Connect with us

Berita

Hari ke-6 Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Pasuruan Kota Catat Hampir 2.000 Pelanggaran, Roda Dua Masih Dominan

Published

on

whatsapp image 2025 07 19 at 16.02.36

Polresta Pasuruan – Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Pasuruan Kota terus menggencarkan penindakan serta pembinaan terhadap para pengguna jalan yang melanggar peraturan lalu lintas.

Operasi yang berlangsung mulai 14 hingga 27 Juli 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, menciptakan ketertiban di jalan raya, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Hingga tanggal 19 Juli 2025, tercatat total 1.954 pelanggaran yang telah ditindak oleh petugas. Penindakan tersebut terbagi atas 698 pelanggaran melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis, 717 pelanggaran ETLE mobile, dan 539 pelanggaran melalui tilang manual.

Selain itu, sebanyak 500 teguran lisan juga telah diberikan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan.

Barang bukti dari hasil penindakan tersebut diamankan di dua lokasi, yakni Kantor Satlantas Polres Pasuruan Kota serta Kantor Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Pasuruan, sebagai bagian dari prosedur hukum yang berlaku.

Jenis Pelanggaran Didominasi Pengendara Roda Dua
Dari klasifikasi jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran, sepeda motor (R2) masih menjadi penyumbang pelanggaran terbanyak dengan 1.670 perkara, sementara mobil penumpang (R4) tercatat sebanyak 272 perkara, dan kendaraan barang hanya 12 perkara. Tidak ditemukan pelanggaran yang melibatkan bus maupun kendaraan khusus (ransus).

Jenis pelanggaran terbanyak yang dilakukan pengendara roda dua adalah tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), yang mencapai 1.079 perkara. Disusul oleh kategori pelanggaran “lain-lain” seperti kendaraan tanpa kelengkapan teknis, spion tidak standar, knalpot brong, dan sebagainya sebanyak 509 perkara.

Pelanggaran oleh pengendara di bawah umur juga cukup signifikan, yaitu 82 perkara selama enam hari operasi. Sementara pada pengendara roda empat, pelanggaran yang mendominasi adalah tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt) dengan 284 perkara.

Tidak ditemukan pelanggaran pada kategori seperti melawan arus, menggunakan HP saat mengemudi, melebihi batas kecepatan, atau berkendara di bawah pengaruh alkohol pada kendaraan roda empat selama periode tersebut.

Upaya Humanis dan Preventif Tetap Dilakukan
Meski penindakan tetap berjalan tegas, Polres Pasuruan Kota menekankan bahwa pendekatan humanis dan edukatif terus dikedepankan.

Kasat lantas Polres Pasuruan Kota AKP Yulian Putra Prasviawan S.T.K., S.I.K. mengaskan kepada petugas untuk memberikan teguran kepada pelanggar yang masih bisa dibina secara langsung di lapangan tanpa harus dikenakan tilang. Hal ini dilakukan guna menumbuhkan kesadaran dari dalam diri masyarakat, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi.

“Dalam operasi ini kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, namun tetap memberikan sanksi kepada pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan,” terang Kasat Lantas.

Pihak kepolisian juga menggandeng media, komunitas, dan tokoh masyarakat untuk menyosialisasikan pentingnya tertib berlalu lintas kepada masyarakat umum.

Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Pasuruan Kota mengimbau masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, dan mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.

Dengan sisa waktu pelaksanaan hingga 27 Juli 2025, Polres Pasuruan Kota akan terus melakukan operasi secara intensif di berbagai titik strategis di wilayah hukumnya.

Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan dan menciptakan jalan yang aman dan nyaman untuk semua.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Satlantas Polres Pasuruan Kota Berbagi untuk Negeri, Serahkan Alat Semprot Pertanian kepada Kelompok Tani Dusun Kepel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Pasuruan Kota, 19 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80,

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan berupa alat semprot pertanian kepada kelompok petani di Dusun Kepel, Kota Pasuruan, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di area persawahan Dusun Kepel tersebut dihadiri oleh personel Satlantas Polres Pasuruan Kota serta para petani setempat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.

