KOTA MALANG – Dalam upaya meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur meluncurkan 2 unit Smartphone ETLE Mobile Handheld (EMH) di Polresta Malang Kota,Rabu (24/7/2024).
EMH merupakan alat khusus dan perangkat genggam berbasis teknologi informasi yang digunakan untuk menegakkan hukum terhadap pelanggar lalu lintas.
Pengoperasian EMH dilakukan oleh anggota Satlantas Polresta Malang Kota yang bergerak secara mobile ke wilayah-wilayah yang rawan pelanggaran dan tidak terjangkau oleh kamera ETLE Statis yang telah terpasang di beberapa traffic light di Kota Malang.
Berbentuk smartphone yang mudah dibawa ke mana saja, EMH memungkinkan petugas untuk merekam foto kendaraan pelanggar.
Data kendaraan dan pelanggarannya secara otomatis tercatat dan diproses di aplikasi Dashboard ETLE Nasional untuk mendapatkan validasi pelanggarannya.
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, menyatakan bahwa EMH menawarkan beberapa keunggulan, termasuk fleksibilitas dan kemudahan penggunaan yang lebih cepat saat dibutuhkan.
“Perangkat EMH ini memudahkan petugas kepolisian, khususnya anggota Satlantas, dalam memproses penindakan,” ujar Kombes Pol Komarudin di Polresta Malang Kota, Rabu (24/7/2024).
EMH terhubung langsung dengan pusat komando, sehingga data pelanggaran dapat langsung terkirim dan digunakan sebagai bukti dalam proses hukum.
Petugas operator EMH dapat berpatroli ke mana saja dan kapan saja, bahkan di tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh kendaraan Satlantas lainnya.
“Dengan adanya EMH, personel Satlantas Polresta Malang Kota tidak lagi perlu menyetop atau memberhentikan pelanggar untuk memberikan surat tilang,”terang Kombes Pol Komarudin.
Pengendara yang melanggar akan secara otomatis tertangkap kamera ETLE Mobile Handheld dan datanya akan diverifikasi terlebih dahulu di posko back office ETLE.
“Setelah petugas berhasil mengidentifikasi data kendaraan, surat konfirmasi tilangnya akan dikirim melalui PT Pos Indonesia ke alamat yang tercantum di STNK kendaraan yang melanggar lalu lintas,” jelas Kombes Pol Komarudin.
Peluncuran EMH bertujuan untuk mendorong pengendara agar lebih disiplin dan patuh dalam berlalu lintas.
Hal ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
“Dengan adanya perangkat EMH, kami mengajak pengendara untuk lebih disiplin dan patuh berlalu lintas,” ujar Kombes Pol Komarudin.
Dirlantas Polda Jatim ini menambahkan bahwa peluncuran EMH di Malang merupakan yang pertama di tingkat nasional dan akan segera dilaporkan kepada Kakorlantas Polri.
“Inovasi ini membutuhkan kolaborasi dengan instansi terkait,” tambah Kombes Pol Komarudin.
Ia juga mengatakan akan meresmikan Mahameru Lantas, mengingat Malang Kota menduduki peringkat pertama untuk integrasi kamera CCTV dengan Dishub, dengan pertumbuhan 1 juta kendaraan tiap tahun.
Kombes Pol Komarudin mengapresiasi dukungan Kapolresta Malang Kota dan Pj. Walikota Malang atas support dan inovasi yang telah diluncurkan.
“Dengan kesiapan meluncurkan ETLE Mobile Handheld ini, berarti kita siap mendisiplinkan pengendara dan mencegah fatalitas korban kecelakaan,” tegas Kombes Pol Komarudin.
Sementara itu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto berharap, dengan adanya EMH ini Masyarakat dapat lebih membudayakan tertib termasuk tertib lalulintas.
Kombes Budi Hermanto juga berharap, dengan tertib berlalulintas maka angka kecelakaan di wilayah Kota Malang dapat diminimalisir.
“Banyak kecelakaan yang selalu diawali dengan pelanggaran dan ketidak tertiban pengendara,”ujar Kombes Budi Hermanto.
Dengan diluncurkannya EMH ini lanjut Kombes Budi Hermanto, masyarakat dapat lebih sadar dan patuh dalam berlalu lintas, sehingga tercipta ketertiban dan keamanan di jalan raya. (*)
Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Nguling Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli akhir pekan pada Sabtu siang, 27 Juni 2026, dengan menyasar jalur pedesaan di Desa Wates Tani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali.
Patroli dilakukan secara mobile dengan menyusuri jalan-jalan pedesaan, kawasan permukiman warga, area persawahan, serta sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah tindak kriminalitas, memberikan rasa aman kepada warga, serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Selama patroli berlangsung, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang rute. Personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek Nguling AKP Kukuh Eko P mengatakan bahwa patroli akhir pekan merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. “Patroli di jalur pedesaan kami laksanakan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu mencegah niat maupun kesempatan pelaku kejahatan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas. Kami juga mengajak seluruh warga untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKP Kukuh Eko P.
