Connect with us

Berita

Netizen Penasaran ‘Untuk Apa Robot Polisi’, Ini Jawabannya

Published

on

gambar whatsapp 2025 06 30 pukul 21.39.20 3e0fc1e2

Masyarakat Indonesia dibuat gempar dengan kehadiran robot-robot dalam gladi kotor acara Hari Bhayangkara ke-79 di Monas, Jakarta Pusat (Jakpus) pekan lalu. Robot-robot yang dimaksud adalah robot humanoid, robot dog, robot tank, ropi, hingga robot agriculture.

Tujuan penggunaan robot, ketakjuban pada kecanggihan hingga sumber anggaran pengadaan robot-robot tersebut menjadi pembahasan. Lalu sebenarnya apa maksud dari kehadiran robot-robot tersebut?

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan kehadiran robot menjadi gambaran modernisasi Polri. Sandi menuturkan kepolisian di negara-negara maju sudah mulai menggunakan robot, bahkan beberapa negara di kawasan ASEAN juga telah bersiap untuk menggunakan robot dalam rangka memaksimalkan kinerja.

“Antusias masyarakat terhadap demo robot saat gladi Hari Bhayangkara ke-79 di Monas benar-benar luar ekspektasi kami. Kami sangat berterima kasih khususnya kepada para orang tua yang telah mengajak anak-anak mereka untuk menyaksikan secara langsung robot humanoid, robodog, dan ropi. Dari hari ke hari Monas ramai dengan masyarakat yang mau melihat robot tersebut. Tapi kami tentu pahami betul masyarakat bertanya-tanya untuk apa robot-robot ini?” kata Sandi kepada wartawan, Senin (30/6/2025).

Sandi menuturkan Polri berupaya adaptif dengan perkembangan teknologi dengan mengedepankan kemitraan serta kolaborasi bersama seluruh komponen anak bangsa. Di sisi yang lain pengembangan robot juga disebut sejalan dengan penguatan SDM, sains, dan teknologi yang termaktub dalam Asta Cita Presiden.

“Tahun 2030 ‘wajah’ kepolisian di sejumlah negara akan diwarnai kehadiran robot-robot yang dinilai efektif untuk tugas kepolisian. Thailand sudah memperkenalkan robot humanoidnya, Dubai sudah men-declare juga soal pemanfaatan robot untuk membantu tugas-tugas kepolisian. Bahkan Cina sudah uji coba robot polisi untuk patroli. Singapura mengembangkan kecoak cyborg untuk kegiatan SAR (search and rescue),” papar Sandi memberi contoh negara-negara yang memiliki proyeksi penggunaan robot.

“Memang di kita masih awam, Hari Bhayangkara menjadi momen pertama Polri memperkenalkan robot-robot ini,” imbuh Sandi.

Sandi menjelaskan dalam rencana strategis Polri tahun 2025 hingga 2045, kehadiran robot-robot tersebut telah dibahas. Bahkan untuk anggaran tahun 2026, Polri telah memasukan pengadaan robodog.

“Renstra Polri 2025 sd 2045 tentang penggunaan robot dalam membantu tugas-tugas Polri sudah ada. Tahun 2026 sudah dianggarkan untuk robodog, kegunaan sama dengan K9, untuk mendeteksi bahan-bahan dan benda-benda berbahaya, namun lebih efektif karena tidak perlu kita beri makan setiap hari, tidak perlu proses latihan dengan tenaga pawang, tahan cuaca ekstrem dan sebagainya,” terang Sandi.

Lebih jauh, Sandi menjelaskan robot humanoid efektif untuk teknologi pemindaian wajah dan pemantauan pelanggaran lalu lintas secara elektronik. Sandi juga menyebutkan bahwa robot tersebut dapat lebih dinamis karena memiliki kemampuan bergerak bebas dan pandangan 360 derajat.

“Untuk robot humanoid hampir sama, untuk melakukan scanning, identifikasi biometrik Polri, pengenalan wajah di tempat-tempat keramaian, dan untuk pemantauan pada jalur-jalur rawan pelanggaran lalu lintas. Seperti saya sampaikan, robot tersebut sudah dipakai oleh Kepolisian China untuk membantu patroli kepolisian, Dubai juga sudah menggunakan robot untuk memberikan pelayanan perpanjangan SIM dan lainnya,” jelas Sandi.

