Connect with us

Berita

Polresta Banyuwangi Beri Beasiswa Anak Korban KMP Tunu Pratama Hingga SMA

Published

on

whatsapp image 2025 07 05 at 20.36.52 c1682fc7

BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi Polda Jatim memberikan perhatian khusus terhadap keluarga korban peristiwa tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Rabu malam (2/7).

Kisah pilu datang dari keluarga Elok Rumantini (33), salah satu korban meninggal dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya tersebut.

Elok yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kantin, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ia meninggalkan Dua anak yang kini berstatus yatim piatu.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra yang mendatangi rumah korban memberikan beasiswa pendidikan hingga jenjang SMA kepada anak pertama.

Sementara anak bungsunya yang masih berusia 4 tahun mendapatkan tawaran untuk bersekolah di PAUD Bhayangkara.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Kami turut berbela sungkawa berduka cita sedalam dalamnya atas meninggalnya Ibu Elok tentu kita semua prihatin dan kami juga turut menawarkan pendidikan bagi putri almarhumah,” ujar Kombes Pol Rama, Sabtu (5/7).

Selain itu,Kombes Pol Rama juga mendatangi rumah dari korban Eko Satriyo yang meninggal dalam pelukan putranya.

Ia meminta kepada seluruh keluarga korban untuk tabah dan turut mendoakan proses pencarian korban-korban lain yang masih belum diketemukan.

“Mohon doanya semoga pekerjaan kami semua tim SAR gabungan dilancarkan untuk bisa menemukan seluruh korban KMP Tunu Pratama Jaya yang masih hilang,” ujar Kombes Rama.

Sementara ketua Bhayangkari Cabang Banyuwangi Ny. Nova Rama Sampatam Putra menyebut, anjangsana tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kepedulian sosial Polresta Banyuwangi Polda Jatim yang terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat.

“Kami hadir untuk memberikan pendampingan psikososial pascabencana, selain dari upaya kepedulian sebagai wujud polri hadir untuk masyarakat,” tutur Nova.

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian oleh Tim SAR gabungan masih berlangsung.

Korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 36 orang, dengan 30 orang di antaranya ditemukan selamat dan 6 orang dinyatakan meninggal.

Dari 30 korban selamat, diketahui 21 orang merupakan warga asal Ketapang, Banyuwangi, dan 9 orang lainnya berasal dari Gilimanuk, Bali.

Data ini dikumpulkan dari laporan posko darurat yang didirikan oleh petugas gabungan di Pelabuhan Ketapang. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Lumajang Ungkap Sindikat Pencurian Rel Kereta Api, 3 Tersangka Diamankan

Published

on

LUMAJANG – Satreskrim Polres Lumajang Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian rel kereta api dan mengamankan tiga orang tersangka di wilayah Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Tiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial UG dan SB, warga Kecamatan Yosowilangun, serta RN, warga Kecamatan Tempeh, yang diduga berperan sebagai penadah hasil curian.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan warga yang menemukan sejumlah potongan rel kereta api disembunyikan di semak-semak di sekitar lahan tebu.

“Warga menemukan potongan besi rel milik PT KAI yang disembunyikan di pinggir lahan tebu. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan langsung kami tindak lanjuti,” ujar Ipda Suprapto, Sabtu (30/5/26).

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satreskrim Polres Lumajang melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi.

Hasilnya, pada dini hari petugas mendapati Dua orang pelaku datang menggunakan mobil pikap untuk mengambil potongan rel yang sebelumnya disembunyikan.

“Petugas melakukan pemantauan dan saat pelaku datang mengambil barang bukti menggunakan mobil pikap, keduanya langsung diamankan di lokasi,”kata Ipda Suprapto.

Dari tangan kedua pelaku, Polisi mengamankan enam potong rel kereta api dengan panjang antara 2,5 hingga 3 meter.

Selain itu, Polisi juga menyita tiga unit gergaji pemotong besi yang diduga digunakan untuk memotong rel kereta api tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku diduga melakukan pencurian dengan cara memotong rel menggunakan gergaji besi manual.

Setelah berhasil dipotong, rel kemudian disembunyikan di semak-semak sebelum diangkut menggunakan kendaraan.

Pengembangan penyelidikan kemudian mengarah kepada seorang penadah berinisial RN.

Polisi menemukan fakta bahwa potongan rel hasil curian tersebut dijual kepada RN dengan harga sekitar Rp.4.000 per kilogram.

