Connect with us

Berita

Kapolda Jatim Tinjau Titik Kerusakan di Kediri Raya, Himbau Masyarakat Turut Jaga Kamtibmas

Published

on

img 20250905 wa0010

img 20250905 wa0010

KEDIRI – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., turun langsung ke Kabupaten dan Kota Kediri pada Kamis (4/9) untuk memantau situasi pascakerusuhan yang terjadi akhir pekan lalu.

Kapolda Jatim didampingi Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Jatim, Kombes Pol.Jimmy Agustinus Anes
Kepala Biro SDM, Kombes Pol Ari Wibowo, Kepala Biro Logistik (Karolog), Kombes Pol Dirmanto dan Dirintel Kombes Pol. Nanang Juni Mawanto.

Aksi anarkis oleh massa saat aksi demo tersebut meninggalkan jejak berupa penjarahan, perusakan, hingga pembakaran sejumlah fasilitas publik.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Kediri Kapolda Jatim disambut oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan meninjau Mapolres Kediri,Pos Polisi Ringin Budho dan Kantor Samsat Katang di Pare.

Kapolda Jatim juga berdialog dengan aparat di lapangan dan memberikan arahan terkait pengamanan wilayah ke depan.

“Situasi di Kabupaten Kediri harus segera kembali normal. Kami pastikan kejadian serupa tidak akan terulang. Personel gabungan TNI–Polri sudah ditempatkan untuk mengamankan objek vital dan menjaga pelayanan masyarakat,” tegas Kapolda Jatim.

Irjen Nanang juga memastikan kepolisian serius mengusut kasus ini.

Tim gabungan penyidik dari Polda Jatim dan Polres Kediri kini tengah bekerja mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV demi mengidentifikasi para pelaku.

Selain aspek penegakan hukum, kunjungan ini dimaksudkan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat.

Kapolda Jatim meminta warga tetap tenang, tidak terprovokasi isu liar, dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait kelompok perusuh.

Irjen Pol Nanang menekankan pentingnya menjaga kondusifitas agar masyarakat bisa beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

“Harusnya kalau memang mau menyampaikan aspirasi, ya dengan cara yang santun. Jangan sampai memaksakan dengan cara destruktif, karena yang rugi justru semua pihak,” kata Kapolda Jatim.

Ia juga meminta pemerintah daerah bersama kepolisian memaksimalkan pengamanan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Selain di wilayah Kabupaten Kediri, Kapolda Jatim beserta rombongan juga meninjau wilayah Kota Kediri.

Di Kota Kediri, Kapolda Jatim disambut Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra dan Walikota Kediri,Vinanda Prameswati meninjau sejumlah lokasi yang terdampak kerusuhan pascademo beberapa hari lalu.

Setidaknya ada Tiga lokasi yang dikunjungi oleh Kapolda Jatim di wilayah hukum Polres Kediri Kota antara lain,kantor Satlantas Polres Kediri Kota,Mapolsek Kediri Kota dan Mako Polres Kediri Kota.

Beberapa fasilitas di Tiga lokasi tersebut mengalami kerusakan akibat aksi anarkis yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025) lalu.

Walikota Kediri,Vinanda Prameswati menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran Kapolda Jatim dan rombongan yang meninjau beberapa fasum yang rusak akibat aksi anarkis.

Menurut Walikota Kediri, hal itu dapat membawa semangat baru bagi jajaran kepolisian di wilayah.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kapolda Jawa Timur. Kehadiran beliau menjadi motivasi penting untuk memulihkan kondisi pasca kerusuhan,” kata Vinanda.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra yang menyambut baik kunjungan Kapolda Jatim.

Menurutnya, arahan dan perhatian langsung dari pimpinan memberi motivasi bagi jajaran kepolisian.

“Beliau memberikan motivasi dan semangat kepada anggota untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Probolinggo Siagakan Personel Layanan Pengamanan Yadnya Kasada di Gunung Bromo

Published

on

PROBOLINGGO,— Puluhan personel Polres Probolinggo Polda Jawa Timur (Jatim) disiagakan di beberapa titik kawasan Gunung Bromo,Minggu (31/5/26).

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, personel tersebut disiagakan untuk pelayanan pengamanan Upacara Ritual Yadnya Kasada Tahun 2026 oleh masyarakat Tengger.

AKBP Latif menerangkan upacara adat tahunan itu dipusatkan di Pura Luhur Poten dan Kawah Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/5/2026) hingga Senin (1/6/2026).

Kapolres Probolinggo menyebut, sebanyak lebih kurang 92 personel telah disebar untuk pengamanan jalur, pengamanan lokasi (tempat pengukuhan, lautan pasir, pure dan kawah Bromo tempat buang sesaji ) dan pengawalan tamu VVIP.

“Pengamanan kami lakukan secara terbuka dan tertutup dengan menempatkan personel di titik strategis untuk menjamin kegiatan masyarakat Tengger berjalan lancar dan kondusif,” terang AKBP Latif, Sabtu (30/5/26).

Selain menerjunkan personel, Polres Probolinggo juga berkoordinasi dan berkolaborasi dengan lintas sektor demi kelancaran dan keamanan kegiatan tersebut.

AKBP Latif mengimbau masyarakat dan umat yang mengikuti kegiatan untuk menjaga ketertiban, tidak membawa sound system, petasan, maupun menggunakan knalpot tidak standar (bising).