Polri juga berharap robot-robot dapat berfungsi untuk pengawasan dan pemantauan di lokasi berbahaya seperti gedung terbengkalai atau area bencana; penanganan situasi berbahaya termasuk penjinakan bahan peledak dan penyanderaan; pencarian dan penyelamatan korban dalam bencana alam maupun kebakaran.

Yang menjadi harapan juga robot-robot dapat dikembangkan untuk mengoptimalkan tugas-tugas kepolisian dalam rangka harkamtibmas, pelayanan publik maupun penegakkan hukum yang lebih presisi, humanis, transparan dan akuntabel.

Gandeng Anak Bangsa Kembangkan Penggunaan Robot

Sebagai mitra Polri dalam mengembangkan robot, Direktur Utama PT SARI Teknologi Yohanes Kurnia Widjaja menambahkan robot-robot dihadirkan sesuai tantangan tugas Polri. Dia memberi gambaran soal robot K9 dan humanoid

“Kami membangun teknologi ini dengan menyesuaikan kebutuhan unik Polri,” kata Yohanes.

Dia memberi contoh, robot K9 atau i-K9 mampu bertahan selama 8 jam di cuaca ekstrem. Robot tersebut juga terintegrasi dengan AI.

“Contoh robot i- K9 kedepannya mampu bertahan 8 jam dalam cuaca ekstrem dan terintegrasi AI behavior analysis,” ujar Yohanes.

Pun robot humanoid yang masih terus dikembangkan dan diadaptasikan dengan kebutuhan tugas pelayanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Untuk robot Humanoid masih terus dipelajari dan dikembangkan sesuai kebutuhan kepolisian di masa depan. Kami masih memerlukan ribuan jam uji coba dan penyempurnaan algoritma sebelum mencapai tingkat operasional penuh,” jelasnya.

Sebelumnya Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo menyatakan robot tersebut akan menunjang kinerja Polri di masa depan. Mereka dirancang untuk mengambil peran di lokasi berbahaya.

“Robot-robot ini dimasa depan akan menjadi mitra strategis personel Polri. Mereka dirancang untuk mengambil peran di lokasi berisiko tinggi guna mengurangi paparan bahaya terhadap manusia, sekaligus meningkatkan akurasi operasi,” ucap Dedi dalam keterangan tertulis, Jumat (27/6).

Dia pun mengakui teknologi robotika ini masih dalam tahap pengembangan awal. “Kami mengakui bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan awal dan akan terus belajar dari praktik terbaik negara-negara maju,” sambung Dedi.

Upaya pengembangan robot juga disebut sejalan dengan penguatan SDM, sains, dan teknologi yang termaktub dalam Asta Cita. Pelibatan anak bangsa diyakini sebagai wujud pemberdayaan dan dukungan terhadap generasi muda yang berkecimpung di bidang teknologi robotik dan AI.

“Modernisasi Polri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan dukungan seluruh rakyat Indonesia. Kami berkomitmen menjalani proses ini dengan transparansi, termasuk belajar dari mitra internasional dan melaporkan perkembangan riset secara berkala. Teknologi ini hadir untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepolisian,” pungkas Dedi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Patroli Dialogis Polsek Grati Hadirkan Pelayanan Presisi, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Grati Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis di Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (30/7/2026).

 

Kegiatan patroli dialogis tersebut dilakukan dengan menyambangi warga yang sedang beraktivitas untuk menjalin komunikasi secara langsung sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Petugas juga mengajak masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

 

Selain memberikan imbauan, personel Polsek Grati turut menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar. Suasana dialog yang hangat diharapkan mampu mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

 

Kapolsek Grati AKP Prasetyo Budiarto mengatakan, patroli dialogis merupakan bentuk pelayanan Presisi Polri yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat sekaligus sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

 

“Patroli dialogis merupakan komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, kami mengajak seluruh warga agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitarnya, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Prasetyo Budiarto.

 

Polsek Grati akan terus mengintensifkan patroli dialogis sebagai upaya preventif sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, sehingga tercipta rasa aman dan kepercayaan publik terhadap pelayanan Kepolisian.

Continue Reading

Berita

Polsek Kraton Intensifkan Patroli Harkamtibmas Siang Hari Demi Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), personel Polsek Kraton melaksanakan patroli siang hari pada Kamis, 30 Juli 2026 di Jalan Raya Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Patroli dilakukan dengan menyusuri jalur utama serta titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, personel berdialog dengan warga dan pengguna jalan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas.