“Mobil pikap yang digunakan untuk mengangkut rel tersebut juga diketahui merupakan milik tersangka penadah,” ungkap Ipda Suprapto.

Lebih lanjut, Ipda Suprapto menjelaskan bahwa rel kereta api yang dicuri berasal dari jalur kereta api yang sudah tidak aktif di wilayah Kecamatan Yosowilangun sehingga tidak mengganggu operasional maupun perjalanan kereta api.

“Itu merupakan jalur yang sudah tidak aktif, sehingga tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka UG dan SB dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang diancam pidana penjara maksimal tujuh tahun.

Sementara tersangka RN dijerat Pasal 591 KUHP tentang penadahan dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.

Polres Lumajang mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi melanggar hukum. (*)

Continue Reading

Berita

Wujud Nyata Dukungan Polri untuk Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Logowok Monitoring Lahan Jagung

Published

on

Pasuruan Kota – Sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional dan upaya mewujudkan swasembada pangan sebagaimana Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Aipda Hendra Winarto melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan lahan pertanian jagung milik kelompok tani binaan Polri yang berada di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di lahan pertanian jagung tersebut merupakan tindak lanjut arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan, Polri terus berupaya mendukung dan mengawal program pemerintah di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas pangan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Hendra Winarto melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung, memastikan kondisi lahan tetap terawat, serta berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui kondisi pertanian dan berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan motivasi dan dukungan kepada petani agar terus semangat meningkatkan hasil pertanian.

Selain melakukan monitoring tanaman, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk terus menjaga kualitas perawatan tanaman serta memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal guna meningkatkan produktivitas hasil panen. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan bangsa. Karena itu, Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi para petani, memberikan motivasi dan dukungan agar produktivitas pertanian semakin meningkat. Kami berharap langkah ini dapat membantu mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Sukrisno.

Lebih lanjut, AKP Sukrisno menegaskan bahwa Polsek Pohjentrek akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan yang berkelanjutan kepada kelompok tani di wilayah binaannya.

Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara rutin, Polsek Pohjentrek berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, sektor pertanian diharapkan semakin berkembang sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Patroli Dialogis Polsek Kraton Sambangi Penjaga Perlintasan Kereta Api, Berikan Motivasi Kamtibmas dan Keselamatan Para Pengguna Jalan

Published

on

Polres Pasuruan Kota – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, anggota Polsek Kraton melaksanakan patroli dialogis di Perlintasan Kereta Api Raci, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (30/05/2026).

 

Kegiatan patroli tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus menjalin komunikasi dan mempererat sinergitas dengan petugas penjaga perlintasan kereta api yang setiap hari bertugas menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas di lokasi tersebut.

 

Dalam pelaksanaannya, anggota Polsek Kraton berdialog secara langsung dengan penjaga perlintasan kereta api guna menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas. Petugas juga mengimbau agar setiap perkembangan situasi maupun potensi gangguan keamanan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

 

Selain itu, anggota patroli memberikan motivasi kepada petugas penjaga perlintasan agar tetap semangat dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Peran penjaga perlintasan dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun insiden di jalur perlintasan kereta api.

 

Petugas patroli juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan para pengguna jalan dengan memastikan prosedur pengamanan perlintasan berjalan dengan baik serta mengedukasi masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak menerobos palang pintu saat kereta api akan melintas.

 

Kapolsek Kraton AKP Rio Sagita mengatakan bahwa perlintasan kereta api merupakan salah satu titik yang memerlukan perhatian dan kewaspadaan bersama. Oleh karena itu, Polsek Kraton secara rutin melaksanakan patroli dialogis guna memperkuat sinergi dengan petugas penjaga perlintasan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

 

“Perlintasan kereta api merupakan salah satu titik yang memerlukan perhatian dan kewaspadaan bersama. Melalui patroli dialogis ini, kami mengajak petugas penjaga perlintasan untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Sinergi antara Polri, petugas perlintasan, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Kraton,” ujar AKP Rio Sagita.

 

Kegiatan patroli dialogis ini mendapat respons positif dari petugas penjaga perlintasan yang merasa terbantu dengan kehadiran anggota Polri di lapangan. Selain memberikan rasa aman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun risiko kecelakaan di sekitar jalur perlintasan kereta api.

 

Melalui kegiatan patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Kraton berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading

Trending