Dengan patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Polsek Nguling berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah hukumnya. Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan tenteram.
Polresta Pasuruan – Dalam semangat kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Kanit Binmas Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota bersama Pemuda Guyub Rukun Desa Kebotohan menggelar kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan ratusan paket makanan kepada warga yang membutuhkan di Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan elemen masyarakat dalam menghadirkan manfaat bagi sesama.
Pembagian paket makanan dilakukan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga penerima manfaat. Cara ini dipilih agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran sekaligus memberikan kesempatan bagi petugas untuk berinteraksi dan mendengarkan langsung kondisi masyarakat.
Selain menyerahkan paket makanan, Kanit Binmas Polsek Kraton juga menyampaikan pesan-pesan sosial kepada masyarakat agar terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga semangat gotong royong sebagai modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan sejahtera.
Ketua Pemuda Guyub Rukun Desa Kebotohan, Hafas, menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan jiwa sosial, semangat berbagi, dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Hafas juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kegiatan sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
Kapolsek Kraton AKP Moch Soleh mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui aksi sosial yang memberikan manfaat secara langsung. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemuda, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan yang harmonis dengan warga.
Lebih lanjut, AKP Moch Soleh menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti Jumat Berkah sejalan dengan komitmen Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengedepankan sisi humanis melalui pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai kepedulian, gotong royong, dan semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota bersama Pemuda Guyub Rukun Desa Kebotohan diharapkan semakin memperkuat kebersamaan, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan selalu hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.
Polres Pasuruan Kota – Menjelang pelaksanaan Tradisi Petik Laut dan Larung Sesaji yang akan digelar pada Minggu pagi, 28 Juni 2026, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pasuruan Kota mematangkan berbagai persiapan pengamanan di wilayah perairan. Kegiatan persiapan tersebut dilaksanakan pada Sabtu pagi, 27 Juni 2026, di perairan wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Sejak pagi, personel Satpolairud melaksanakan pengecekan kesiapan armada patroli, perlengkapan keselamatan, alat komunikasi, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap digunakan dalam mengamankan rangkaian kegiatan tradisi yang menjadi agenda budaya tahunan masyarakat pesisir tersebut.
Selain melakukan pengecekan kesiapan, personel Satpolairud juga melaksanakan patroli dan survei di jalur pelayaran yang akan dilalui kapal-kapal nelayan peserta tradisi Petik Laut dan Larung sesaji. Kegiatan tersebut bertujuan memetakan potensi kerawanan serta memastikan kondisi perairan tetap aman dan kondusif selama prosesi berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para nelayan dan pemilik kapal agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran dengan memastikan kapal dalam kondisi laik laut, tidak membawa penumpang melebihi kapasitas, serta menyediakan alat keselamatan berupa jaket pelampung bagi seluruh penumpang.
Pengamanan nantinya akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait, sehingga pengawasan di jalur pelayaran maupun lokasi pelaksanaan prosesi larung sesaji dapat berjalan secara maksimal. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edi Susilo mengatakan bahwa seluruh personel beserta armada patroli telah dipersiapkan secara maksimal untuk mengamankan jalannya Tradisi Petik Laut dan Larung Sesaji yang akan dilaksanakan pada Minggu pagi.
“Kami telah menyiapkan personel, kapal patroli, serta seluruh sarana pendukung pengamanan di wilayah perairan. Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, kami juga mengedepankan aspek keselamatan bagi seluruh peserta yang mengikuti prosesi Petik Laut dan Larung Sesaji. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan masyarakat dapat menikmati tradisi ini dengan penuh rasa aman,” ujar AKP Edi Susilo.
Ia menambahkan, Satpolairud juga akan melakukan pengawasan secara intensif terhadap aktivitas pelayaran selama prosesi berlangsung guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan di laut. Personel akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
AKP Edi Susilo juga mengimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat yang mengikuti kegiatan di laut agar selalu mematuhi arahan petugas, menggunakan alat keselamatan, tidak melebihi kapasitas muatan kapal, serta mengutamakan keselamatan selama pelayaran demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Melalui kesiapan personel, armada patroli, serta koordinasi dengan seluruh instansi terkait, Satpolairud Polres Pasuruan Kota berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal agar pelaksanaan Tradisi Petik Laut dan Larung Sesaji pada Minggu, 28 Juni 2026, dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, sekaligus menjaga situasi kamtibmas di wilayah perairan hukum Polres Pasuruan Kota tetap kondusif.