Bantuan berupa alat semprot pertanian diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas perawatan tanaman dan meringankan beban para petani dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di lahan pertanian.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada tugas kepolisian di bidang keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi kesempatan bagi kami untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Melalui bantuan alat semprot pertanian ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para petani serta mendukung produktivitas pertanian di wilayah Kota Pasuruan. Polri akan terus hadir dan berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di berbagai sektor,” ujar AKP Amrullah Setiawan.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, termasuk di lingkungan pedesaan dan kawasan pertanian.

Sementara itu, salah satu perwakilan kelompok tani Dusun Kepel menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satlantas Polres Pasuruan Kota.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Satlantas Polres Pasuruan Kota atas bantuan alat semprot pertanian ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menunjang pekerjaan di sawah. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain menyerahkan bantuan, personel Satlantas Polres Pasuruan Kota juga berdialog dengan para petani untuk mendengarkan berbagai aspirasi serta kondisi yang dihadapi masyarakat di sektor pertanian.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan warga.

Dengan mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat guna mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera.

Continue Reading

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke – 80, Polres Jember Berbagi Paket Sembako untuk Ojol

Published

on

JEMBER – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Polres Jember Polda Jatim menggelar berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.

Kali ini melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polres Jember berbagi paket sembako kepada komunitas ojek online (Ojol).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata mengatakan ada 100 paket sembako yang dibagikan sebagai bentuk kepeduliannya kepada para pengemudi Ojol dalam menyambut Hari Bhayangkara ke -80.

AKP Bagas menyebut, komunitas Ojol di Jember selama ini telah menjadi bagian dari mitra Polri dalam menjaga Kamtibmas serta pelopor tertib lalu lintas.

“Rekan – rekan ojol adalah mitra kami dalam menjaga Kamtibmas dan pelopor tertib berlalu lintas,”ungkap AKP Bagas, Kamis (18/6/2026).

Kogiatan sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam hal ini Polres Jember Polda Jatim senantiasa hadir, dekat dan peduli terhadap kebutuhan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi Ojol.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan membantu sedikit meringankan beban rekan – rekan Ojol,” ungkap AKP Bagas.

Melalui kegiatan sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini pula, AKP Bagas berharap hubungan yang erat antara Polri dan masyarakat tetap terjaga, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Polri untuk Masyarakat” tidak hanya menjadi slogan, tetapi kami akan terus berupaya mewujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” pungkas AKP Bagas. (*)

Continue Reading

Berita

Salut, Personel Polres Blitar Bersihkan Sampah Usai Layanan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

Published

on

BLITAR – Tak hanya bertanggung jawab dalam pelayanan pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum oleh massa yang mengatasnamakan Sobat MBG, personel Polres Blitar Polda Jatim juga menunjukkan aksi peduli kebersihan lingkungan.

Hal itu tampak puluhan personel Polres Blitar membersihkan sampah usai massa membubarkan diri dari kawasan Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (18/6/2026).

Plt Kabag Ops Polres Blitar, AKP Sony Suhartanto S.H yang memimpin layanan pengamanan aksi mengatakan, personel yang terlibat pengamanan langsung melakukan pembersihan sampah di sekitar area alun-alun dan kantor Pemerintah Kabupaten Blitar.

“Ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut,” ungkap AKP Sony.

Ia menegaskan bahwa selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Polri juga memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan termasuk fasilitas umum.

“Semoga rasa peduli bersih lingkungan ini dapat menjadi panutan bagi masyarakat,” pungkasnya

Seperti diketahui, ratusan pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab Blitar Jawa Timur, Kamis (18/6/2026).

Massa yang mengatasnamakan Sobat MBG menilai program tersebut membawa manfaat ekonomi dan gizi sehingga harus tetap dilanjutkan. (*)

Continue Reading

Trending