Connect with us

Berita

Polres Tulungagung Kembali Amankan 7 Terduga Pelaku Penganiayaan yang Melibatkan Pesilat

Published

on

TULUNGAGUNG – Komitmen dalam penegakan hukum, adalah salah satu upaya Polres Tulungagung dalam menangani kasus criminal termasuk yang melibatkan perguruan silat.

Jika buntut kasus penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok oknum pesilat di Ngadiluwih Kediri beberapa waktu lalu Polres Tulungagung,Polda Jatim mengamankan 12 tersangka, kini kembali Tim Macan Agung Polres Tulungagung,Polda Jatim bersama Polsek Gondang telah berhasil mengamankan 7 orang terduga pelaku penganiayaan yang melibatkan Pesilat.

Akibat ulah dari ke 7 orang oknum perguruan silat ini mengakibatkan ada satu orang warga dari perguruan Silat yang lain mengalami luka.

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra, SIK, MH, MSi mengungkapkan, ke 7 oknum pesilat tersebut melakukan penganiayaan di Area Persawahan masuk Ds. Gondosuli, Kec. Gondang, Kab. Tulungagung pada hari Kamis tanggal 3 Januari 2023 sekira pukul 00.30 Wib.

AKP Agung Kurnia Putra menjelaskan, ke 7 oknum pesilat tersebut melakukan penganiayaan terhadap anggota perguruan silat lain secara bersama sama di Area Persawahan masuk Ds. Gondosuli, Kec. Gondang, Kab. Tulungagung.

“Modusnya berawal dari rasa Fanatisme terhadap terhadap Perguruan Pencak Silat dan ketidak terimaan melihat Organisasi Pencak silat lain yang sedang menggunakan Atribut organisasi Perguruan lain berada dalam wilayah yang di klaim sebagai basis Perguruan mereka (kelompok pelaku),”jelas AKP Agung Kurnia,Kamis (12/1/23).

Sehingga para pelaku kata AKP Agung Kurnia, mendatangi korban untuk dibawa pergi keluar wilayah yang dianggap basis tersebut yang kemudian melakukan penganiayaan secara bersama-sama dan merampas Kaos milik korban sebagai wujud kebanggaan.

“Korban berinisial RAK, laki laki umur (17 th), alamat Kec. Bandung, Kab. Tulungagung, mengalami kekerasan fisik dan luka luka,”kata AKP Agung Kurnia.

Masih menurut Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra, dari kejadian penganiayaan tersebut, anggota Resmob Macan Agung Polres Tulungagung bersama Polsek Gondang Polres Tulungagung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penganiayaan.

Dari hasil Penyelidikan pada tanggal 9 Januari 2023 Pelaku berhasil diamankan dan di proses sidik sebanyak 7 (tujuh) orang 4 (empat) orang Dewasa dan 3 (tiga) di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Adapun inisial para pelaku diantaranya DFP,(22) warga Bago, DTPP (21) warga kauman, RA (19) warga kauman, AQ (21) warga pakel, dilakukan penahanan di Polres Tulungagung.

Sementara inisial BS (17) alamat Kauman FA (17) wara Kutoanya dan inisial YA (17) warga Panggungrejo Tulungagung. Tidak dilakukan penahanan namun kasus lanjut, karena masih dibawah umur

Dari penangkapan para pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa Hasil Visum Et Repertum, 1(satu) Unit Sepeda Motor Jenis Honda Beat Vagenta, 1(satu) buah Jemper Identitas perguruan milik korban

Kini ke 7 (tujuh) oknum pesilat tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal Pasal 76 C Jo 80 Ayat (1) UURI no 23 Tahun 2002 Sebagaimana diubah dengan UURI no 35 Tahun 2014 Sebagaimana diubah dengan UURI no 17 Tahun 2016 Tentang Peraturan Penetapan Pemerintah Pengganti UU no 1 Tahun 2016 Tentang perubahan ke dua atas UU no 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dan Atau Pasal 368 Jo 55 Ayat (1) Ke 1e KUH Pidana dan atau Pasal 170 Ayat (1), (2) Ke 1e KUH Pidana.

“Tersangka sebanyak 4 orang laki dewasa dilakukan penahanan di Rutan Polres Tulungagung sedangkan untuk 3 orang anak anak diwajibkan untuk lapor dan kasus tetap dilanjutkan,”pungkas AKP Agung Kurnia. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Polres Pasuruan Kota Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam suasana khidmat dan penuh makna, Polres Pasuruan Kota menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin pagi (17/8/2026), bertempat di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada, Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Upacara dipimpin langsung oleh Waka Polres Pasuruan Kota Kompol Yokhbeth Wally, S.I.K., dan diikuti oleh jajaran personel Polres Pasuruan Kota dengan penuh disiplin dan tertib. Seluruh rangkaian upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

 

Salah satu rangkaian penting dalam upacara tersebut adalah pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dibacakan langsung oleh Kompol Yokhbeth Wally, S.I.K. Momen tersebut menjadi pengingat akan sejarah perjuangan bangsa sekaligus nilai-nilai luhur kemerdekaan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

 

Peringatan detik-detik Proklamasi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, kebersamaan dan kecintaan terhadap Tanah Air. Bagi jajaran Polres Pasuruan Kota, nilai kemerdekaan diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Waka Polres Pasuruan Kota menekankan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas kepolisian.

 

“Peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum bagi kita untuk kembali menguatkan semangat pengabdian. Sebagai anggota Polri, mari kita isi kemerdekaan dengan bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kompol Yokhbeth Wally.

 

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan para pahlawan dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang disiplin, bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Setiap personel diharapkan mampu menjadikan semangat perjuangan tersebut sebagai motivasi dalam memberikan pelayanan terbaik.

 

Kompol Yokhbeth Wally juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

 

“Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari. Mari terus menjaga kekompakan, meningkatkan pelayanan, dan hadir di tengah masyarakat dengan sikap yang humanis serta penuh tanggung jawab,” tambahnya.

 

Melalui Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polres Pasuruan Kota meneguhkan komitmennya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Semangat kemerdekaan diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh personel untuk menjalankan tugas secara profesional, humanis, berintegritas dan penuh ketulusan.

Continue Reading

Berita

Patroli Presisi Polsek Pohjentrek Semarakkan Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan Intensif Jaga Kamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 diwujudkan jajaran Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota dengan meningkatkan kegiatan Patroli Presisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif.

 

Patroli Presisi dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026, di Jalan Raya Kejayan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan situasi kamtibmas serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

 

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno mengatakan, momentum kemerdekaan harus menjadi semangat bersama untuk memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

 

“Kami intensifkan patroli sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif,” ujarnya.

 

Menurut AKP Sukrisno, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan.

 

Melalui Patroli Presisi yang dilaksanakan secara intensif, Polsek Pohjentrek berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan dapat diwujudkan dengan menjaga persatuan, gotong royong, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Continue Reading

Berita

Patroli Presisi Polsek Kraton Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Turut Serta Jaga Harkamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, jajaran Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan Patroli Presisi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

 

Patroli Presisi dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026, di Jalan Raya Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Personel kepolisian menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

 

Kapolsek Kraton AKP Moch Soleh mengatakan, momentum kemerdekaan hendaknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban. “Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga diisi dengan kegiatan positif, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

 

AKP Moch Soleh juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Menurutnya, sinergi antara polisi dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

 

Melalui kegiatan Patroli Presisi tersebut, Polsek Kraton berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan dapat diwujudkan melalui persatuan, gotong royong, kepedulian, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harkamtibmas.

Continue Reading

Trending