Connect with us

Berita

Polisi Siaga di Perbatasan Kediri-Kertosono pada Suran Agung

Published

on

KEDIRI – Pada acara Suran Agung yang jatuh tanggal 6 – 7 Juli 2024 nanti Polres Kediri akan menempatkan personel di Perbatasan Kediri-Kertosono dan Simpang 3 Mengkreng Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.

Di lokasi itu nantinya petugas gabungan ( Polsek Purwoasri Polres Kediri) bersama instansi samping akan melakukan penyekatan dan memberikan himbauan secara humanis.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Purwoasri AKP Irfan Widodo, S.H saat melaksanakan patroli, Rabu malam (3/7).

“Penyekatan itu untuk mengantisipasi masuknya rombongan simpatisan perguruan silat ke wilayah Kota Kediri dan menjaga agar situasi tetap kondusif,” ujar AKP Irfan.

Kapolsek Purwoasri AKP Irfan Widodo menyampaikan bahwa Polsek Purwoasri juga memberikan himbauan secara persuasif kepada simpatisan silat dan warga sekitar yang ditemui saat penyekatan nantinya.

“Kami mengajak semua pihak untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dan tidak menuju Kota Kediri untuk mencegah timbulnya gesekan antar simpatisan perguruan silat,” kata AKP Irfan.

Masih kata AKP Irfan, dalam pelaksanaannya petugas melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat (tomas) untuk memberikan dukungan dan memastikan kelancaran upaya Polsek Purwoasri ini.

“Hingga saat ini tidak ditemukan adanya potensi gangguan. Situasi aman terkendali,”ungkapnya di sela melaksanakan patroli.

Menurut AKP Irfan, langkah-langkah proaktif ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasakan langsung dampaknya.

Sebagai bentuk komitmen, AKP Irfan juga menekankan pentingnya kerjasama antara Kepolisian dan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari masyarakat. Mari kita terus bekerja sama demi Kabupaten Kediri yang lebih nyaman dan damai,” tutup AKP Irfan.

Di tempat terpisah, Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto S.H, S.I.K mengatakan, menindaklanjuti arahan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Imam Sugianto maka Polres Kediri nantinya juga akan melakukan pemeriksaan bagi anggota perguruan silat yang akan menuju Madiun melewati wilayah Kediri.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda Jatim, kami himbau agar Masyarakat tetap tertib sesuai kesepakatan bersama dalam melaksanakan kegiatan Suran Agung,”ujar AKBP Bimo.

Kapolres Kediri juga menghimbau bagi anggota perguruan silat yang tidak ada kepentingan dan bukan diutus oleh panitia untuk hadir di Madiun, sebaiknya tidak turut menghadiri.

“Manakala tidak ada kepentingan dan bukan diutus oleh panitia untuk hadir di Madiun, maka kita suruh pulangkan, “ tegas AKBP Bimo.

Masih kata Kapolres Kediri, bagi masyarakat atau anggota perguruan silat yang menggunakan kendaraan bak terbuka, maka petugas juga akan melakukan tindakan tegas dengan melakukan sangsi tilang.

“Saat itu juga kita pinggirkan dan kita tilang, kalo tidak sesuai dengan peruntukannya, termasuk kendaraan roda dua, kenalpot brong, semuanya akan kita tertibkan,”pungkas Kapolres Kediri. (*)

Berita

Bhabinkamtibmas Bugul Kidul Sambangi Lahan Jagung, Dukung Ketahanan Pangan dan Jaga Kamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Bugul Kidul Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur rutin melaksanakan patroli dan sambang ke area pertanian milik warga di wilayah Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan patroli kali ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Bugul Kidul dengan menyambangi lahan pertanian jagung milik warga. Selain memastikan situasi keamanan di lingkungan pertanian tetap aman dan kondusif, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi serta mendengarkan langsung keluhan maupun kebutuhan para petani.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para petani agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian hasil panen maupun peralatan pertanian. Para petani juga diajak untuk menjaga kerukunan dan kekompakan antarwarga demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Kapolsek Bugul Kidul, Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah para petani merupakan bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kami ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan dan motivasi kepada para petani. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap dapat membantu menciptakan situasi yang aman sekaligus mendukung keberhasilan sektor pertanian masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Polsek Bugul Kidul akan terus mendukung aktivitas masyarakat, termasuk di bidang pertanian, guna menciptakan ketahanan pangan yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Melalui kegiatan patroli dan sambang ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan mendukung produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Bugul Kidul.

