SAMPANG – Secara serentak, Polda Jawa Timur bersama Kodam V Brawijaya menggelar Bakti Sosial (Baksos ) dan Bakti Kesehatan ( Bakkes ) diikuti seluruh Polres dan Kodim di wilayah Jawa Timur.
Kegiatan buah dari sinergitas dan soliditas TNI – Polri dalam hal ini Polda Jatim bersama Kodam V Brawijaya tersebut dipusatkan di Pulau Madura.
Pada kegiatan tersebut, Polda Jatim bersama Kodam V Brawijaya selain menyalurkan kebutuhan pokok ( paket sembako ) juga melayani pengobatan dan pelayanan kesehatan secara gratis.
Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si mengatakan untuk pelayanan kesehatan antara lain Pengobatan umum, Pengobatan gigi, Lab, USG kandungan, Konsultan gizi atau stunting, Khitan masal, Pojok suntik seperti suntik vitamin dan suntik jenis lainnya, serta Donor darah.
Didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Jatim juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kongkrit dari semangat kebersamaan, dedikasi dan pengabdian TNI-POLRI dalam menjaga situasi Kamtibmas menjelang Pemilu tahun 2024 di Jawa Timur.
“Kegiatan ini kami laksanakan bersama Kodam V Brawijaya sebagai wujud kepedulian TNI – Polri kepada warga Masyarakat,”ujar Irjen Imam di Sampang Madura, Jumat (2/2/24).
Ditambahkan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Imam, bahwa kegiatan bulan bakti TNI Polri ini juga merupakan upaya Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya dalam penguatan pagar sosial sebagai cooling system dalam rangka menjaga serta merawat kebhinekaan di Jawa Timur.
Kapolda Jatim berharap, kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan yang dilaksanakan dalam rangka bulan Bakti TNI – Polri kali ini menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahim sekaligus untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan bantuan dari orang lain.
“Mudah-mudahan bisa meningkatkan kepekaan sosial, sesama kita aparatur dengan Masyarakat,”ujar Irjen Imam.
Untuk di Madura Raya, Polda Jatim bersama Kodam V Brawijaya membagikan 5000 paket sembako di Empat wilayah Kabupaten.
“Di Sampang ini kami salurkan ada 2000 paket, di Bangkalan 1000, di Pamekasan 1000 dan di Sumenep 1000,” jelas Irjen Imam di Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Trunojoyo, Sampang.
Sementara, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay dalam sambutannya mengatakan bahwa bulan bakti TNI-Polri adalah moment yang paling penting di mana kegiatan ini merupakan kerja sama TNI-Polri yang diselenggarakan di seluruh wilayah Jawa Timur.
Ia juga menyampaikan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan dalam bulan bakti TNI-Polri ini merupakan bentuk nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat.
“Kami dari TNI dan Polri yang ada di Jawa Timur ini senantiasa menjaga sinergitas dan berkomitmen untuk senantiasa ada di tengah – tengah Masyarakat,”ujarnya.
Pangdam V Brawijaya berharap seluruh masyarakat bisa merasakan pelayanan kesehatan secara gratis dan mendapatkan bantuan sembako untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Saya yakin dan percaya kita semua telah melakukan dengan sungguh-sungguh dan tulus ikhlas, kedepan kita dapat meraih hasil, khususnya membantu dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, selain menyelenggarakan bantuan bakti sosial, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya beserta para Pejabat Utama Polda Jatim dan anggota juga menyelenggarakan corvey bersama dengan melakukan pembersian di beberapa tempat ibadah baik yang ada di Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. (*)
Polresta Pasuruan – Polsek Pohjentrek jajaran Polres Pasuruan Kota menggelar patroli presisi di Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalur Pantura tetap aman dan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan situasi keamanan dan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas. Kehadiran polisi di jalur Pantura diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pengguna jalan.
Kapolsek Pohjentrek mengatakan bahwa patroli presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah gangguan keamanan sejak dini. “Kami rutin melaksanakan patroli di jalur Pantura sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolsek Pohjentrek.
Selain melakukan pemantauan, personel juga mengedepankan pendekatan humanis dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dan pengguna jalan. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga keamanan lingkungan, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Melalui patroli presisi yang dilakukan secara rutin, Polsek Pohjentrek berkomitmen memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di jalur Pantura. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan nyaman.
Polresta Pasuruan – Polsek Lekok jajaran Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Patroli tidak hanya dilakukan untuk memantau situasi kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana bagi personel untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat. Petugas menyerap informasi, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kapolsek Lekok AKP H. Mawan Budi P. mengatakan, kegiatan patroli merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kamtibmas. “Patroli bukan sekadar hadir dan berkeliling, tetapi bagaimana anggota dapat berinteraksi dengan masyarakat, mendengar keluhan serta memberikan solusi atas persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban,” ujar AKP H. Mawan Budi P.
Dalam kesempatan tersebut, personel juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian. Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan keamanan.
Melalui patroli yang rutin dan mengedepankan pendekatan humanis, Polsek Lekok berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi solusi dalam menjaga kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kecamatan Lekok.
Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur memberikan edukasi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kepada siswa-siswi SMAN 2 Kota Pasuruan sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi digital. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026) di SMAN 2 Kota Pasuruan, Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Kebonagung, Kota Pasuruan.
Kegiatan edukasi dipimpin oleh AKP Saiful Anam, S.H., yang memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai perkembangan AI serta pemanfaatannya secara positif dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Dalam penyampaiannya, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan teknologi AI secara bijak, cerdas, dan bertanggung jawab. AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk membantu mencari informasi, mengembangkan kreativitas, serta mendukung proses belajar tanpa mengabaikan kemampuan berpikir kritis.
Selain membahas manfaat AI, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengingatkan para siswa agar memperhatikan etika dalam menggunakan teknologi digital, termasuk menjaga keamanan data pribadi serta tidak memanfaatkan AI untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
AKP Saiful Anam, S.H., mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami manfaat sekaligus risiko yang muncul dari perkembangan AI.
“AI merupakan perkembangan teknologi yang tidak dapat kita hindari. Karena itu, adik-adik harus mampu memanfaatkannya secara positif, bijak, dan bertanggung jawab. Gunakan teknologi untuk mendukung pendidikan dan mengembangkan potensi diri, bukan untuk melakukan hal-hal yang merugikan,” ujar AKP Saiful Anam.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif menyimak materi yang disampaikan. Edukasi tersebut diharapkan dapat membekali generasi muda dengan pemahaman yang lebih baik mengenai AI sekaligus mendorong mereka menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.