Connect with us

Berita

Hadapi Musim Hujan, Polres Tanjung Perak Siapkan Penanggulangan Bencana

Published

on

SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melaksanakan Rapat Koordinasi (rakor) kesiapsiagaan bencana bertepatan di

Musim penghujan saat ini diprediksi bakal menyebabkan sejumlah kejadian seperti banjir rob khususnya di wilayah pesisir Surabaya.

Untuk menghadapi kondisi cuaca yang buruk, Polres Tanjung Perak bersama Dinas terkait dan stake holder yang ada telah menyiapkan personel, alat, serta pola – pola penyelamatan warga bila sewaktu – terjadi bencana.

Hal itu seperti dikatakan Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait, S.I.K, M.I.K. Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam memimpin rakor siaga bencana di Aula Sanika Satya Wada Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada Jumat (14/10/22) yang lalu.

Rakor tersebut juga diikuti oleh Ditpolairud Polda Jatim, Kabag Ops, KA BPBD diwakili Sekrestaris BPBD, Wakil Ka Basarnas, Danramil, dan Bakesbangpol Surabaya.

Sementara itu AKBP Anton Elfrino Trisan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengungkapkan dalam rakor penanggulangan bencana ini pihaknya juga berkondisi dengan Astra Gatra di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Ada 14 titik pemantauan debit air untuk mengantisipasi perubahan cuaca extrim yang saat ini memasuki musim hujan biasanya rawan bencana banjir rob, terhadap kondisi penghujan,” kata AKBP Anton.

Kapolres Tanjung Perak ini juga menegaskan untuk mengantisipasi adanya banjir rob, di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta di manapun kejadian tersebut para Kapolsek harus hadir dan membantu masyarakat yang terdampak banjir atau kejadian lain.

“Segera saya perintahkan pasukan pengurangan resiko bencana sekarang harus tiap hari keliling dan mengedukasi masyarakat sambil memberikan informasi,” tegas AKBP Anton.

Ia juga meminta pada seluruh anghota dan Polsek jajaran di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya rawan untuk apel siaga. TNI, Polri, PMI, SAR.

“Semua dikerahkan untuk kita benar-benar siaga,” tambah AKBP Anton.

Di 14 rawan bencana banjir, AKBP Anton meminta dilakukan persiapan personel serta penyebaran risiko bencana.

Tujuannya, agar tidak terjadi kepanikan warga dan terwujud kesiapsiagaan masyarakat.

Sementara itu, Sekrestaris BPBD Ridwan Mubarun mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG Juanda dan Maritim dikarenakan informasi dari BMKG sangat akurat.

“Musim peralihan atau pancaroba yang sangat dikuatirkan kemungkinan pada bulan November dan Desember yang dikarenakan sudah memasuki musim hujan lebat,” katanya.

Ridwan Mubarun mengungkapkan potensi rawan kejadian seperti pohon tumbang, atap rumah roboh, banjir genangan siap siaga apabila terjadi bencana.

“Maka dari itu kita menyediakan 7 posko terpadu posko dan 16 pos pantau yang sudah kita siapkan dengan perlengkapan dan peralatan tanggap bencana,” urai Ridwan.

Masih kata Ridwan, seperti kepala sekolah untuk mengecek bangunan sekolah, kemudian dari dinas kesehatan terutama puskesmas untuk mengecek bangunan dan fasilitas kesehatan, ketika terjadi adanya kejadian di Surabaya langsung bisa menghubungi cal center 112.

“Sekitar ada 16 pos pantau yang diisi oleh BPBD respon cepat apabila di butuhkan,” kata dia.

Ridwan menjelaskan seperti kejadian di bulan Januari ketika ada hujan Es di Wiyung pada sore hari, selain membatu masyarakat setempat kita juga di lokasi tersebut bisa mengatur lalu lintas sehingga tidak terjadi kemacetan di wilayah itu.

“BPBD dan Satpol PP siap membantu masyarakat yang membutuhkan ketika terjadi banjir rob atau kejadian lain yang dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (**)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jaga Produktivitas Pertanian, Bhabinkamtibmas Tambaklekok Turun Langsung ke Sawah

Published

on

 

 

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Tambaklekok, Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota turun langsung ke area persawahan untuk mendampingi petani padi pada Rabu, 26 Agustus 2026, di lahan sawah yang terletak di Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung produktivitas pertanian padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan kondisi tanaman padi di lahan persawahan serta berdialog dengan para petani mengenai perkembangan dan perawatan tanaman. Pendampingan ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga dan mengoptimalkan perawatan tanaman padi hingga memasuki masa panen.