Continue Reading

Berita

Polres Madiun Kota Perkuat Komitmen Jogo Jatim Lewat Kopi Pendekar

Published

on

KOTA MADIUN – Upaya menciptakan kondusivitas Kamtibmas di wilayah Madiun Kota dan komitmen Jogo Jawa Timur (Jatim), Polres Madiun Kota menggelar “Kopi Pendekar” di Warung Garasi Cozy Space, Jalan Janursari, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin malam (11/5/26).

Kegiatan tersebut melibatkan para pelatih pencak silat se-wilayah Madiun Kota dengan mengusung tema “Bersaudara Dalam Silat Bersatu Menjaga Kota Madiun Bermartabat” .

Dalam kegiatan tersebut, para pelatih dan perwakilan perguruan silat berdiskusi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya potensi gesekan antar perguruan menjelang bulan Suro.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto SIK., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kopi Pendekar yang merupakan bagian dari komitmen bersama Jogo Jatim.

Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antar perguruan silat menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah Kota Madiun.

“Melalui kegiatan Kopi Pendekar ini, kami berharap seluruh perguruan silat semakin solid menjaga persaudaraan, mengedepankan nilai luhur pencak silat, serta bersama-sama menciptakan situasi Kota Madiun yang aman, damai, dan kondusif,” ujar AKBP Wiwin.

Kapolres Madiun Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak provokasi dan menjaga nama baik Kota Pendekar.

Pada kegiatan Kopi Pendekar ini pula, seluruh peserta mengikrarkan deklarasi komitmen bersama untuk menolak aksi anarkis, hoaks, ujaran kebencian, serta siap bersinergi menjaga keamanan Kota Madiun.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Madiun Kota AKP Danar Suntaka, menegaskan pentingnya peran para senior dan pelatih dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus menjadi pelaku kekerasan jalanan maupun mudah terprovokasi oleh isu di media sosial.

“Jangan sampai anak didik kita kehilangan arah. Prestasi pencak silat yang sudah mendunia harus dijaga dengan sikap persaudaraan dan kedamaian. Kota Madiun harus benar-benar menjadi Kota Pendekar yang adem ayem dan guyub rukun,” pungkasnya.(*).

Continue Reading

Berita

Polda Jatim Perkuat Budaya Anti Korupsi Lewat Pelatihan Integritas dan Tata Nilai

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya membangun budaya integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan kepolisian melalui Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Anti Korupsi (Pelatnas) yang digelar di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kortas Tipidkor Polri itu diikuti para Kapolres, Wakapolres, Kapolsek, Kasatfung hingga Kasubdit dari seluruh jajaran Polda Jatim.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat integritas seluruh personel Polri.

“Budaya anti korupsi harus terus diperkuat dan ditanamkan kepada seluruh insan Bhayangkara, terlebih Polri juga menjadi aparat penegak hukum yang menangani tindak pidana korupsi,” ujar Kombes Roy.

Ia menyebut, membangun institusi yang bersih membutuhkan komitmen bersama dari seluruh anggota Polri.

Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola yang berintegritas guna mendukung kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas.

Sebagai bentuk keseriusan mendukung komitmen tersebut, Polda Jatim menghadirkan pejabat utama hingga jajaran Polres untuk mengikuti pelatihan secara menyeluruh.

“Saya meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga nilai integritas dapat diterapkan secara utuh di lingkungan Polda Jawa Timur,” tegas Kombes Roy.

Dalam kesempatan itu, Kombes Roy juga mengingatkan pentingnya semangat “Jogo Jatim” dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.

“Jogo Jatim bukan sekadar slogan, tetapi tanggung jawab kita untuk memastikan masyarakat merasa aman, ekonomi tetap tumbuh, dan investor nyaman berusaha di Jawa Timur,” kata Kombes Roy.

Ia berharap kegiatan tersebut berjalan produktif dan mampu melahirkan personel Polri yang semakin profesional serta berintegritas.

“Setelah kembali ke satuan masing-masing, peserta diharapkan dapat menularkan nilai-nilai integritas kepada anggota lainnya,” pungkas Kombes Roy. (*)

Continue Reading

Trending