 

Selain memantau situasi, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan melalui Call Center Polri 110 atau langsung ke Polsek Kraton. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan setiap laporan dari masyarakat.

 

Kapolsek Kraton AKP Moch Soleh mengatakan bahwa patroli siang hari merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

 

“Patroli Harkamtibmas kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, sehingga situasi di wilayah Kecamatan Kraton tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKP Moch Soleh.

 

Melalui kegiatan patroli ini, Polsek Kraton menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan profesional dalam menciptakan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.

Continue Reading

Berita

Kapolres Pasuruan Kota Lakukan Pengecekan SPPG, IPAL, Dan Inovasi Pengelolaan Limbah Berbasis Eco Enzim

Published

on

Polresta Pasuruan – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H. melaksanakan pengecekan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada, Kota Pasuruan, pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh operasional SPPG berjalan optimal, mulai dari proses penyediaan makanan bergizi, sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga inovasi pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota didampingi Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yockbeth Wally, S.I.K., para Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota, Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota, Kepala SPPG Polres Pasuruan Kota beserta seluruh staf.

 

Peninjauan diawali dengan melihat langsung proses operasional SPPG, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan makanan, kebersihan dapur, hingga distribusi makanan bergizi. Kapolres Pasuruan Kota memastikan seluruh proses dilaksanakan sesuai standar kebersihan, keamanan pangan, dan prosedur operasional yang telah ditetapkan.

 

Selain meninjau operasional dapur, Kapolres Pasuruan Kota juga melihat secara langsung sistem pengelolaan limbah organik yang diterapkan di SPPG. Limbah sayuran yang dihasilkan dari aktivitas dapur tidak dibuang begitu saja, tetapi diolah menjadi kompos yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

 

Sementara itu, limbah kulit buah dimanfaatkan untuk pembuatan Eco Enzim melalui proses fermentasi menggunakan campuran kulit buah, EM4, molase, dan air selama kurang lebih tiga bulan. Hasil fermentasi tersebut menghasilkan cairan Eco Enzim yang dimanfaatkan sebagai pendukung pengolahan limbah secara alami dan ramah lingkungan.

Selanjutnya, Kapolres Pasuruan Kota melakukan pengecekan terhadap sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memanfaatkan Eco Enzim dalam proses pengolahan limbah cair. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan limbah yang dihasilkan dari operasional SPPG dapat diolah dengan baik sebelum dimanfaatkan kembali.

 

Air hasil pengolahan IPAL kemudian dimanfaatkan sebagai tambahan nutrisi bagi tanaman hidroponik yang dibudidayakan di lingkungan SPPG Polres Pasuruan Kota. Inovasi tersebut menunjukkan bahwa limbah organik dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga mendukung konsep pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H. mengapresiasi inovasi yang diterapkan di SPPG Polres Pasuruan Kota dalam mengelola limbah secara terpadu dan bernilai guna.

 

“Kami ingin memastikan operasional SPPG berjalan sesuai standar, tidak hanya dalam penyediaan makanan bergizi, tetapi juga dalam pengelolaan limbahnya. Limbah sayuran dimanfaatkan menjadi kompos, sementara kulit buah diolah menjadi Eco Enzim yang digunakan untuk mendukung sistem IPAL dan memberikan tambahan nutrisi bagi tanaman hidroponik. Inovasi ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Kapolres Pasuruan Kota.

 

Menurut Kapolres Pasuruan Kota, pengelolaan limbah yang baik merupakan bagian dari pelayanan publik yang berkualitas. Melalui inovasi tersebut, Polres Pasuruan Kota tidak hanya mendukung program pemenuhan gizi, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik secara optimal.

 

Kapolres Pasuruan Kota berharap inovasi pengelolaan limbah berbasis kompos, Eco Enzim, IPAL, dan hidroponik ini dapat terus dikembangkan serta menjadi contoh penerapan pengelolaan lingkungan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di lingkungan Polri maupun instansi lainnya.

 

Melalui kegiatan pengecekan tersebut, Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, inovatif, dan berwawasan lingkungan sebagai implementasi Polri Presisi dalam mendukung program-program pemerintah demi mewujudkan masyarakat yang sehat, bersih, dan sejahtera.

Continue Reading

Trending