward and punishment senantiasa dilakukan untuk meningkatkan motivasi serta semangat personel dalam melaksanakan tugas dengan lebih baik.

“Tentunya untuk mendapatkan apresiasi atas kinerja dari institusi tidaklah mudah dan memerlukan kerja keras serta dedikasi yang tinggi,” ungkap Kapolda Jatim.

“Sebagai bentuk penghargaan yang diberikan atas prestasi dan kinerja, serta pengabdian segenap personil terhadap masyarakat bangsa dan negara kita laksanakan upacara kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi 3.057 personel Polda Jawa Timur,” ujar Kapolda Jatim.

Kenaikan pangkat kali ini mencakup berbagai tingkatan, dengan rincian:

  1. 12 personel dari AKBP ke Kombes
  2. 37 personel dari Kompol ke AKBP
  3. 75 personel dari AKP ke Kompol
  4. 337 personel dari Iptu ke AKP
  5. 215 personel dari Ipda ke Iptu
  6. 67 personel dari Aiptu ke Ipda
  7. 467 personel dari Aipda ke Aiptu
  8. 591 personel dari Bripka ke Aipda
  9. 243 personel dari Bripol ke Bripka
  10. 764 personel dari Briptu ke Bripol
  11. 94 personel dari Bripda ke Briptu
  12. 5 personel dari Barada ke Abripda
  13. 38 personel dari Baratu ke Baraka
  14. 112 PNS Polri

“Saya selaku pribadi dan pimpinan Polda Jawa Timur mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada para perwira Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil, semoga momentum kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja di masa depan, agar lebih baik lagi,” tandasnya.

Irjen Pol Imam Sugianto juga berpesan agar seluruh personel untuk mempertahankan prestasi dan kerja baik yang telah dicapai, serta teruslah menjaga integritas tanpa pelanggaran sebagaimana yang telah dilaksanakan selama ini.

“Saya berpesan bahwa kesuksesan yang telah diraih oleh rekan-rekan, termasuk kenaikan pangkat saat ini, tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga, orang tua, istri, suami, serta anak-anak tercinta kita,” ucapnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sinergi Spiritual, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ziarah Wali di Surabaya

Published

on

SURABAYA – Dalam upaya memperkuat ikatan spiritual sekaligus menjalin sinergitas dengan para tokoh agama, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang baru menjabat, AKBP Irwan Kurniawan, melaksanakan kegiatan ziarah dan silaturahmi di kawasan Wisata Religi Sunan Ampel serta Makam Boto Putih, pada Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 14.00 WIB tersebut turut didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Kedatangan Kapolres AKBP Irwan beserta rombongan PJU dan kapolsek tersebut disambut hangat oleh para tokoh agama dan pengurus yayasan.

Dalam suasana khidmat dan keheningan yang sarat makna, ziarah ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengenang jasa, perjuangan, serta keteladanan para ulama dan Wali Allah dalam menyebarkan ajaran kebaikan dan perdamaian di tengah masyarakat.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, menyampaikan bahwa momentum ziarah bukan sekadar perjalanan fisik menuju tempat peristirahatan terakhir, melainkan ruang untuk merenung, memanjatkan doa, dan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan para ulama.

“Di tengah dinamika tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, momentum ziarah ini menjadi pengingat penting,”ungkap AKBP Irwan.

Menurut AKBP Irwan, setiap langkah pengabdian hendaknya selalu dilandasi keikhlasan, ketulusan, kesabaran, serta kebijaksanaan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan silaturahmi bersama pengurus Yayasan Masjid Agung Sunan Ampel, dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah di Masjid Agung Sunan Ampel.

Usai ibadah, AKBP Irwan beserta rombongan melakukan ziarah khusyuk ke Makam Sunan Ampel, Makam Mbah Bolong, dan Makam Mbah Sholeh.

Setelah ramah tamah bersama pengurus yayasan di Ruang Imaman, rombongan bertolak menuju Kompleks Makam Boto Putih.

Di lokasi tersebut, AKBP Irwan Kurniawan beserta PJU melanjutkan ziarah ke Makam Sunan Boto Putih, Makam Al Habib Syekh bin Abdullah Bafaqih, dan Makam Adipati Panji Djoyodirono dengan didampingi pengurus.

Melalui kegiatan ziarah dan silaturahmi ini, diharapkan tumbuh semangat untuk terus menjaga nilai-nilai persaudaraan, mempererat tali silaturahmi antara Kepolisian dan para tokoh agama, serta menghadirkan pelayanan Polri yang semakin humanis, dekat, dan berorientasi pada kepedulian masyarakat. (*)

Continue Reading

Berita

Tim Gabungan Polres Trenggalek Berhasil Evakuasi 4 Pendaki yang Terjebak Kebakaran di Gunung Orak arik

Published

on

TRENGGALEK – Personel Polres Trenggalek Polda Jatim bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi Empat pelajar dari SMP Negeri 4 Trenggalek yang sempat terjebak di area hutan Gunung Orak-arik, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, saat terjadi kebakaran hutan dan lahan pada Sabtu ( 8/8/2026).

