Connect with us

Berita

Polres Pasuruan Kota Berhasil Ungkap Pembuang Bayi Di Sungai Grati, Berikut Kronologisnya

Published

on

Polresta Pasuruan – Kepolisian Resor Pasuruan Kota berhasil mengungkap pelaku pembuangan bayi berjenis laki-laki yang ditemukan warga di Desa Kedawung Wetan. Penemuan jasad bayi itu mengapung di aliran sungai yang terletak di Dusun Krawan, Desa Kedawung Wetan Kec. Grati Kab. Pasuruan. Pada Hari Minggu, (27/03/2022) sekira jam 16.00 wib.

“Jajaran gabungan Satreskrim Polres Pasuruan Kota bersama Polsek Grati Polres Pasuruan Kota telah berhasil menangkap, mengungkap pelaku kejahatan yaitu dengan sengaja melakukan kekerasan terhadap anak matinya korban anak, Di mana kasus ini bermula dari pada tanggal 27 Maret 2022” kata Kapolres.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H S.I.K M.SI menyatakan bahwa setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait penemuan mayat bayi, pihaknya langsung memerintahkan personel Sat Reskrim Pasuruan Kota dan Polsek Grati untuk bertindak cepat dengan melakukan penyelidikan ke TKP dan mendapatkan informasi dari masyarakat terhadap seseorang perempuan berinisial FKN (25) warga Dsn. Krawan Desa. Kedawung Wetan Kec. Grati Kab. Pasuruan.

“Kita mendapatkan laporan ditemukannya sesosok mayat bayi yang meninggal dunia di bantaran sungai Grati, Kemudian dari olah TKP dan hasil penyelidikan dalam waktu kurang lebih 2 sampai dengan 3 minggu kita berhasil mengungkap identitas pelaku dimana tersangka adalah saudari ibu Fitria Chairun Nadhifa perempuan umur 25 tahun yang mana perempuan tersangka ini adalah seorang janda punya anak dua dan pada saat melakukan tindak pidana ini pekerjaan sehari-hari tersangka adalah PSK” jelas Kapolres.

Berdasarkan pemeriksaan dan penyidikan petugas, pelaku inisial FKN (25) diketahui sebelumnya telah melahirkan seorang bayi laki-laki didalam bangunan bank sampah milik Desa Kedawung Wetan seorang diri tanpa bantuan medis, tersangka sengaja melahirkan di tempat sepi dan menelantarkan anak tersebut sehingga menyebabkan kematian. Kemudian tersangka membungkus bayi tersebut dengan spons dan kertas koran lalu membawanya ke sebuah sungai yang letaknya tidak jauh dari lokasi tersangka melahirkan lalu melemparkan bayi kedalam sungai.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh penyidik, motif pelaku membuang bayinya tersebut lantaran tidak mampu merawat bayi yang telah lahir akibat hubungan dengan banyak laki-laki yang memesan dirinya untuk melakukan prostistusi dengan cara open BO (Booking Out).

“Jadi dengan kehamilannya ini tersangka merasa tidak mampu untuk membesarkan bayinya nanti sehingga dalam proses kehamilannya tersangka mencoba mengelabui semua orang supaya tidak diketahui kehamilannya dengan cara tidak pernah kontrol kehamilan ke bidan maupun dokter kandungan, yang kedua menutupi dengan pakaian sedemikian rupa supaya tidak terlihat merasa hamil sehingga pada hari H nya yang bersangkutan datang ke tempat pembuangan sampah di daerah Grati” pungkas AKBP RM Jauhari.

“Kemudian melahirkan dengan sendiri kemudian bayinya sengaja di letakkan kemudian dibuang di bantaran sungai dan alhamdulilah tersangka sudah kita berhasil tahan yang kita proses dengan undang-undang perlindungan anak dan pasal pembunuhan berencana terhadap anak dengan penjara maksimal 15 tahun penjara” tutup AKBP RM Jauhari.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dukung Swasembada Pangan, Polres Pasuruan Kota Salurkan Bibit dan Pupuk untuk Petani Jagung

Published

on

Polresta Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus berupaya mendampingi serta membantu para petani di wilayah binaannya.

Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., memerintahkan Kabag SDM Polres Pasuruan Kota Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, S.H., M.M., untuk memberikan bantuan bibit dan pupuk kepada petani jagung pada lahan binaan Polri di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian sekaligus mendukung peningkatan produktivitas tanaman jagung sebagai salah satu komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain menyerahkan bantuan bibit dan pupuk, Kabag SDM Polres Pasuruan Kota juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertanian serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pemerintah di sektor pertanian.

Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendorong para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian serta memanfaatkan lahan secara optimal.

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program pemerintah, salah satunya melalui ketahanan pangan. Kami berharap bantuan bibit dan pupuk ini dapat memberikan manfaat bagi para petani sehingga hasil panen semakin meningkat dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan dengan menjalin kerja sama dan pendampingan kepada kelompok tani, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan nasional.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Polres Tulungagung Siagakan 823 Personel Layanan Pengamanan Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat

Published

on

TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jawa Timur menerjunkan 823 personel gabungan untuk pelayanan pengamanan kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat pada Selasa (16/6/26).

Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto mengatakan, personel tersebut juga melibatkan petugas dari lintas sektor termasuk pengamanan internal dari perguruan silat.

“Koordinasi untuk kegiatan layanan pengamanan ini sudah kami lakukan dengan instansi lintas sektor, agar dalam pelaksanaan kegiatan sah – sahan warga baru PSHT nanti berjalan aman dan tertib,” kata AKBP Ihram Kustarto

Kapolres Tulungagung mengatakan, demi menjaga kondusivitas di wilayah hukum Polres Tulungagung Polda Jatim, pihak perguruan silat juga telah melakukan ikrar damai.

“Semua pihak sepakat menjaga hubungan harmonis antarperguruan pencak silat. Semua juga sepakt menjunjung toleransi dan saling mendukung selama kegiatan,” kata AKBP Ihram.

Sementara itu Kabag Ops Polres Tulungagung,Kompol Maga Fidri Isdiawan menambahkan, pengamanan akan dilakukan hingga kegiatan masyarakat pada 1 Suro selesai.

Polres Tulungagung melakukan penebalan personel termasuk di wilayah perbatasan Kabupaten Tulungagung, utamanya di perbatasan dengan Kabupaten Trenggalek, Blitar dan Kediri.

“Kami juga mengantisipasi gesekan antara peserta dengan masyarakat. Jangan sampai kegiatan ini menimbulkan konflik,” tegas Kompol Maga.

Data yang disampaikan panitia sah-sahan warga baru PSHT akan diikuti sekitar 1.415 orang dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung dan diprediksi dalam kegiatan ini sekitar 5.000 orang penggembira.

“Kami imbau penggembira dari setiap wilayah fokus di daerahnya sendiri, tidak konvoi ke daerah lain untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar pesilat,” pungkas Kompol Maga. (*)

Continue Reading

Berita

Kapolres Madiun Kota Ajak Masyarakat Maknai 1 Suro untuk Refleksi Diri Perkuat Kerukunan

Published

on

KOTA MADIUN – Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Bulan Suro sebagai momentum refleksi diri, menjaga persaudaraan, serta memperkuat kerukunan.

Ia juga mengajak warga masyarakat mewujudkan semangat Jogo Jawa Timur khususnya di wilayah hukum Polres Madiun Kota demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, mari kita merefleksi diri, menjaga persaudaraan, serta memperkuat kerukunan dan semangat Jogo Jawa Timur,” tutur AKBP Wiwin usai pimpin apel gelar pengamanan 1 Suro di alon – alon Kota Madiun,Senin (15/6/2026).

Kapolres Madiun Kota menerangkan, Polda Jawa Timur beserta jajarannya juga telah melakukan berbagai langkah strategis dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah terutama saat kegiatan di bulan Suro.

“Mulai dari rapat koordinasi lintas sektor hingga pemetaan dan antisipasi potensi kerawanan serta penebalan personel gabungan telah kami lakukan,” terang AKBP Wiwin.

Menurutnya, Polres Madiun Kota yang juga diback up personel dari Polda Jatim telah menerjunkan lebih kurang 983 personel gabungan lintas sektor termasuk pengamanan swakarsa.

Ia juga menekankan bahwa pengamanan difokuskan pada sejumlah agenda besar yang melibatkan perguruan pencak silat, di antaranya Malam 1 Suro yang diselenggarakan oleh PSHT dan Suran Agung oleh PSHW TM.

AKBP Wiwin berharap,seluruh rangkaian kegiatan Bulan Suro di Madiun Raya dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif, sehingga nilai-nilai persaudaraan serta budaya yang terkandung dalam tradisi Suro dapat terus terjaga dengan baik. (*)

Continue Reading

Trending