 

Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga kondisi persawahan, khususnya kebersihan lahan, saluran pengairan, serta keamanan lingkungan sekitar. Para petani diimbau untuk terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan kendala yang dapat menghambat proses budidaya tanaman padi.

 

Kapolsek Lekok AKP H. Mawan Budi P. mengatakan bahwa pendampingan kepada petani padi merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan.

 

“Kami akan terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk hadir dan mendampingi para petani padi di wilayahnya. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, kami berharap tanaman padi dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil panen yang baik sehingga turut memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujar AKP H. Mawan Budi P.

 

Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung program Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan. Polsek Lekok berkomitmen untuk terus memperkuat pendampingan kepada petani padi serta mendorong terciptanya persawahan yang produktif, pertanian yang berkelanjutan, dan ketahanan pangan yang semakin kuat di wilayah Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Continue Reading

Berita

Polrestabes Surabaya Salurkan Paket Sembako Lewat Program ‘Luthfie.Daily Berbagi’

Published

on

SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis.

Mengusung semangat kedekatan dengan masyarakat, Polrestabes Surabaya Polda Jatim secara berkala menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan melalui program khusus bertajuk “Luthfie.Daily Berbagi’

Program gagasan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., menyasar warga kurang mampu di berbagai sudut wilayah Kota Pahlawan.

Dalam setiap pelaksanaannya, jajaran satuan fungsi, khususnya Sat Binmas Polrestabes Surabaya, bergerak menyambangi langsung permukiman warga untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Kali ini kegiatan sosial Luthfie.Daily Berbagi menyasar Tiga titik yang berada di wilayah Kecamatan Tegalsari, Gubeng, dan Wonokromo.

Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho, melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menyampaikan bahwa kehadiran personel Polrestabes Surabaya di lapangan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata Polri.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kepolisian tidak sebatas penegakan hukum, melainkan juga hadir memberikan kemanfaatan ekonomi bagi kehidupan sehari-hari warga yang kurang mampu,” jelas AKP Hadi Ismanto, Rabu (26/8/2028).

Di sela-sela pembagian sembako berupa kebutuhan bahan pokok penting seperti beras dan gula, Polrestabes Surabaya memanfaatkan momen untuk berdialog, mendengarkan keluh kesah, serta menyerap langsung aspirasi kamtibmas dari warga.

Langkah jemput bola ini mendapat respons positif dan senyum penuh syukur dari warga setempat.

Kehadiran Polisi dinilai tidak hanya meringankan beban pengeluaran dapur, tetapi juga memperkuat rasa aman di lingkungan mereka.

Melalui konsistensi program ‘Luthfie.Daily Berbagi’, Polrestabes Surabaya Polda Jatim berharap sinergi dan kepercayaan publik antara instansi kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat semakin kokoh demi terwujudnya situasi Kota Surabaya yang aman, tertib, dan kondusif

Kegiatan Luthfie.Daily Berbagi juga diharapkan menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat kedekatan dan semangat gotong royong dengan masyarakat. (*)

Continue Reading

Berita

Bantu Warga Selamatkan Harta Benda, Personel SAR Korbrimob Bergerak ke Satar Padut

Published

on

MANGGARAI TIMUR, NTT — Di tengah rumah-rumah warga yang masih terdampak bencana gempa bumi, upaya menyelamatkan barang berharga menjadi perhatian penting. Satuan Tugas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT bergerak membantu warga mengevakuasi barang dari rumah terdampak gempa di Kampung Nanga Lirang, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (26/8/2026).

Sebanyak 15 personel Satgas SAR yang ditempatkan di Sektor Lamba Leda Utara, di bawah pimpinan Ipda Alfonsius Anselmus S, bergerak menuju lokasi pada pukul 07.45 WITA. Kehadiran personel difokuskan untuk membantu warga mengamankan barang-barang berharga dari rumah yang terdampak bencana.

Proses evakuasi dilakukan dengan memperhatikan kondisi bangunan serta keselamatan warga dan personel. Barang-barang yang masih dapat diselamatkan dipindahkan dari rumah terdampak ke lokasi yang lebih aman.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan Korps Brimob Polri dalam mendampingi masyarakat terdampak gempa. Selain penanganan kedaruratan, upaya membantu warga mengamankan harta benda menjadi langkah penting untuk mengurangi kerugian akibat bencana.

Melalui kehadiran personel di lapangan, Brimob terus berupaya memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat di wilayah terdampak, sekaligus memastikan warga mendapatkan pendampingan dalam menghadapi situasi pascabencana.

Continue Reading

Trending