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. melalui Kasihumas AKP Katik, S.H., mengatakan Keempat pelajar tersebut tidak bisa turun dari lokasi karena tali yang digunakan sebagai akses naik dan turun telah putus.

Pada saat yang bersamaan, asap tebal dan kobaran api masih terlihat di sejumlah titik yang sedang proses pemadaman oleh tim gabungan.

“Setelah menerima informasi dari warga, kita langsung koordinasikan dengan semua stakeholder dan lanjut bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi adik – adik kita yang terjebak saat pendakian,” kata AKP Katik, Senin (10/8/2026).

Menurut AKP Katik,proses evakuasi dilakukan secara hati-hati lantaran medan menuju lokasi cukup curam dan kondisi tersebut semakin berisiko karena titik api masih menyala merembet di kawasan hutan.

“Evakuasi menggunakan tali dan langsung kita bawa ke tempat yang lebih aman untuk dilakukan pertolongan dan pengecekan kesehatan,” terang AKP Katik.

Petugas kemudian menghubungi pihak keluarga dan mengantarkan keempat pelajar tersebut ke rumah masing-masing.

Sementara itu upaya pemadaman dan pelokalisiran di Gunung Orak arik tersebut terus dilakukan hingga sekitar pukul 17.30 WIB, Api kemudian berhasil dikendalikan.

AKP Katik juga menghimbau warga agar tidak sembarangan membakar sampah pada musim kemarau, dan jika mengetahui kebakaran segera melaporkan melalui call center 110 bebas pulsa. (*)

Continue Reading

Berita

E-Sports Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Gen Z Kembangkan Potensi di Ekosistem Digital

Published

on

Jakarta – E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ajang ini juga menjadi bagian dari semangat Polri Youth Movement: Polri Indonesia Emas 2045 yang mendorong kolaborasi pemerintah, Polri, komunitas, dan sektor swasta dalam menyiapkan talenta muda.

Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Adex Yudiswan mengatakan, penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan bentuk kolaborasi untuk memberikan ruang sekaligus edukasi kepada generasi Z dan generasi Alpha mengenai peluang di industri esports.

“Esports ini bukan hanya tentang menjadi atlet. Ada ekosistem yang luas, mulai dari caster, pembawa acara, atlet, pembuat gim, event organizer, hingga UMKM yang menyediakan merchandise,” kata Adex di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Menurut Adex, pemerintah perlu memberikan gambaran yang utuh kepada generasi muda mengenai peluang di dunia digital, khususnya di tengah perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) yang berpotensi mengubah kebutuhan dan peluang pekerjaan.

“Di tengah gempuran teknologi AI yang berpotensi menggerus peluang kerja adik-adik Gen Z dan Gen Alpha, tugas kami sebagai pemerintah adalah memberikan gambaran bahwa ada banyak peluang di dunia digital yang bisa dibangun,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan minat terhadap esports tetap harus berjalan seimbang dengan pendidikan. Literasi yang diberikan Polri melalui jajaran di tingkat Polres hingga Polda menekankan agar sekolah tetap menjadi prioritas utama, sedangkan gim menjadi prioritas pendukung.

“Sekolah tetap primer, gim sekunder. Harapannya mereka bisa sukses secara akademik sekaligus mampu meraih peluang karier di bidang esports maupun bidang lainnya,” tutur Adex.

Sementara itu, Ketua Umum IESPA Ibnu Sulistyo Riza Pradipto mengapresiasi penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 yang dinilai memberikan kesempatan bagi para gamers amatir untuk tampil di panggung nasional.

“Teman-teman gamers, khususnya kategori amatir, sebelumnya tidak pernah bermimpi bisa bertanding di acara sebesar ini. Ini menjadi bukti nyata tagline ‘Dream to Become’ benar-benar terwujud,” kata Ibnu.

Ia menilai kolaborasi antara Polri, IESPA, jajaran Polda, komunitas, dan berbagai pihak menjadi langkah positif untuk membangun ekosistem esports nasional. Ia juga menyambut baik komitmen Kapolri agar kegiatan tersebut dapat terus berkelanjutan.

Apresiasi juga disampaikan kreator konten sekaligus perwakilan Gen Z, Willy Salim. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap esports memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan prestasi melalui bidang yang dekat dengan kehidupan mereka.

“Dulu, waktu saya masih sekolah, jika ada acara seperti ini pasti akan sangat saya nantikan. Kapan lagi anak sekolah bisa membuktikan prestasinya di bidang gim dan didukung langsung oleh pemerintah?” ujar Willy.

E-Sports Kapolri Cup 2026 sebelumnya telah menjadi bagian dari rangkaian Polri Youth Movement yang melibatkan peserta dari berbagai daerah. Selain kompetisi, rangkaian kegiatan juga menghadirkan sejumlah side event untuk memperkenalkan berbagai peluang dalam industri esports sekaligus memperkuat literasi digital bagi generasi muda.

Melalui penyelenggaraan tersebut, Polri mendorong esports tidak hanya dipandang sebagai aktivitas hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi dan industri kreatif digital yang dapat menjadi ruang tumbuh bagi talenta muda menuju Indonesia Emas 2045.

Continue Reading

Trending