“Mari kita hormati tradisi sakral masyarakat Tengger ini dengan menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegas AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan kawasan Gunung Bromo dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu jalannya prosesi adat maupun merusak kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Diketahui, Yadnya Kasada adalah merupakan tradisi sakral masyarakat Tengger yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus penghormatan kepada leluhur masyarakat Tengger.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Semeninga/Wiwit, dilanjutkan Mendak Tirta dan Atur Suguh di kawasan Tengger.

Selanjutnya masyarakat Tengger akan melaksanakan Pawedalan di Pura Luhur Poten serta Malam Resepsi Yadnya Kasada 2026 di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Puncak Upacara Ritual Yadnya Kasada akan berlangsung di Pura Luhur Poten dan prosesi labuh sesaji di Kawah Gunung Bromo pada Senin (1/6/2026) dini hari.

Dalam rangka menjaga kekhusyukan dan kelancaran kegiatan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan melakukan penutupan sementara kawasan wisata Gunung Bromo mulai 30 Mei hingga 2 Juni 2026 bagi wisatawan umum. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Malang Amankan Tersangka Penganiayaan di Warung Seafood Singosari

Published

on

MALANG – Satreskrim Polres Malang Polda Jatim mengamankan tersangka kasus penganiayaan yang terjadi di sebuah warung seafood di kawasan Singosari, Kabupaten Malang.

Seorang pria berinisial KE (51), Singosari, diamankan Polisi setelah diduga melukai korban menggunakan senjata tajam (Sajam) berupa golok.

Peristiwa itu terjadi di Warung Seafood di Jalan Raya Mondoroko, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, pada Jumat (22/5/2026) malam.

Korban diketahui berinisial DTP (26), warga Kabupaten Ngawi, mengalami luka robek pada lengan dan telinga kiri akibat sabetan senjata tajam.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan pelaku berhasil diamankan petugas gabungan dari Polsek Singosari dan Resmob Polres Malang pada Selasa (26/5/2026).

“Tersangka sudah kami amankan berikut barang bukti berupa satu bilah golok yang diduga digunakan saat melakukan penganiayaan,” kata AKP Bambang Subinajar, dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

AKP Bambang menjelaskan, kejadian bermula saat korban bersama sejumlah rekannya berada di warung seafood tersebut.

Diduga terjadi kesalahpahaman yang berujung cekcok antara korban dan tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan dipicu perselisihan saat berada di lokasi, kemudian tersangka menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka robek di bagian lengan dan telinga,” jelas AKP Bambang.

Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Selain mengamankan pelaku, Polisi juga menyita satu bilah golok sepanjang sekitar 37 sentimeter dengan gagang kayu sebagai barang bukti.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Singosari. Polisi juga telah memintai keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan.

“Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan pasal tindak pidana penganiayaan, kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aksi kekerasan hanya karena emosi, utamakan mediasi dan kekeluargaan,” pungkas AKP Bambang. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Lumajang Ungkap Sindikat Pencurian Rel Kereta Api, 3 Tersangka Diamankan

Published

on

LUMAJANG – Satreskrim Polres Lumajang Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian rel kereta api dan mengamankan tiga orang tersangka di wilayah Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Tiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial UG dan SB, warga Kecamatan Yosowilangun, serta RN, warga Kecamatan Tempeh, yang diduga berperan sebagai penadah hasil curian.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan warga yang menemukan sejumlah potongan rel kereta api disembunyikan di semak-semak di sekitar lahan tebu.

“Warga menemukan potongan besi rel milik PT KAI yang disembunyikan di pinggir lahan tebu. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan langsung kami tindak lanjuti,” ujar Ipda Suprapto, Sabtu (30/5/26).

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satreskrim Polres Lumajang melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi.

Hasilnya, pada dini hari petugas mendapati Dua orang pelaku datang menggunakan mobil pikap untuk mengambil potongan rel yang sebelumnya disembunyikan.

“Petugas melakukan pemantauan dan saat pelaku datang mengambil barang bukti menggunakan mobil pikap, keduanya langsung diamankan di lokasi,”kata Ipda Suprapto.

Dari tangan kedua pelaku, Polisi mengamankan enam potong rel kereta api dengan panjang antara 2,5 hingga 3 meter.

Selain itu, Polisi juga menyita tiga unit gergaji pemotong besi yang diduga digunakan untuk memotong rel kereta api tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku diduga melakukan pencurian dengan cara memotong rel menggunakan gergaji besi manual.

Setelah berhasil dipotong, rel kemudian disembunyikan di semak-semak sebelum diangkut menggunakan kendaraan.

Pengembangan penyelidikan kemudian mengarah kepada seorang penadah berinisial RN.

Polisi menemukan fakta bahwa potongan rel hasil curian tersebut dijual kepada RN dengan harga sekitar Rp.4.000 per kilogram.

“Mobil pikap yang digunakan untuk mengangkut rel tersebut juga diketahui merupakan milik tersangka penadah,” ungkap Ipda Suprapto.

Lebih lanjut, Ipda Suprapto menjelaskan bahwa rel kereta api yang dicuri berasal dari jalur kereta api yang sudah tidak aktif di wilayah Kecamatan Yosowilangun sehingga tidak mengganggu operasional maupun perjalanan kereta api.

“Itu merupakan jalur yang sudah tidak aktif, sehingga tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka UG dan SB dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang diancam pidana penjara maksimal tujuh tahun.

Sementara tersangka RN dijerat Pasal 591 KUHP tentang penadahan dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.

Polres Lumajang mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi melanggar hukum. (*)

Continue Reading

Trending