Connect with us

Berita

Kapolri: Polri Pastikan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT

Published

on

Nusa Tenggara Timur — Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polri dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau langsung lokasi terdampak dan pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (18/8/2026).

Kapolri mengatakan, sesuai arahan Presiden, Polri bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat penanganan bencana mulai dari pencarian dan pertolongan atau SAR, evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Selasa (18/8/2026).

Hingga saat ini, tercatat 1.245 orang menjadi korban bencana, terdiri dari 67 orang meninggal dunia, 509 orang luka berat, dan 669 orang luka ringan. Sementara itu, sebanyak 27.700 orang masih berada di pengungsian yang tersebar pada 107 titik di tujuh kabupaten.

Kapolri mengatakan sebagian besar lokasi pengungsian saat ini sudah dapat dijangkau. Polri bersama seluruh unsur terkait terus berbagi tugas untuk mendatangi titik-titik pengungsian, melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.

Untuk mempercepat koordinasi penanganan, Polri telah membentuk delapan Posko Tanggap Bencana, terdiri dari satu posko di Labuan Bajo dan tujuh posko pada Polres terdampak. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan dan koordinasi penanganan masyarakat sekaligus untuk menginventarisasi berbagai kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Polri juga telah mengirimkan 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT. Personel tersebut diperkuat dengan kemampuan SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, hingga dukungan pendistribusian bantuan.

Di sisi lain, dukungan logistik terus digerakkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Secara keseluruhan, Polri telah mengirimkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan yang berasal dari Mabes Polri dan lima Polda jajaran, berupa bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Khusus dalam kegiatan hari ini, Polri menyalurkan 3.500 paket bansos, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan tersebut diangkut menggunakan enam truk.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan selama berada di lokasi pengungsian,” kata Kapolri.

Kapolri menegaskan distribusi bantuan akan terus disesuaikan dengan hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk memastikan kebutuhan seperti tenda, obat-obatan, makanan, pakaian, tempat tidur, genset, MCK, maupun perlengkapan lainnya dapat dipenuhi secara bertahap.

Dalam penanganan kesehatan, Polri juga memastikan masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan akan segera dibantu. Apabila diperlukan, masyarakat akan dirujuk ke rumah sakit terdekat dengan difasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya.

“Terhadap masyarakat yang membutuhkan pengobatan maupun penanganan medis lanjutan, tentunya akan segera kita bantu dan apabila diperlukan akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Kami akan memfasilitasi proses evakuasi maupun transportasinya,” tegas Kapolri.

Kapolri juga menyebut masyarakat dengan kebutuhan khusus menjadi perhatian, termasuk ibu hamil yang mendekati proses persalinan. Polri akan memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

Selain personel dan bantuan logistik, Polri menyiagakan dukungan sarana operasional berupa satu unit kapal, tiga unit pesawat, dan tiga unit helikopter untuk mendukung pelayanan serta penanganan masyarakat terdampak bencana. Sarana angkut udara tersebut juga digunakan untuk mendukung evakuasi, pengiriman bantuan dan logistik, serta pemantauan wilayah yang belum dapat dijangkau secara optimal melalui jalur darat.

Kapolri mengakui masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau sejumlah wilayah secara cepat akibat kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus disiapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat bantuan yang belum dapat menjangkau beberapa wilayah dengan cepat karena kendala akses dan jalur distribusi. Namun, berbagai alternatif terus kami siapkan agar bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolri.

Kapolri menekankan bahwa seluruh sumber daya tersebut dikerahkan sebagai bagian dari upaya bersama untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana. Polri juga akan terus berkoordinasi dengan BNPB, TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh unsur terkait agar setiap kebutuhan masyarakat dapat ditangani secepat mungkin.

“Kita semua berdoa agar kondisi segera membaik, seluruh proses penanganan berjalan lancar, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkas Kapolri.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Hadir di Jalur Pantura, Patroli Presisi Polsek Pohjentrek Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Published

on

Polresta Pasuruan – Polsek Pohjentrek jajaran Polres Pasuruan Kota menggelar patroli presisi di Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalur Pantura tetap aman dan kondusif.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan situasi keamanan dan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas. Kehadiran polisi di jalur Pantura diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pengguna jalan.

 

Kapolsek Pohjentrek mengatakan bahwa patroli presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah gangguan keamanan sejak dini. “Kami rutin melaksanakan patroli di jalur Pantura sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolsek Pohjentrek.

 

Selain melakukan pemantauan, personel juga mengedepankan pendekatan humanis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dan pengguna jalan. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga keamanan lingkungan, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

 

Melalui patroli presisi yang dilakukan secara rutin, Polsek Pohjentrek berkomitmen memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di jalur Pantura. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan nyaman.

Continue Reading

Berita

Bukan Sekadar Patroli, Polsek Lekok Hadir Sebagai Solusi Keamanan Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Polsek Lekok jajaran Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

 

Patroli tidak hanya dilakukan untuk memantau situasi kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana bagi personel untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat. Petugas menyerap informasi, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

 

Kapolsek Lekok AKP H. Mawan Budi P. mengatakan, kegiatan patroli merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kamtibmas. “Patroli bukan sekadar hadir dan berkeliling, tetapi bagaimana anggota dapat berinteraksi dengan masyarakat, mendengar keluhan serta memberikan solusi atas persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban,” ujar AKP H. Mawan Budi P.

 

Dalam kesempatan tersebut, personel juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian. Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan keamanan.

 

Melalui patroli yang rutin dan mengedepankan pendekatan humanis, Polsek Lekok berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi solusi dalam menjaga kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kecamatan Lekok.

Continue Reading

Berita

Polres Pasuruan Kota Edukasi Siswa SMAN 2 Kota Pasuruan tentang Pemanfaatan AI Secara Bijak

Published

on

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur memberikan edukasi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kepada siswa-siswi SMAN 2 Kota Pasuruan sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi digital. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026) di SMAN 2 Kota Pasuruan, Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Kebonagung, Kota Pasuruan.

 

Kegiatan edukasi dipimpin oleh AKP Saiful Anam, S.H., yang memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai perkembangan AI serta pemanfaatannya secara positif dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

 

Dalam penyampaiannya, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan teknologi AI secara bijak, cerdas, dan bertanggung jawab. AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk membantu mencari informasi, mengembangkan kreativitas, serta mendukung proses belajar tanpa mengabaikan kemampuan berpikir kritis.

 

Selain membahas manfaat AI, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengingatkan para siswa agar memperhatikan etika dalam menggunakan teknologi digital, termasuk menjaga keamanan data pribadi serta tidak memanfaatkan AI untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

AKP Saiful Anam, S.H., mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami manfaat sekaligus risiko yang muncul dari perkembangan AI.

 

“AI merupakan perkembangan teknologi yang tidak dapat kita hindari. Karena itu, adik-adik harus mampu memanfaatkannya secara positif, bijak, dan bertanggung jawab. Gunakan teknologi untuk mendukung pendidikan dan mengembangkan potensi diri, bukan untuk melakukan hal-hal yang merugikan,” ujar AKP Saiful Anam.

 

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif menyimak materi yang disampaikan. Edukasi tersebut diharapkan dapat membekali generasi muda dengan pemahaman yang lebih baik mengenai AI sekaligus mendorong mereka menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.

Continue Reading

Trending